<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan, Berikut 11 Sasarannya</title><description>Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 sejak tanggal 10-23 Februari. Setidaknya, ada 11 pelanggaran yang menjadi target operasi keselamatan jaya tahun ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/10/338/3112271/polda-metro-gelar-operasi-keselamatan-berikut-11-sasarannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/10/338/3112271/polda-metro-gelar-operasi-keselamatan-berikut-11-sasarannya"/><item><title>Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan, Berikut 11 Sasarannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/10/338/3112271/polda-metro-gelar-operasi-keselamatan-berikut-11-sasarannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/10/338/3112271/polda-metro-gelar-operasi-keselamatan-berikut-11-sasarannya</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2025 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/10/338/3112271/ilustrasi-LU3q_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/10/338/3112271/ilustrasi-LU3q_large.JPG</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 sejak tanggal 10-23 Februari. Setidaknya, ada 11 pelanggaran yang menjadi target operasi keselamatan jaya tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada 11 target Operasi Kewilayahan Keselamatan Jaya 2025,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (10/2/2025).&#13;
&#13;
Ade Ary mengatakan beberapa pelanggaran tersebut mulai dari melawan arah hingga tidak menggunakan helm. Selain itu, penggunaan pelat kendaraan palsu hingga rotator yang tidak sesuai peruntukannya juga bakal ditindak.&#13;
&#13;
Adapun 11 Target Operasi sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Melanggar marka berhenti&#13;
2. Melawan arus&#13;
3. Pelanggaran berkendara di bawah pengaruh alkohol&#13;
4. Menggunakan handphone saat mengemudi&#13;
5. Tidak menggunakan helm SNI&#13;
6. Knalpot brong&#13;
7. Mengemudikan kendaraan roda empat tidak menggunakan sabuk keselamatan&#13;
8. Pelanggaran melebihi batas kecepatan&#13;
9. Pelanggaran berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM&#13;
10. Tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai dengan ketentuannya&#13;
11. Penggunaan rotator tidak sesuai dengan peruntukannya&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025. Dalam operasi ini, sebanyak 1.675 personil dikerahkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Anggota yang dilibatkan TNI-Polri hampir kurang lebih 1.675,&amp;rdquo; kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto saat memimpin apel gelar pasukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/2/2025).&#13;
&#13;
Karyoto menyebutkan operasi ini akan digelar selama dua pekan lamanya, terhitung sejak tanggal 10-23 Februari 2025. Operasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita selaku aparat TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah berupaya membangun kesadaran terutama adalah para pengguna jalan, dengan cara mencegah dari dini menghilangkan segala bentuk-bentuk kejadian yang mengarah kepada keselamatan dalam berkendaraan,&amp;rdquo; ukar dia.&#13;
&#13;
Karyoto pun menekankan kepada anggotanya untuk bertindak secara humanis saat bertugas. Dia meminta jajarannya untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kepatuhan dalam berlalu lintas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tekankan lebih pada pemahaman, penyadaran seluruh masyarakat kita yang berkendaraan untuk lebih tertib dan menaati peraturan-peraturan lalu lintas. Yang kemudian kita sebagai petugas juga bersikap sopan. Sopan dan juga yang lebih penting adalah tegas,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia pun berharap agar operasi yang digelar jni bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dengan begitu, lanjut dia, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas akan menurun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 sejak tanggal 10-23 Februari. Setidaknya, ada 11 pelanggaran yang menjadi target operasi keselamatan jaya tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada 11 target Operasi Kewilayahan Keselamatan Jaya 2025,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (10/2/2025).&#13;
&#13;
Ade Ary mengatakan beberapa pelanggaran tersebut mulai dari melawan arah hingga tidak menggunakan helm. Selain itu, penggunaan pelat kendaraan palsu hingga rotator yang tidak sesuai peruntukannya juga bakal ditindak.&#13;
&#13;
Adapun 11 Target Operasi sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Melanggar marka berhenti&#13;
2. Melawan arus&#13;
3. Pelanggaran berkendara di bawah pengaruh alkohol&#13;
4. Menggunakan handphone saat mengemudi&#13;
5. Tidak menggunakan helm SNI&#13;
6. Knalpot brong&#13;
7. Mengemudikan kendaraan roda empat tidak menggunakan sabuk keselamatan&#13;
8. Pelanggaran melebihi batas kecepatan&#13;
9. Pelanggaran berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM&#13;
10. Tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai dengan ketentuannya&#13;
11. Penggunaan rotator tidak sesuai dengan peruntukannya&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025. Dalam operasi ini, sebanyak 1.675 personil dikerahkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Anggota yang dilibatkan TNI-Polri hampir kurang lebih 1.675,&amp;rdquo; kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto saat memimpin apel gelar pasukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/2/2025).&#13;
&#13;
Karyoto menyebutkan operasi ini akan digelar selama dua pekan lamanya, terhitung sejak tanggal 10-23 Februari 2025. Operasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita selaku aparat TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah berupaya membangun kesadaran terutama adalah para pengguna jalan, dengan cara mencegah dari dini menghilangkan segala bentuk-bentuk kejadian yang mengarah kepada keselamatan dalam berkendaraan,&amp;rdquo; ukar dia.&#13;
&#13;
Karyoto pun menekankan kepada anggotanya untuk bertindak secara humanis saat bertugas. Dia meminta jajarannya untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya kepatuhan dalam berlalu lintas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tekankan lebih pada pemahaman, penyadaran seluruh masyarakat kita yang berkendaraan untuk lebih tertib dan menaati peraturan-peraturan lalu lintas. Yang kemudian kita sebagai petugas juga bersikap sopan. Sopan dan juga yang lebih penting adalah tegas,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia pun berharap agar operasi yang digelar jni bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dengan begitu, lanjut dia, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas akan menurun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
