<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Dorong Pemerintah Buat Aturan Pembatasan Gawai dan Medsos untuk Anak</title><description>M Abdul Azis Sefudin mendorong pemerintah untuk segera membuat regulasi yang bisa melindungi anak di ruang digital, dengan membatasi penggunaan gawai dan media sosial untuk anak-anak. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/19/337/3115344/dpr-dorong-pemerintah-buat-aturan-pembatasan-gawai-dan-medsos-untuk-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/19/337/3115344/dpr-dorong-pemerintah-buat-aturan-pembatasan-gawai-dan-medsos-untuk-anak"/><item><title>DPR Dorong Pemerintah Buat Aturan Pembatasan Gawai dan Medsos untuk Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/19/337/3115344/dpr-dorong-pemerintah-buat-aturan-pembatasan-gawai-dan-medsos-untuk-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/19/337/3115344/dpr-dorong-pemerintah-buat-aturan-pembatasan-gawai-dan-medsos-untuk-anak</guid><pubDate>Rabu 19 Februari 2025 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/19/337/3115344/ilustrasi-a25M_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/19/337/3115344/ilustrasi-a25M_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI dari PDI Perjuangan, M Abdul Azis Sefudin mendorong pemerintah untuk segera membuat regulasi yang bisa melindungi anak di ruang digital, dengan membatasi penggunaan gawai dan media sosial untuk anak-anak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Azis regulasi tersebut penting, karena penggunaan gawai, internet, dan media sosial yang terlalu bebas, telah mengundang persoalan serius bahkan membahayakan anak-anak. &amp;nbsp;Seperti aksi kekerasan, Cyberbully (perundungan online), pornografi, atau judi online yang dikemas dalam permainan yg menarik perhatian anak-anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di dapil saya di Cianjur misalnya, pernah ada kejadian kelompok remaja tawuran hingga jatuh korban jiwa, hanya untuk membuat konten di sosial media. Motifnya mencari sensasi, aktualisasi diri yang salah,&amp;quot; tutur Azis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penggunaan sosial media yang berlebihan juga berpengaruh pada kesehatan mental anak, bahkan kesehatan fisiknya. Jadi memang sudah seharusnya dibatasi, tujuannya &amp;nbsp;untuk melindungi anak di ruang digital,&amp;quot; imbuh Azis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Azis menambahkan, di beberapa negara di Eropa, juga di Australia, aturan pembatasan usia untuk penggunaan media sosial juga diberlakukan. Indonesia perlu membuat aturan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya lihat banyak orang tua juga mulai khawatir dengan anak yg kecanduan gawai dan ikut-ikutan tren sosial media yang dampaknya negatif,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, data menunjukkan kasus-kasus yang diakibatkan atau dipicu oleh penggunaan sosial media pada anak-anak dan remaja makin meningkat. Karena itu, regulasi yang mengatur pembatasan penggunaan gawai, internet dan sosial media untuk anak-anak, perlu segera dibuat dan diterapkan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI dari PDI Perjuangan, M Abdul Azis Sefudin mendorong pemerintah untuk segera membuat regulasi yang bisa melindungi anak di ruang digital, dengan membatasi penggunaan gawai dan media sosial untuk anak-anak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Azis regulasi tersebut penting, karena penggunaan gawai, internet, dan media sosial yang terlalu bebas, telah mengundang persoalan serius bahkan membahayakan anak-anak. &amp;nbsp;Seperti aksi kekerasan, Cyberbully (perundungan online), pornografi, atau judi online yang dikemas dalam permainan yg menarik perhatian anak-anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di dapil saya di Cianjur misalnya, pernah ada kejadian kelompok remaja tawuran hingga jatuh korban jiwa, hanya untuk membuat konten di sosial media. Motifnya mencari sensasi, aktualisasi diri yang salah,&amp;quot; tutur Azis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penggunaan sosial media yang berlebihan juga berpengaruh pada kesehatan mental anak, bahkan kesehatan fisiknya. Jadi memang sudah seharusnya dibatasi, tujuannya &amp;nbsp;untuk melindungi anak di ruang digital,&amp;quot; imbuh Azis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Azis menambahkan, di beberapa negara di Eropa, juga di Australia, aturan pembatasan usia untuk penggunaan media sosial juga diberlakukan. Indonesia perlu membuat aturan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya lihat banyak orang tua juga mulai khawatir dengan anak yg kecanduan gawai dan ikut-ikutan tren sosial media yang dampaknya negatif,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, data menunjukkan kasus-kasus yang diakibatkan atau dipicu oleh penggunaan sosial media pada anak-anak dan remaja makin meningkat. Karena itu, regulasi yang mengatur pembatasan penggunaan gawai, internet dan sosial media untuk anak-anak, perlu segera dibuat dan diterapkan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
