<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Preman Bercelana Ormas Ditangkap Usai Palak dan Bubarkan Marching Band TK di Tangsel</title><description>Polisi bergerak cepat menyelidiki aksi premanisme dua pria yang melakukan pemalakan hingga pembubaran kegiatan marching band siswa TK, di Jalan Permata Pamulang, Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/15/338/3114060/preman-bercelana-ormas-ditangkap-usai-palak-dan-bubarkan-marching-band-tk-di-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/15/338/3114060/preman-bercelana-ormas-ditangkap-usai-palak-dan-bubarkan-marching-band-tk-di-tangsel"/><item><title>Preman Bercelana Ormas Ditangkap Usai Palak dan Bubarkan Marching Band TK di Tangsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/15/338/3114060/preman-bercelana-ormas-ditangkap-usai-palak-dan-bubarkan-marching-band-tk-di-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/15/338/3114060/preman-bercelana-ormas-ditangkap-usai-palak-dan-bubarkan-marching-band-tk-di-tangsel</guid><pubDate>Sabtu 15 Februari 2025 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/15/338/3114060/preman_palak_guru_tk_di_pamulang-iDs5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Preman palak guru TK di Pamulang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/15/338/3114060/preman_palak_guru_tk_di_pamulang-iDs5_large.jpg</image><title>Preman palak guru TK di Pamulang (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
TANGSEL - Polisi bergerak cepat menyelidiki aksi premanisme dua pria yang melakukan pemalakan hingga pembubaran kegiatan marching band siswa TK, di Jalan Permata Pamulang, Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).&#13;
&#13;
Aksi kekerasan para begundal itu terjadi pada Jumat 14 Februari 2025 sekira pukul 17.00 WIB. Mereka meminta sejumlah uang &amp;#39;jatah&amp;#39; hingga berujung pembubaran dan kekerasan terhadap salah satu pendamping siswa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah berhasil mengamankan kedua pelaku tadi malam,&amp;quot; terang Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, Sabtu (15/02/25).&#13;
&#13;
Kedua pelaku diketahui merupakan warga sekitar berinisial S dan N. Turut diamankan senjata tajam berupa pisau yang digunakan salah satu pelaku dalam aksinya kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti yang kita amankan ada pisau yang dibawa pelaku,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari hasil penyelidikan, peristiwa itu terjadi saat sejumlah siswa-siswi TK mengadakan kegiatan marching band sekira pukul 16.00 WIB. Lantas kedua pelaku datang, dan meminta uang jatah preman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi pelaku datang minta uang, alasannya buat rokok. Tapi dikatakan jika kepala sekolahnya sedang tidak ada, nanti nunggu kepala sekolah datang, tapi keduanya terus bolak-balik, akhirnya mereka marah dan melakukan aksi itu,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Atas kejadian itu, pelaku dijerat Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Juncto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Mereka pun terancam kurungan penjara 10 tahun.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
TANGSEL - Polisi bergerak cepat menyelidiki aksi premanisme dua pria yang melakukan pemalakan hingga pembubaran kegiatan marching band siswa TK, di Jalan Permata Pamulang, Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).&#13;
&#13;
Aksi kekerasan para begundal itu terjadi pada Jumat 14 Februari 2025 sekira pukul 17.00 WIB. Mereka meminta sejumlah uang &amp;#39;jatah&amp;#39; hingga berujung pembubaran dan kekerasan terhadap salah satu pendamping siswa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah berhasil mengamankan kedua pelaku tadi malam,&amp;quot; terang Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, Sabtu (15/02/25).&#13;
&#13;
Kedua pelaku diketahui merupakan warga sekitar berinisial S dan N. Turut diamankan senjata tajam berupa pisau yang digunakan salah satu pelaku dalam aksinya kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti yang kita amankan ada pisau yang dibawa pelaku,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari hasil penyelidikan, peristiwa itu terjadi saat sejumlah siswa-siswi TK mengadakan kegiatan marching band sekira pukul 16.00 WIB. Lantas kedua pelaku datang, dan meminta uang jatah preman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi pelaku datang minta uang, alasannya buat rokok. Tapi dikatakan jika kepala sekolahnya sedang tidak ada, nanti nunggu kepala sekolah datang, tapi keduanya terus bolak-balik, akhirnya mereka marah dan melakukan aksi itu,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Atas kejadian itu, pelaku dijerat Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Juncto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Mereka pun terancam kurungan penjara 10 tahun.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
