<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Ditembak Prajurit TNI AL, Bos Rental Mobil Tergopoh-gopoh Masuk Minimarket</title><description>Bos rental mobil, Ilyas Abdurahman tewas di tangan prajurit TNI AL di rest area KM 45 ruas Jalan Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2025 silam. Ilyas ternyata sempat mencoba bangun setelah timah panas menghantam dadanya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/24/338/3116803/usai-ditembak-prajurit-tni-al-bos-rental-mobil-tergopoh-gopoh-masuk-minimarket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/24/338/3116803/usai-ditembak-prajurit-tni-al-bos-rental-mobil-tergopoh-gopoh-masuk-minimarket"/><item><title>Usai Ditembak Prajurit TNI AL, Bos Rental Mobil Tergopoh-gopoh Masuk Minimarket</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/24/338/3116803/usai-ditembak-prajurit-tni-al-bos-rental-mobil-tergopoh-gopoh-masuk-minimarket</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/24/338/3116803/usai-ditembak-prajurit-tni-al-bos-rental-mobil-tergopoh-gopoh-masuk-minimarket</guid><pubDate>Senin 24 Februari 2025 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/24/338/3116803/sidang_kasus_pembunuhan_bos_rental_mobil_oleh_tni_al-iV2r_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang kasus pembunuhan bos rental mobil oleh TNI AL (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/24/338/3116803/sidang_kasus_pembunuhan_bos_rental_mobil_oleh_tni_al-iV2r_large.jpg</image><title>Sidang kasus pembunuhan bos rental mobil oleh TNI AL (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Bos rental mobil, Ilyas Abdurahman tewas di tangan prajurit TNI AL di rest area KM 45 ruas Jalan Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2025 silam. Ilyas ternyata sempat mencoba bangun setelah timah panas menghantam dadanya.&#13;
&#13;
Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Adapun saksi Ahmad Farizi yang merupakan karyawan minimarket yang melihat peristiwa itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat korban Ilyas ditembak, almarhum masuk (minimarket),&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya,&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sendiri? tidak ada yang bantu?,&amp;rdquo; tanya Hakim kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya (sendiri), engga ada (yang bantu),&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hakim lantas mempertanyakan kondisi Ilyas tepat saat ditembak. Menurut Farizi, saat itu Ilyas sempat terjatuh usai tertembak, sebelum akhirnya mencoba membangunkan dirinya dan masuk ke minimarket tempatnya bekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu (korban) gimana keadannya? tergopoh-gopoh? atau tangannya? atau jalannya?&amp;rdquo; ucap Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kan ditembak tuh, terus jatuh, jadi ditembak terus jatuh, bangun sambil megang dada, jalan ke dalam (minimarket),&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Farizi juga mengungkap, bahwa Ilyas masuk dengan membuka pintu minimarket dengan tangannya sendiri. Korban lantas langsung berselonjor lemas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah masuk lantas korban gimana,&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langsung ambil kursi, selonjor gitu duduk, agak baring dia,&amp;rdquo; jelas Farizi.&#13;
&#13;
Dalam pengakuannya, Farizi juga mengaku tak berani menolong Ilyas. Pada akhirnya, Ilyas dijemput oleh sebanyak empat orang lainnya untuk dibawa ke rumah sakit.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Tiga prajurit TNI Angkatan Laut (AL) &amp;nbsp;terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan bos rental mobil, Ilyas Abdurahman (48). Ketiganya didakwa melakukan pembunuhan berencana dan atau penadahan.&#13;
&#13;
Ketiga terdakwa yaitu Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo (terdakwa 1), Sertu Akbar Adli (terdakwa 2) dan Sertu Rafsin Hermawan (terdakwa 3).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oditur militer mendakwa Kelasi Kepala Bambang dan Sertu Akbar Adli didakwa Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara, Sertu Rafsin Hermawan terlihat tidak didakwa dengan Pasal pembunuhan. Selanjutnya, Oditur Militer langsung membacakan dakwaan untuk ketiganya tentang penadahan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Bos rental mobil, Ilyas Abdurahman tewas di tangan prajurit TNI AL di rest area KM 45 ruas Jalan Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2025 silam. Ilyas ternyata sempat mencoba bangun setelah timah panas menghantam dadanya.&#13;
&#13;
Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Adapun saksi Ahmad Farizi yang merupakan karyawan minimarket yang melihat peristiwa itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat korban Ilyas ditembak, almarhum masuk (minimarket),&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya,&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sendiri? tidak ada yang bantu?,&amp;rdquo; tanya Hakim kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya (sendiri), engga ada (yang bantu),&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hakim lantas mempertanyakan kondisi Ilyas tepat saat ditembak. Menurut Farizi, saat itu Ilyas sempat terjatuh usai tertembak, sebelum akhirnya mencoba membangunkan dirinya dan masuk ke minimarket tempatnya bekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu (korban) gimana keadannya? tergopoh-gopoh? atau tangannya? atau jalannya?&amp;rdquo; ucap Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kan ditembak tuh, terus jatuh, jadi ditembak terus jatuh, bangun sambil megang dada, jalan ke dalam (minimarket),&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Farizi juga mengungkap, bahwa Ilyas masuk dengan membuka pintu minimarket dengan tangannya sendiri. Korban lantas langsung berselonjor lemas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah masuk lantas korban gimana,&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langsung ambil kursi, selonjor gitu duduk, agak baring dia,&amp;rdquo; jelas Farizi.&#13;
&#13;
Dalam pengakuannya, Farizi juga mengaku tak berani menolong Ilyas. Pada akhirnya, Ilyas dijemput oleh sebanyak empat orang lainnya untuk dibawa ke rumah sakit.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Tiga prajurit TNI Angkatan Laut (AL) &amp;nbsp;terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan bos rental mobil, Ilyas Abdurahman (48). Ketiganya didakwa melakukan pembunuhan berencana dan atau penadahan.&#13;
&#13;
Ketiga terdakwa yaitu Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo (terdakwa 1), Sertu Akbar Adli (terdakwa 2) dan Sertu Rafsin Hermawan (terdakwa 3).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oditur militer mendakwa Kelasi Kepala Bambang dan Sertu Akbar Adli didakwa Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara, Sertu Rafsin Hermawan terlihat tidak didakwa dengan Pasal pembunuhan. Selanjutnya, Oditur Militer langsung membacakan dakwaan untuk ketiganya tentang penadahan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
