<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;Erupsi Meletus, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter</title><description>Dengan adanya status ini, PVMBG merekomendasikan tidak adanya aktivitas masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/09/340/3112047/breaking-news-gunung-nbsp-ibu-nbsp-erupsi-meletus-semburkan-abu-vulkanik-1-200-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/09/340/3112047/breaking-news-gunung-nbsp-ibu-nbsp-erupsi-meletus-semburkan-abu-vulkanik-1-200-meter"/><item><title>Breaking News! Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;Erupsi Meletus, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/09/340/3112047/breaking-news-gunung-nbsp-ibu-nbsp-erupsi-meletus-semburkan-abu-vulkanik-1-200-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/09/340/3112047/breaking-news-gunung-nbsp-ibu-nbsp-erupsi-meletus-semburkan-abu-vulkanik-1-200-meter</guid><pubDate>Minggu 09 Februari 2025 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/09/340/3112047/gunung-0VJy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Breaking News! Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;Erupsi Meletus, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/09/340/3112047/gunung-0VJy_large.jpg</image><title>Breaking News! Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;Erupsi Meletus, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter</title></images><description>JAKARTA - Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, kembali meletusdengan tinggi kolom abu vulkanik 1.200 meter di atas puncak. Letusan teramati pada Minggu (9/2/2025), pukul 06.00 waktu setempat atau WIT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Minggu, 09 Februari 2025, pukul 06:00 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1200 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2525 m di atas permukaan laut),&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Api&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;M. Richard Chaniago&amp;nbsp;dalam keterangan resminya, Minggu (9/2/2025).&#13;
&#13;
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 107 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini kata dia, otoritas kegunungapian atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status aktivitas vulkanik pada level III atau &amp;lsquo;siaga&amp;rsquo;. Status ini telah berlaku sejak 28 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan adanya status ini, PVMBG merekomendasikan tidak adanya aktivitas masyarakat, termasuk pendakian, di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, kembali meletusdengan tinggi kolom abu vulkanik 1.200 meter di atas puncak. Letusan teramati pada Minggu (9/2/2025), pukul 06.00 waktu setempat atau WIT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Minggu, 09 Februari 2025, pukul 06:00 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1200 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2525 m di atas permukaan laut),&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Api&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;M. Richard Chaniago&amp;nbsp;dalam keterangan resminya, Minggu (9/2/2025).&#13;
&#13;
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 107 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini kata dia, otoritas kegunungapian atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status aktivitas vulkanik pada level III atau &amp;lsquo;siaga&amp;rsquo;. Status ini telah berlaku sejak 28 Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan adanya status ini, PVMBG merekomendasikan tidak adanya aktivitas masyarakat, termasuk pendakian, di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
