<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Masalah Uang, Anak Ini Tega Aniaya Ibu Kandungnya hingga Tewas</title><description>Seorang ibu di Kota Semarang bernama Salamah (62), tewas diduga dianiaya anak kandungnya sendiri. Korban tinggal di Gunungsari RT010/RW009, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/19/512/3115337/diduga-masalah-uang-anak-ini-tega-aniaya-ibu-kandungnya-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/19/512/3115337/diduga-masalah-uang-anak-ini-tega-aniaya-ibu-kandungnya-hingga-tewas"/><item><title>Diduga Masalah Uang, Anak Ini Tega Aniaya Ibu Kandungnya hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/19/512/3115337/diduga-masalah-uang-anak-ini-tega-aniaya-ibu-kandungnya-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/19/512/3115337/diduga-masalah-uang-anak-ini-tega-aniaya-ibu-kandungnya-hingga-tewas</guid><pubDate>Rabu 19 Februari 2025 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/19/512/3115337/ibu_dibunuh_anak_kandung-i25k_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ibu dibunuh anak kandung (foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/19/512/3115337/ibu_dibunuh_anak_kandung-i25k_large.jpg</image><title>Ibu dibunuh anak kandung (foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
SEMARANG &amp;ndash; Seorang ibu di Kota Semarang bernama Salamah (62), tewas diduga dianiaya anak kandungnya sendiri. Korban tinggal di Gunungsari RT010/RW009, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.&#13;
&#13;
Insiden itu diketahui terjadi Selasa (18/2/2025) sekira pukul 23.15 WIB. Ketika itu seorang tetangga mendengar teriakan minta tolong korban. Tetangga itu rumahnya tepat di sebelah korban.&#13;
&#13;
Saat didatangi, korban sudah tergeletak di depan rumah dalam keadaan berlumuran darah. Pelaku diduga anak laki-lakinya, sudah kabur. Korban kemudian dilarikan ke RS Roemani Semarang.&#13;
&#13;
Meskipun sudah mendapat perawatan medis, nyawa korban akhirnya tak tertolong. Polisi yang datang di TKP, melakukan serangkaian penyelidikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelaku yang diduga kabur itu berinisial MG (37) anak pertama korban, seorang pengangguran yang tinggal bersama korban. Ketua RT setempat Rohmat Widodi menyebut pelaku dan korban memang kerap cekcok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sering melerai, memang anaknya (diduga pelaku) itu kemaki (songong),&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Suami korban yang juga ayah diduga pelaku, M. Ghozali (65) menyebut anaknya memang kerap marah-marah saat permintaannya tak dituruti.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebelumnya, saya mau dibunuh, sudah ditodong senjata tajam, saya tangkis,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Saat insiden, Ghozali mengaku tidak sedang dirumah. &amp;ldquo;Adik-adiknya sudah nikah semua. Saya kaget sekali (kejadian ini), waktu itu (kejadian) cuma berdua sama ibunya,&amp;rdquo; lanjut dia.&#13;
&#13;
Menurut Ghozali, anaknya itu memang kerap bermasalah soal uang. Terakhir sempat meminta rumah itu dijual, agar dia mendapat bagian uang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pinginnya kalau sudah ditangkap, dimassa saja, tidak usah dipenjara, percuma,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
SEMARANG &amp;ndash; Seorang ibu di Kota Semarang bernama Salamah (62), tewas diduga dianiaya anak kandungnya sendiri. Korban tinggal di Gunungsari RT010/RW009, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.&#13;
&#13;
Insiden itu diketahui terjadi Selasa (18/2/2025) sekira pukul 23.15 WIB. Ketika itu seorang tetangga mendengar teriakan minta tolong korban. Tetangga itu rumahnya tepat di sebelah korban.&#13;
&#13;
Saat didatangi, korban sudah tergeletak di depan rumah dalam keadaan berlumuran darah. Pelaku diduga anak laki-lakinya, sudah kabur. Korban kemudian dilarikan ke RS Roemani Semarang.&#13;
&#13;
Meskipun sudah mendapat perawatan medis, nyawa korban akhirnya tak tertolong. Polisi yang datang di TKP, melakukan serangkaian penyelidikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelaku yang diduga kabur itu berinisial MG (37) anak pertama korban, seorang pengangguran yang tinggal bersama korban. Ketua RT setempat Rohmat Widodi menyebut pelaku dan korban memang kerap cekcok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sering melerai, memang anaknya (diduga pelaku) itu kemaki (songong),&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Suami korban yang juga ayah diduga pelaku, M. Ghozali (65) menyebut anaknya memang kerap marah-marah saat permintaannya tak dituruti.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebelumnya, saya mau dibunuh, sudah ditodong senjata tajam, saya tangkis,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Saat insiden, Ghozali mengaku tidak sedang dirumah. &amp;ldquo;Adik-adiknya sudah nikah semua. Saya kaget sekali (kejadian ini), waktu itu (kejadian) cuma berdua sama ibunya,&amp;rdquo; lanjut dia.&#13;
&#13;
Menurut Ghozali, anaknya itu memang kerap bermasalah soal uang. Terakhir sempat meminta rumah itu dijual, agar dia mendapat bagian uang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pinginnya kalau sudah ditangkap, dimassa saja, tidak usah dipenjara, percuma,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
