<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI AL kembali Bongkar Pagar Laut, Sisa 5,26 Kilometer yang Belum Terbongkar</title><description>Pembongkaran tersebut sempat terhenti selama lima hari lantaran kondisi cuaca.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112893/tni-al-kembali-bongkar-pagar-laut-sisa-5-26-kilometer-yang-belum-terbongkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112893/tni-al-kembali-bongkar-pagar-laut-sisa-5-26-kilometer-yang-belum-terbongkar"/><item><title>TNI AL kembali Bongkar Pagar Laut, Sisa 5,26 Kilometer yang Belum Terbongkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112893/tni-al-kembali-bongkar-pagar-laut-sisa-5-26-kilometer-yang-belum-terbongkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/11/337/3112893/tni-al-kembali-bongkar-pagar-laut-sisa-5-26-kilometer-yang-belum-terbongkar</guid><pubDate>Kamis 15 Mei 2025 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/11/337/3112893/pagar_laut-NBLo_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pagar Laut di Tangerang dibongkar (Foto: Dispenal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/11/337/3112893/pagar_laut-NBLo_large.JPG</image><title>Pagar Laut di Tangerang dibongkar (Foto: Dispenal)</title></images><description>JAKARTA - TNI AL melanjutkan pembongkaran pagar laut berupa bambu yang berada di perairan Tangerang pada Selasa (11/2/2025). Pembongkaran tersebut sempat terhenti selama lima hari lantaran kondisi cuaca.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengutip dari siaran pers resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), kegiatan pada pembongkaran hari ini total pagar laut yang telah terbongkar mencapai 24,9 KM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari total sepanjang 30,16 KM pagar laut di wilayah Tangerang, tersisa hanya 5,26 KM lagi yang belum terbongkar,&amp;quot; tulis siaran pers Dispenal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lokasi pembongkaran hari ini difokuskan di Tanjung Pasir. Sedangkan di wilayah Kronjo kondisi cuaca angin kencang dan ombak tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pembongkaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada kegiatan pembongkaran hari ini TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat). Selain itu, sekitar 50 orang nelayan setempat juga turun serta membantu proses pembongkaran pagar laut ini dengan menggunakan 10 kapal nelayan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kendala dalam pelaksanaan pembongkaran hari ini di lapangan, seperti angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis,&amp;quot; tulis siaran pers Dispenal.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - TNI AL melanjutkan pembongkaran pagar laut berupa bambu yang berada di perairan Tangerang pada Selasa (11/2/2025). Pembongkaran tersebut sempat terhenti selama lima hari lantaran kondisi cuaca.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengutip dari siaran pers resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), kegiatan pada pembongkaran hari ini total pagar laut yang telah terbongkar mencapai 24,9 KM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari total sepanjang 30,16 KM pagar laut di wilayah Tangerang, tersisa hanya 5,26 KM lagi yang belum terbongkar,&amp;quot; tulis siaran pers Dispenal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lokasi pembongkaran hari ini difokuskan di Tanjung Pasir. Sedangkan di wilayah Kronjo kondisi cuaca angin kencang dan ombak tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pembongkaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada kegiatan pembongkaran hari ini TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat). Selain itu, sekitar 50 orang nelayan setempat juga turun serta membantu proses pembongkaran pagar laut ini dengan menggunakan 10 kapal nelayan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kendala dalam pelaksanaan pembongkaran hari ini di lapangan, seperti angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis,&amp;quot; tulis siaran pers Dispenal.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
