<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belajar dari Medsos, Pria di Ciamis Rakit Senpi Revolver</title><description>Satuan Reserse Kriminal  Polres Ciamis, Jawa Barat, menangkap seorang warga yang terbukti merakit dan menjual senjata api  secara online.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/13/525/3113305/belajar-dari-medsos-pria-di-ciamis-rakit-senpi-revolver</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/13/525/3113305/belajar-dari-medsos-pria-di-ciamis-rakit-senpi-revolver"/><item><title>Belajar dari Medsos, Pria di Ciamis Rakit Senpi Revolver</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/13/525/3113305/belajar-dari-medsos-pria-di-ciamis-rakit-senpi-revolver</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/13/525/3113305/belajar-dari-medsos-pria-di-ciamis-rakit-senpi-revolver</guid><pubDate>Kamis 13 Februari 2025 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Acep Muslim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/13/525/3113305/kapolres_ciamis_akbp_akmal-yEa8_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Ciamis AKBP Akmal (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/13/525/3113305/kapolres_ciamis_akbp_akmal-yEa8_large.png</image><title>Kapolres Ciamis AKBP Akmal (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
CIAMIS - Satuan Reserse Kriminal&amp;nbsp; Polres Ciamis, Jawa Barat, menangkap seorang warga yang terbukti merakit dan menjual senjata api&amp;nbsp; secara online. Senjata api jenis revolver&amp;nbsp;yang&amp;nbsp; dirakit tersangka dijual seharga Rp2 juta.&#13;
&#13;
Tersangka Bernama Pani atau Upeh (33), warga Desa Karang Paninggal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Ini, diamankan jajaran Satreskrim Polres&amp;nbsp; Ciamis karena terbukti merakit senjata api jenis pistol revolver yang dijualnya secara online.&#13;
&#13;
Kapolres Ciamis, AKBP Akmal mengatakan, awalnya tersangka membuat senjata mainan jenis dolpis yang terbuat dari bahan plastik di chanel salah satu media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun akhirnya banyak permintaan calon pelanggan&amp;nbsp;untuk diupgrade menjadi senjata api yang di dalamnya memakai bahan baja untuk pipa peluru,&amp;rdquo; kata Akmal, Kamis (13/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari pengakuan tersangka, kemampuannya merakit senjata api ini belajar secara otodidak dari media sosial.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Senjata api rakitan ini dijual secara online dengan harga Rp2 juta per unit, hingga saat ini tersangka sudah mampu merakit sebanyak 10 unit dan 6 unit sudah berhasil di jual.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka juga diminta salah seorang pemesan online untuk memperbaiki senpi pabrikan yang telah usang penuh karat, namun senpi pabrikan ini terlebih dahulu berhasil disita,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita 3 unit senpi rakitan dan alat alat mesin yang digunakan saat merakit sebagai barang bukti.&#13;
&#13;
Akibat perbuatanya, tersangka terpaksa harus mendekam di jeruji besi dan akan dijerat undang undang darurat RI pasal 1 ayat 1 tahun 1951, dengan ancaman hukuman setinggi tinginya 20 tahun penjara.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
CIAMIS - Satuan Reserse Kriminal&amp;nbsp; Polres Ciamis, Jawa Barat, menangkap seorang warga yang terbukti merakit dan menjual senjata api&amp;nbsp; secara online. Senjata api jenis revolver&amp;nbsp;yang&amp;nbsp; dirakit tersangka dijual seharga Rp2 juta.&#13;
&#13;
Tersangka Bernama Pani atau Upeh (33), warga Desa Karang Paninggal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Ini, diamankan jajaran Satreskrim Polres&amp;nbsp; Ciamis karena terbukti merakit senjata api jenis pistol revolver yang dijualnya secara online.&#13;
&#13;
Kapolres Ciamis, AKBP Akmal mengatakan, awalnya tersangka membuat senjata mainan jenis dolpis yang terbuat dari bahan plastik di chanel salah satu media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun akhirnya banyak permintaan calon pelanggan&amp;nbsp;untuk diupgrade menjadi senjata api yang di dalamnya memakai bahan baja untuk pipa peluru,&amp;rdquo; kata Akmal, Kamis (13/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari pengakuan tersangka, kemampuannya merakit senjata api ini belajar secara otodidak dari media sosial.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Senjata api rakitan ini dijual secara online dengan harga Rp2 juta per unit, hingga saat ini tersangka sudah mampu merakit sebanyak 10 unit dan 6 unit sudah berhasil di jual.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tersangka juga diminta salah seorang pemesan online untuk memperbaiki senpi pabrikan yang telah usang penuh karat, namun senpi pabrikan ini terlebih dahulu berhasil disita,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita 3 unit senpi rakitan dan alat alat mesin yang digunakan saat merakit sebagai barang bukti.&#13;
&#13;
Akibat perbuatanya, tersangka terpaksa harus mendekam di jeruji besi dan akan dijerat undang undang darurat RI pasal 1 ayat 1 tahun 1951, dengan ancaman hukuman setinggi tinginya 20 tahun penjara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
