<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Petugas Damkar Tangani Pasutri Cekcok di Alun-alun Lebak </title><description>Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dihebohkan oleh sepasang suami - istri yang ribut hebat di Alun-alun Rangkasbitung pada Sabtu (15/2/2025) malam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/18/340/3114881/ketika-petugas-damkar-tangani-pasutri-cekcok-di-alun-alun-lebak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/18/340/3114881/ketika-petugas-damkar-tangani-pasutri-cekcok-di-alun-alun-lebak"/><item><title>Ketika Petugas Damkar Tangani Pasutri Cekcok di Alun-alun Lebak </title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/18/340/3114881/ketika-petugas-damkar-tangani-pasutri-cekcok-di-alun-alun-lebak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/18/340/3114881/ketika-petugas-damkar-tangani-pasutri-cekcok-di-alun-alun-lebak</guid><pubDate>Selasa 18 Februari 2025 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/18/340/3114881/petugas_damkar_lebak_saat_tangani_pasutri_cekcok-AsP3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas damkar lebak saat tangani pasutri cekcok (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/18/340/3114881/petugas_damkar_lebak_saat_tangani_pasutri_cekcok-AsP3_large.jpg</image><title>Petugas damkar lebak saat tangani pasutri cekcok (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
LEBAK - Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dihebohkan oleh sepasang suami - istri yang ribut hebat di Alun-alun Rangkasbitung pada Sabtu (15/2/2025) malam. Peristiwa itupun ramai di media sosial setelah warga memutuskan untuk melapor ke pihak pemadam kebakaran (Damkar).&#13;
&#13;
Ya, alih-alih memadamkan api kebakaran petugas Damkar Lebak malah mendapat laporan keributan pasangan suami istri yang memang membuat warga sekitar resah.&#13;
&#13;
Petugas Damkar Lebak, Rian Nopriandi mengatakan keributan tersebut terjadi antara ibu penjual kopi dengan suaminya. Pemicunya karena sang suami cemburu terhadap istrinya.&#13;
&#13;
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, menurut Rian, pihaknya pun membawa pasangan suami istri itu ke kantor damkar untuk diberikan pemahaman dan musyawarah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas piket menerima laporan keributan, pelapornya adalah ibu (Si Penjual Kopi) depan Gedung DPRD Lebak. Anggota Damkar yang menerima laporan tersebut dan ternyata keributan suami istri (Penjual Kopi /Pelapor) yang berjualan di depan gedung DPRD,&amp;quot; kata Rian saat dihubungi, Selasa (18/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan awal, menurut Rian, warga melihat sang suami memukul istrinya. Disitu warga memutuskan untuk melapor kepada pihak Damkar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas piket Damkar mencoba memanggil Suaminya yang dilaporkan memukul istrinya tersebut dan ternyata terpancing api cemburu oleh Istrinya yang deket dengan Lelaki Lain sehingga terjadi keributan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah mendengar keduanya anggota Damkar mencoba untuk menenangkan keduanya dan suami istri tersebut,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pihak Damkar Lebak mengimbau masyarakat untuk tidak membuat keributan di tempat umum dan tidak menganggu kenyamanan warga lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diihimbau agar tidak membuat keributan di tempat umum dan menyelesaikan masalahnya sebagaimana hubungan suami istri di rumahnya,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
LEBAK - Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dihebohkan oleh sepasang suami - istri yang ribut hebat di Alun-alun Rangkasbitung pada Sabtu (15/2/2025) malam. Peristiwa itupun ramai di media sosial setelah warga memutuskan untuk melapor ke pihak pemadam kebakaran (Damkar).&#13;
&#13;
Ya, alih-alih memadamkan api kebakaran petugas Damkar Lebak malah mendapat laporan keributan pasangan suami istri yang memang membuat warga sekitar resah.&#13;
&#13;
Petugas Damkar Lebak, Rian Nopriandi mengatakan keributan tersebut terjadi antara ibu penjual kopi dengan suaminya. Pemicunya karena sang suami cemburu terhadap istrinya.&#13;
&#13;
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, menurut Rian, pihaknya pun membawa pasangan suami istri itu ke kantor damkar untuk diberikan pemahaman dan musyawarah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas piket menerima laporan keributan, pelapornya adalah ibu (Si Penjual Kopi) depan Gedung DPRD Lebak. Anggota Damkar yang menerima laporan tersebut dan ternyata keributan suami istri (Penjual Kopi /Pelapor) yang berjualan di depan gedung DPRD,&amp;quot; kata Rian saat dihubungi, Selasa (18/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan awal, menurut Rian, warga melihat sang suami memukul istrinya. Disitu warga memutuskan untuk melapor kepada pihak Damkar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas piket Damkar mencoba memanggil Suaminya yang dilaporkan memukul istrinya tersebut dan ternyata terpancing api cemburu oleh Istrinya yang deket dengan Lelaki Lain sehingga terjadi keributan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah mendengar keduanya anggota Damkar mencoba untuk menenangkan keduanya dan suami istri tersebut,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pihak Damkar Lebak mengimbau masyarakat untuk tidak membuat keributan di tempat umum dan tidak menganggu kenyamanan warga lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diihimbau agar tidak membuat keributan di tempat umum dan menyelesaikan masalahnya sebagaimana hubungan suami istri di rumahnya,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
