<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika SBY Cerita Direshuffle Gus Dur : Saya Terima dengan Ikhlas</title><description>Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersilaturahmi dengan 38 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/23/337/3116577/ketika-sby-cerita-direshuffle-gus-dur-saya-terima-dengan-ikhlas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/23/337/3116577/ketika-sby-cerita-direshuffle-gus-dur-saya-terima-dengan-ikhlas"/><item><title>Ketika SBY Cerita Direshuffle Gus Dur : Saya Terima dengan Ikhlas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/23/337/3116577/ketika-sby-cerita-direshuffle-gus-dur-saya-terima-dengan-ikhlas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/23/337/3116577/ketika-sby-cerita-direshuffle-gus-dur-saya-terima-dengan-ikhlas</guid><pubDate>Minggu 23 Februari 2025 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/23/337/3116577/ketua_majelis_tinggi_partai_demokrat_susilo_bambang_yudhoyono-9WPv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/23/337/3116577/ketua_majelis_tinggi_partai_demokrat_susilo_bambang_yudhoyono-9WPv_large.jpg</image><title>Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersilaturahmi dengan 38 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Minggu (23/2). SBY bercerita dirinya pernah direshuffle saat dirinya menjabat Menteri.&#13;
&#13;
Hal itu terjadi pada 2001 silam saat dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial dan Keamanan (Menkopolsoskam).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada saat saya berada di luar pemerintahan, pertengahan 2001, saya dibebaskan dari posisi saya sebagai Menteri Koordinator Bisang Politik, Sosial dan Keamanan,&amp;rdquo; kata SBY, Minggu (23/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Presiden keenam Indonesia itu mengaku Ikhlas dengan keputusan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat itu. Ia meyakini bahwa Presiden mempunyai pertimbangan khusus dalam melakukan reshuffle kabinet.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembebasan itu saya terima dengan ikhlas, pasti Presiden Gus Dur memiliki pertimbangan yang baik untuk membebaskan saya dari posisi sebagai sebagai Menkopolsoskam atau kemudian menjadi Menko Polkam,&amp;rdquo; tutur dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski dibebastugaskan dalam jabatan pemerintahan, SBY mengaku tetap menghormati Gus Dur. Dari keputusan itu juga, SBY mulai merancang partai Demokrat yang kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika saya tidak berada di pemerintahan, ada gagasan untuk mendirikan partai, mendirikan Partai Demokrat, partai yang kita cintai,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersilaturahmi dengan 38 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Minggu (23/2). SBY bercerita dirinya pernah direshuffle saat dirinya menjabat Menteri.&#13;
&#13;
Hal itu terjadi pada 2001 silam saat dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial dan Keamanan (Menkopolsoskam).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada saat saya berada di luar pemerintahan, pertengahan 2001, saya dibebaskan dari posisi saya sebagai Menteri Koordinator Bisang Politik, Sosial dan Keamanan,&amp;rdquo; kata SBY, Minggu (23/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Presiden keenam Indonesia itu mengaku Ikhlas dengan keputusan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat itu. Ia meyakini bahwa Presiden mempunyai pertimbangan khusus dalam melakukan reshuffle kabinet.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembebasan itu saya terima dengan ikhlas, pasti Presiden Gus Dur memiliki pertimbangan yang baik untuk membebaskan saya dari posisi sebagai sebagai Menkopolsoskam atau kemudian menjadi Menko Polkam,&amp;rdquo; tutur dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski dibebastugaskan dalam jabatan pemerintahan, SBY mengaku tetap menghormati Gus Dur. Dari keputusan itu juga, SBY mulai merancang partai Demokrat yang kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika saya tidak berada di pemerintahan, ada gagasan untuk mendirikan partai, mendirikan Partai Demokrat, partai yang kita cintai,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
