<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelunasan Biaya Haji 1446 H Jemaah Reguler Dibuka 14 Februari 2025</title><description>Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag segera membuka tahap pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler 1446 H/2025 H.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/13/337/3113535/pelunasan-biaya-haji-1446-h-jemaah-reguler-dibuka-14-februari-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/13/337/3113535/pelunasan-biaya-haji-1446-h-jemaah-reguler-dibuka-14-februari-2025"/><item><title>Pelunasan Biaya Haji 1446 H Jemaah Reguler Dibuka 14 Februari 2025</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/13/337/3113535/pelunasan-biaya-haji-1446-h-jemaah-reguler-dibuka-14-februari-2025</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/13/337/3113535/pelunasan-biaya-haji-1446-h-jemaah-reguler-dibuka-14-februari-2025</guid><pubDate>Kamis 13 Februari 2025 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/13/337/3113535/dirjen_phu_hilman_latief-zxuw_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen PHU Hilman Latief</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/13/337/3113535/dirjen_phu_hilman_latief-zxuw_large.JPG</image><title>Dirjen PHU Hilman Latief</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag segera membuka tahap pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler 1446 H/2025 H. Tahap ini dibuka menyusul terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 Hijriah/2025 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji dan Nilai Manfaat sudah terbit. Keppres Nomor 6 tahun 2025 ini ditandatangani Presiden pada 12 Februari 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelunasan Bipih jemaah haji reguler 1446 H mulai 14 Februari - 14 Maret 2025,&amp;quot; ujar Dirjen PHU Hilman Latief di Jakarta, Kamis (13/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jemaah haji sudah membayar setoran awal sebesar Rp25juta. Rata-rata dari mereka juga mendapat nilai manfaat yang masuk melalui virtual account sekitar Rp2 jutaan. Sehingga mereka dalam proses pelunasan nanti tinggal membayar selisihnya,&amp;rdquo; sambung Hilman.&#13;
&#13;
Keppres Biaya Haji&#13;
&#13;
Keppres Nomor 6 tahun 2025 ditandatangani Presiden pada 12 Februari 2025. Keppres ini mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketentuan biaya ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok Bimbingan lbadah Haji dan Umrah (KBIHU),&amp;rdquo; ujar Dirjen PHU Hilman Latief.&#13;
&#13;
Berikut Besaran Bipih Jemaah Haji:&#13;
&#13;
a. Embarkasi Aceh sebesar Rp46.922.333,00&#13;
&#13;
b. Embarkasi Medan sebesar Rp47.976.531,00&#13;
&#13;
c. Embarkasi Batam sebesar Rp54.331.751,00&#13;
&#13;
d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.781.751,00&#13;
&#13;
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp54.411.751,00&#13;
&#13;
f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp58.875.751,00&#13;
&#13;
g. Embarkasi Solo sebesar Rp55.478.501,00&#13;
&#13;
h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.955.751,00&#13;
&#13;
i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp57.235.421,00&#13;
&#13;
j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp59.331.751,00&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
k. Embarkasi Makassar sebesar Rp57.670.921,00&#13;
&#13;
l. Embarkasi Lombok sebesar Rp56.764.801,00&#13;
&#13;
m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.875.751,00&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Besaran Bipih jemaah haji ini dipergunakan untuk biaya: penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah, dan sebagian biaya akomodasi di Madinah, biaya hidup (living cost),&amp;rdquo; papar Hilman.&#13;
&#13;
Berikut besaran Bipih PHD dan Pembimbing KBIHU:&#13;
&#13;
a. Embarkasi Aceh sebesar Rp80.900.841,00&#13;
&#13;
b. Embarkasi Medan sebesar Rp81.955.039,00&#13;
&#13;
c. Embarkasi Batam sebesar Rp88.310.259,00&#13;
&#13;
d. Embarkasi Padang sebesar Rp85.760.259,00&#13;
&#13;
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp88.390.259,00&#13;
&#13;
f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp92.854.259,00&#13;
&#13;
g. Embarkasi Solo sebesar Rp89.457.009,00&#13;
&#13;
h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp94.934.259,00&#13;
&#13;
i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp91.213.929,00&#13;
&#13;
j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp93.310.259,00&#13;
&#13;
k. Embarkasi Makassar sebesar Rp91.649.429,00&#13;
&#13;
l. Embarkasi Lombok sebesar Rp90.743.309,00&#13;
&#13;
m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp92.854.259,00&#13;
&#13;
Bipih PHD dan KBIHU ini dipergunakan untuk biaya penerbangan; akomodasi; konsumsi; transportasi; pelayanan di Arafah, Mudzalifah, dan Mina; pelindungan; pelayanan di embarkasi atau debarkasi; pelayanan keimigrasian; premi asuransi dan pelindungan lainnya; dokumen perjalanan; biaya hidup (living cost); pembinaan jemaah haji di tanah air dan Arab Saudi; pelayanan umum di dalam negeri dan Arab Saudi; dan pengelolaan BPIH&#13;
&#13;
Keppres juga&amp;nbsp;mengatur tentang Besaran BPIH Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi yang bersumber dari Nilai Manfaat yang digunakan untuk membayar selisih BPIH dengan besaran Bipih sebesar Rp6.831.820.756.658,34. Sementara Nilai Manfaat untuk Jemaah Haji Khusus sebesar Rp9.490.138.000,00.&#13;
&#13;
Jemaah Berhak Lunas&#13;
&#13;
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri pada Ditjen PHU, Muhammad Zain menjelaskan, pihaknya telah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang masuk alokasi kuota tahun 1446 H/2025 M. Daftar nama itu tertuang dalam Surat No B -04045/DJ/Dt.II.II.1/HJ.00/02/2025 tentang Daftar Nama Jemaah Haji Reguler Masuk Alokasi Kuota Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat ini kami tujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia dan Pimpinan Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih untuk disosialisasikan,&amp;quot; sebut Muhammad Zain.&#13;
&#13;
Daftar nama Jemaah Haji Reguler yang masuk dalam alokasi kuota haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi dengan kriteria sebagai berikut:&#13;
&#13;
a. Jemaah haji masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan dengan ketentuan:&#13;
&#13;
1) Berstatus aktif;&#13;
&#13;
2) Berusia paling rendah 18 tahun;&#13;
&#13;
3) Belum pernah menunaikan ibadah haji atau sudah pernah menunaikan ibadah haji paling singkat 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji yang terakhir pada tahun 1436 Hijriah/2015 Masehi kecuali pembimbing KBIHU bersertifikat.&#13;
&#13;
b. Prioritas Jemaah Haji Reguler lanjut usia yang ditentukan:&#13;
&#13;
1) Secara sistem berdasarkan urutan usia tertua di masing-masing provinsi;&#13;
&#13;
2) Terdaftar sebagai Jemaah haji paling sedikit 5 tahun atau telah terdaftar sebagai Jemaah haji sebelum tanggal 3 Mei 2020.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag segera membuka tahap pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler 1446 H/2025 H. Tahap ini dibuka menyusul terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 Hijriah/2025 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji dan Nilai Manfaat sudah terbit. Keppres Nomor 6 tahun 2025 ini ditandatangani Presiden pada 12 Februari 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelunasan Bipih jemaah haji reguler 1446 H mulai 14 Februari - 14 Maret 2025,&amp;quot; ujar Dirjen PHU Hilman Latief di Jakarta, Kamis (13/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jemaah haji sudah membayar setoran awal sebesar Rp25juta. Rata-rata dari mereka juga mendapat nilai manfaat yang masuk melalui virtual account sekitar Rp2 jutaan. Sehingga mereka dalam proses pelunasan nanti tinggal membayar selisihnya,&amp;rdquo; sambung Hilman.&#13;
&#13;
Keppres Biaya Haji&#13;
&#13;
Keppres Nomor 6 tahun 2025 ditandatangani Presiden pada 12 Februari 2025. Keppres ini mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketentuan biaya ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok Bimbingan lbadah Haji dan Umrah (KBIHU),&amp;rdquo; ujar Dirjen PHU Hilman Latief.&#13;
&#13;
Berikut Besaran Bipih Jemaah Haji:&#13;
&#13;
a. Embarkasi Aceh sebesar Rp46.922.333,00&#13;
&#13;
b. Embarkasi Medan sebesar Rp47.976.531,00&#13;
&#13;
c. Embarkasi Batam sebesar Rp54.331.751,00&#13;
&#13;
d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.781.751,00&#13;
&#13;
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp54.411.751,00&#13;
&#13;
f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp58.875.751,00&#13;
&#13;
g. Embarkasi Solo sebesar Rp55.478.501,00&#13;
&#13;
h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.955.751,00&#13;
&#13;
i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp57.235.421,00&#13;
&#13;
j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp59.331.751,00&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
k. Embarkasi Makassar sebesar Rp57.670.921,00&#13;
&#13;
l. Embarkasi Lombok sebesar Rp56.764.801,00&#13;
&#13;
m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.875.751,00&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Besaran Bipih jemaah haji ini dipergunakan untuk biaya: penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah, dan sebagian biaya akomodasi di Madinah, biaya hidup (living cost),&amp;rdquo; papar Hilman.&#13;
&#13;
Berikut besaran Bipih PHD dan Pembimbing KBIHU:&#13;
&#13;
a. Embarkasi Aceh sebesar Rp80.900.841,00&#13;
&#13;
b. Embarkasi Medan sebesar Rp81.955.039,00&#13;
&#13;
c. Embarkasi Batam sebesar Rp88.310.259,00&#13;
&#13;
d. Embarkasi Padang sebesar Rp85.760.259,00&#13;
&#13;
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp88.390.259,00&#13;
&#13;
f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp92.854.259,00&#13;
&#13;
g. Embarkasi Solo sebesar Rp89.457.009,00&#13;
&#13;
h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp94.934.259,00&#13;
&#13;
i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp91.213.929,00&#13;
&#13;
j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp93.310.259,00&#13;
&#13;
k. Embarkasi Makassar sebesar Rp91.649.429,00&#13;
&#13;
l. Embarkasi Lombok sebesar Rp90.743.309,00&#13;
&#13;
m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp92.854.259,00&#13;
&#13;
Bipih PHD dan KBIHU ini dipergunakan untuk biaya penerbangan; akomodasi; konsumsi; transportasi; pelayanan di Arafah, Mudzalifah, dan Mina; pelindungan; pelayanan di embarkasi atau debarkasi; pelayanan keimigrasian; premi asuransi dan pelindungan lainnya; dokumen perjalanan; biaya hidup (living cost); pembinaan jemaah haji di tanah air dan Arab Saudi; pelayanan umum di dalam negeri dan Arab Saudi; dan pengelolaan BPIH&#13;
&#13;
Keppres juga&amp;nbsp;mengatur tentang Besaran BPIH Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi yang bersumber dari Nilai Manfaat yang digunakan untuk membayar selisih BPIH dengan besaran Bipih sebesar Rp6.831.820.756.658,34. Sementara Nilai Manfaat untuk Jemaah Haji Khusus sebesar Rp9.490.138.000,00.&#13;
&#13;
Jemaah Berhak Lunas&#13;
&#13;
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri pada Ditjen PHU, Muhammad Zain menjelaskan, pihaknya telah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang masuk alokasi kuota tahun 1446 H/2025 M. Daftar nama itu tertuang dalam Surat No B -04045/DJ/Dt.II.II.1/HJ.00/02/2025 tentang Daftar Nama Jemaah Haji Reguler Masuk Alokasi Kuota Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat ini kami tujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia dan Pimpinan Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih untuk disosialisasikan,&amp;quot; sebut Muhammad Zain.&#13;
&#13;
Daftar nama Jemaah Haji Reguler yang masuk dalam alokasi kuota haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi dengan kriteria sebagai berikut:&#13;
&#13;
a. Jemaah haji masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan dengan ketentuan:&#13;
&#13;
1) Berstatus aktif;&#13;
&#13;
2) Berusia paling rendah 18 tahun;&#13;
&#13;
3) Belum pernah menunaikan ibadah haji atau sudah pernah menunaikan ibadah haji paling singkat 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji yang terakhir pada tahun 1436 Hijriah/2015 Masehi kecuali pembimbing KBIHU bersertifikat.&#13;
&#13;
b. Prioritas Jemaah Haji Reguler lanjut usia yang ditentukan:&#13;
&#13;
1) Secara sistem berdasarkan urutan usia tertua di masing-masing provinsi;&#13;
&#13;
2) Terdaftar sebagai Jemaah haji paling sedikit 5 tahun atau telah terdaftar sebagai Jemaah haji sebelum tanggal 3 Mei 2020.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
