<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Punk Tewas Seusai Tenggak Miras Oplosan di Cianjur&amp;nbsp;</title><description>Di lokasi kejadian, kata Kapolsek, korban mengajak teman-temannya membeli tujuh botol alkohol antiseptik berkadar 70 persen di sebuah apotek. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/14/525/3113598/anak-punk-tewas-seusai-tenggak-miras-oplosan-di-cianjur-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/14/525/3113598/anak-punk-tewas-seusai-tenggak-miras-oplosan-di-cianjur-nbsp"/><item><title>Anak Punk Tewas Seusai Tenggak Miras Oplosan di Cianjur&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/14/525/3113598/anak-punk-tewas-seusai-tenggak-miras-oplosan-di-cianjur-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/14/525/3113598/anak-punk-tewas-seusai-tenggak-miras-oplosan-di-cianjur-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 14 Februari 2025 01:02 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/13/525/3113598/ilustrasi-yZLd_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/13/525/3113598/ilustrasi-yZLd_large.JPG</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - A bocah berumur 12 tahun ditemukan tewas di Kampung Bogem, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur pada Rabu (12/2/2025) tengah malam. Korban yang merupakan anak punk itu tewas akibat menenggak miras oplosan, alkohol 70 persen dicampur minuman ringan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolsek Sindangbarang AKP Dadang Rustandi mengatakan, korban A merupakan warga Banten. Korban berangkat ke Sindangbarang, Cianjur, Selasa (11/2/2025) siang dan tiba di Kampung Bogem pada sore hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di lokasi kejadian, kata Kapolsek, korban mengajak teman-temannya membeli tujuh botol alkohol antiseptik berkadar 70 persen di sebuah apotek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian, korban dan teman-temannya meracik minuman berbahan alkohol, air mineral, dan minuman ringan. Setelah menenggak miras oplosan, korban dan teman-temannya &amp;nbsp;mengalami pusing, mual, dan lemas,&amp;quot; kata Kapolsek Sindangbarang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada Rabu (12/2/2025) pagi, ujar AKP Dadang Rustandi, teman-teman korban coba membangunkan. Tetapi korban tidak merespons. Tubuh korban pun telah terbujur kaku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Teman-teman korban lantas melapor ke petugas Polsek Sindangbarang. &amp;quot;Saat dibangunkan, tubuh korban sudah terbujur kaku,&amp;quot; ujar AKP Dadang Rustandi.&#13;
&#13;
Setelah menerima laporan, tutur Kapolsek, petugas meluncur ke lokasi kejadian dan mengecek kondisi korban yang dipastikan telah meninggal dunia. Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban ke Puskesmas Sindangbarang. &amp;quot;Korban dan teman-temannya merupakan anak punk,&amp;quot; tutur Kapolsek.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - A bocah berumur 12 tahun ditemukan tewas di Kampung Bogem, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur pada Rabu (12/2/2025) tengah malam. Korban yang merupakan anak punk itu tewas akibat menenggak miras oplosan, alkohol 70 persen dicampur minuman ringan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolsek Sindangbarang AKP Dadang Rustandi mengatakan, korban A merupakan warga Banten. Korban berangkat ke Sindangbarang, Cianjur, Selasa (11/2/2025) siang dan tiba di Kampung Bogem pada sore hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di lokasi kejadian, kata Kapolsek, korban mengajak teman-temannya membeli tujuh botol alkohol antiseptik berkadar 70 persen di sebuah apotek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian, korban dan teman-temannya meracik minuman berbahan alkohol, air mineral, dan minuman ringan. Setelah menenggak miras oplosan, korban dan teman-temannya &amp;nbsp;mengalami pusing, mual, dan lemas,&amp;quot; kata Kapolsek Sindangbarang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada Rabu (12/2/2025) pagi, ujar AKP Dadang Rustandi, teman-teman korban coba membangunkan. Tetapi korban tidak merespons. Tubuh korban pun telah terbujur kaku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Teman-teman korban lantas melapor ke petugas Polsek Sindangbarang. &amp;quot;Saat dibangunkan, tubuh korban sudah terbujur kaku,&amp;quot; ujar AKP Dadang Rustandi.&#13;
&#13;
Setelah menerima laporan, tutur Kapolsek, petugas meluncur ke lokasi kejadian dan mengecek kondisi korban yang dipastikan telah meninggal dunia. Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban ke Puskesmas Sindangbarang. &amp;quot;Korban dan teman-temannya merupakan anak punk,&amp;quot; tutur Kapolsek.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
