<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puslabfor Polri Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung ATR/BPN&amp;nbsp;</title><description>Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Kementerian Gedung Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112732/puslabfor-polri-masih-selidiki-penyebab-kebakaran-gedung-atr-bpn-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112732/puslabfor-polri-masih-selidiki-penyebab-kebakaran-gedung-atr-bpn-nbsp"/><item><title>Puslabfor Polri Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung ATR/BPN&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112732/puslabfor-polri-masih-selidiki-penyebab-kebakaran-gedung-atr-bpn-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112732/puslabfor-polri-masih-selidiki-penyebab-kebakaran-gedung-atr-bpn-nbsp</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2025 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/11/337/3112732/karopenmas_divisi_humas_polri_brigjen_trunoyudo_wisnu_andiko-7VEa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/11/337/3112732/karopenmas_divisi_humas_polri_brigjen_trunoyudo_wisnu_andiko-7VEa_large.jpg</image><title>Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Kementerian Gedung Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jakarta.&#13;
&#13;
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyelidikan menggunakan metode scientific crime investigation (SCI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini telah dilakukan langkah-langkah proses penyelidikan oleh Polda Metro Jaya yang tentunya juga secara scientific crime investigation didukung oleh Puslabfor Bareskrim Polri,&amp;quot; kata Trunoyudo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2025).&#13;
&#13;
Langkah-langkah secara ilmiah itu, kata Trunoyudo, juga dilakukan untuk bisa membuktikan di luar dari penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyidik masih melakukan penyelidikan dan tentunya hasilnya akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya secara update dan mendasari secara apa yang bisa disampaikan sesuai dengan peristiwa dan hasil daripada penyelidikannya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kebakaran terjadi di Gedung Kementerian ATR/BPN pada Sabtu 8 Februari 2025. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Puslabfor Bareskrim Polri bersama penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah melakukan olah TKP terkait kebakaran di slaah satu ruangan di Gedung ATR/BPN,&amp;quot; kata Kapuslabfor Polri Brigjen Sudjarwoko kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sudjarwoko mengatakan, berdasarkan olah TKP tersebut, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti untuk pemeriksaan mendalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada beberapa barang bukti yang kami kumpulkan berupa abu arang, nanti akan kami lakukan pemeriksaan lebih mendalam dengan cara scientific investigation di laboratorium forensik,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Namun, Sudjarwoko mengungkap bahwa kepolisian masih mendalami terkait penyebab kebakaran yang terjadi pada Sabtu (8/2/2025) itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk penyebab kebakaran, sampai saat ini masih kita belum bisa pastikan,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Kementerian Gedung Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jakarta.&#13;
&#13;
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyelidikan menggunakan metode scientific crime investigation (SCI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini telah dilakukan langkah-langkah proses penyelidikan oleh Polda Metro Jaya yang tentunya juga secara scientific crime investigation didukung oleh Puslabfor Bareskrim Polri,&amp;quot; kata Trunoyudo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2025).&#13;
&#13;
Langkah-langkah secara ilmiah itu, kata Trunoyudo, juga dilakukan untuk bisa membuktikan di luar dari penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyidik masih melakukan penyelidikan dan tentunya hasilnya akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya secara update dan mendasari secara apa yang bisa disampaikan sesuai dengan peristiwa dan hasil daripada penyelidikannya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kebakaran terjadi di Gedung Kementerian ATR/BPN pada Sabtu 8 Februari 2025. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Puslabfor Bareskrim Polri bersama penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah melakukan olah TKP terkait kebakaran di slaah satu ruangan di Gedung ATR/BPN,&amp;quot; kata Kapuslabfor Polri Brigjen Sudjarwoko kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sudjarwoko mengatakan, berdasarkan olah TKP tersebut, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti untuk pemeriksaan mendalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada beberapa barang bukti yang kami kumpulkan berupa abu arang, nanti akan kami lakukan pemeriksaan lebih mendalam dengan cara scientific investigation di laboratorium forensik,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Namun, Sudjarwoko mengungkap bahwa kepolisian masih mendalami terkait penyebab kebakaran yang terjadi pada Sabtu (8/2/2025) itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk penyebab kebakaran, sampai saat ini masih kita belum bisa pastikan,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
