<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kondisi Sakit, 18 Kepala Daerah Pakai Gelang Khusus saat Retreat di Magelang</title><description>Sebanyak 18 kepala daerah dalam kondisi sakit memakai gelang khusus saat mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/21/337/3116124/kondisi-sakit-18-kepala-daerah-pakai-gelang-khusus-saat-retreat-di-magelang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/21/337/3116124/kondisi-sakit-18-kepala-daerah-pakai-gelang-khusus-saat-retreat-di-magelang"/><item><title>Kondisi Sakit, 18 Kepala Daerah Pakai Gelang Khusus saat Retreat di Magelang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/21/337/3116124/kondisi-sakit-18-kepala-daerah-pakai-gelang-khusus-saat-retreat-di-magelang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/21/337/3116124/kondisi-sakit-18-kepala-daerah-pakai-gelang-khusus-saat-retreat-di-magelang</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2025 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/21/337/3116124/kepala_daerah-ZYzj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelantikan kepala daerah (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/21/337/3116124/kepala_daerah-ZYzj_large.jpg</image><title>Pelantikan kepala daerah (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 18 kepala daerah dalam kondisi sakit memakai gelang khusus saat mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.&#13;
&#13;
Mereka hadir dengan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan ekstra dan dikenali melalui gelang karet tebal berwarna merah, sebagai tanda bahwa mereka membutuhkan perhatian medis dan pengawasan lebih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Peserta yang sakit, pakai gelang karet tebal warna merah, kalau diwawancarai alasan ikut, padahal posisi sakit, sangat eye catching,&amp;quot; dalam rilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterima, Jumat (21/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, kepala daerah akan diberikan tiga gelang berbeda oleh panitia, yakni hijau, kuning, dan merah sesuai kondisi kesehatan masing-masing.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada gelang hijau untuk yang sehat dan fit, gelang kuning bagi yang perlu diobservasi, dan gelang merah yang memerlukan atensi khusus karena kondisi kesehatannya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bima menyebut, setelah mendapat gelang, mereka akan diberikan arahan untuk dibagi menjadi beberapa peleton. Juga akan diajarkan yel-yel untuk membangkitkan semangat.&#13;
&#13;
Berikut adalah daftar kepala daerah yang hadir dengan kondisi kesehatan khusus:&#13;
&#13;
1. Bupati Garut: Mengalami asma dan kesulitan berada di ruangan dengan AC yang tidak dingin.&#13;
&#13;
2. Bupati Trenggalek: Mengalami cedera angkle kanan, sehingga terbatas dalam bergerak.&#13;
&#13;
3. Bupati Gunung Kidul: Menderita lupus, kondisi yang memerlukan perhatian khusus.&#13;
&#13;
4. Bupati Bengkalis: Mengalami pengapuran, yang memengaruhi mobilitas fisiknya.&#13;
&#13;
5. Bupati Rokan Hilir: Tidak bisa bungkuk dan meminta dua panitia standby untuk membantu memakaikan sepatunya.&#13;
&#13;
6. Walikota Sukabumi: Sedang menjalani terapi Diabetes Melitus dan memerlukan waktu infus setiap hari dengan bantuan tim medis dari Sukabumi.&#13;
&#13;
7. Bupati Bone Bolango, Gorontalo: Rutin mengonsumsi obat karena Diabetes Melitus.&#13;
&#13;
8. Bupati Musi Rawas Utara: Mengalami cedera kaki akibat kecelakaan.&#13;
&#13;
9. Bupati Serdang Bedagai: Baru saja terkena serangan jantung.&#13;
&#13;
10. Walikota Langsa: Pernah jatuh dan masih dalam proses pemulihan.&#13;
&#13;
11. Bupati Bolaang Mongondow Selatan: Baru menjalani operasi dan belum pulih sepenuhnya.&#13;
&#13;
12. Walikota Manado: Mengidap asma, sehingga membutuhkan perhatian khusus.&#13;
&#13;
13. Bupati Halmahera Barat: Sudah dua kali menjalani operasi pemasangan ring jantung.&#13;
&#13;
14. Walikota Tual: Lansia yang sedang merasa kurang enak badan.&#13;
&#13;
15. Bupati Blitar: Lansia dan baru menjalani operasi jantung.&#13;
&#13;
16. Wali Kota Bima: Baru saja menjalani operasi pen kaki.&#13;
&#13;
17. Bupati Kabupaten Sorong: Sedang dalam pengobatan karena sakit jantung.&#13;
&#13;
18. Bupati Tanjung Jabung Barat: Mengidap Diabetes Melitus dan dalam perawatan rutin.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 18 kepala daerah dalam kondisi sakit memakai gelang khusus saat mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.&#13;
&#13;
Mereka hadir dengan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan ekstra dan dikenali melalui gelang karet tebal berwarna merah, sebagai tanda bahwa mereka membutuhkan perhatian medis dan pengawasan lebih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Peserta yang sakit, pakai gelang karet tebal warna merah, kalau diwawancarai alasan ikut, padahal posisi sakit, sangat eye catching,&amp;quot; dalam rilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterima, Jumat (21/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, kepala daerah akan diberikan tiga gelang berbeda oleh panitia, yakni hijau, kuning, dan merah sesuai kondisi kesehatan masing-masing.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada gelang hijau untuk yang sehat dan fit, gelang kuning bagi yang perlu diobservasi, dan gelang merah yang memerlukan atensi khusus karena kondisi kesehatannya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bima menyebut, setelah mendapat gelang, mereka akan diberikan arahan untuk dibagi menjadi beberapa peleton. Juga akan diajarkan yel-yel untuk membangkitkan semangat.&#13;
&#13;
Berikut adalah daftar kepala daerah yang hadir dengan kondisi kesehatan khusus:&#13;
&#13;
1. Bupati Garut: Mengalami asma dan kesulitan berada di ruangan dengan AC yang tidak dingin.&#13;
&#13;
2. Bupati Trenggalek: Mengalami cedera angkle kanan, sehingga terbatas dalam bergerak.&#13;
&#13;
3. Bupati Gunung Kidul: Menderita lupus, kondisi yang memerlukan perhatian khusus.&#13;
&#13;
4. Bupati Bengkalis: Mengalami pengapuran, yang memengaruhi mobilitas fisiknya.&#13;
&#13;
5. Bupati Rokan Hilir: Tidak bisa bungkuk dan meminta dua panitia standby untuk membantu memakaikan sepatunya.&#13;
&#13;
6. Walikota Sukabumi: Sedang menjalani terapi Diabetes Melitus dan memerlukan waktu infus setiap hari dengan bantuan tim medis dari Sukabumi.&#13;
&#13;
7. Bupati Bone Bolango, Gorontalo: Rutin mengonsumsi obat karena Diabetes Melitus.&#13;
&#13;
8. Bupati Musi Rawas Utara: Mengalami cedera kaki akibat kecelakaan.&#13;
&#13;
9. Bupati Serdang Bedagai: Baru saja terkena serangan jantung.&#13;
&#13;
10. Walikota Langsa: Pernah jatuh dan masih dalam proses pemulihan.&#13;
&#13;
11. Bupati Bolaang Mongondow Selatan: Baru menjalani operasi dan belum pulih sepenuhnya.&#13;
&#13;
12. Walikota Manado: Mengidap asma, sehingga membutuhkan perhatian khusus.&#13;
&#13;
13. Bupati Halmahera Barat: Sudah dua kali menjalani operasi pemasangan ring jantung.&#13;
&#13;
14. Walikota Tual: Lansia yang sedang merasa kurang enak badan.&#13;
&#13;
15. Bupati Blitar: Lansia dan baru menjalani operasi jantung.&#13;
&#13;
16. Wali Kota Bima: Baru saja menjalani operasi pen kaki.&#13;
&#13;
17. Bupati Kabupaten Sorong: Sedang dalam pengobatan karena sakit jantung.&#13;
&#13;
18. Bupati Tanjung Jabung Barat: Mengidap Diabetes Melitus dan dalam perawatan rutin.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
