<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesaksian Karyawan Minimarket Terkait Penembakan Bos Rental Mobil: Dengar 4 Kali Tembakan</title><description>Dalam peristiwa penembakan tersebut, oknum TNI AL terungkap melepaskan timah panas sebanyak empat kali.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/24/340/3116756/kesaksian-karyawan-minimarket-terkait-penembakan-bos-rental-mobil-dengar-4-kali-tembakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/24/340/3116756/kesaksian-karyawan-minimarket-terkait-penembakan-bos-rental-mobil-dengar-4-kali-tembakan"/><item><title>Kesaksian Karyawan Minimarket Terkait Penembakan Bos Rental Mobil: Dengar 4 Kali Tembakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/24/340/3116756/kesaksian-karyawan-minimarket-terkait-penembakan-bos-rental-mobil-dengar-4-kali-tembakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/24/340/3116756/kesaksian-karyawan-minimarket-terkait-penembakan-bos-rental-mobil-dengar-4-kali-tembakan</guid><pubDate>Senin 24 Februari 2025 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/24/340/3116756/kesaksian_karyawan_minimarket_terkait_penembakan_bos_rental_mobil-7ciK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kesaksian karyawan minimarket terkait penembakan bos rental mobil (Foto: Okezone/Jonathan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/24/340/3116756/kesaksian_karyawan_minimarket_terkait_penembakan_bos_rental_mobil-7ciK_large.jpg</image><title>Kesaksian karyawan minimarket terkait penembakan bos rental mobil (Foto: Okezone/Jonathan)</title></images><description>JAKARTA - Bos rental mobil, Ilyas Abdurahman tewas di tangan oknum TNI AL di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak. Dalam peristiwa penembakan tersebut, oknum TNI AL terungkap melepaskan timah panas sebanyak empat kali.&#13;
&#13;
Hal itu diungkap oleh karyawan minimarket Indomaret bernama Ahmad Farizi. Farizi dihadirkan dalam sidang pada Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/2/2025).&#13;
&#13;
Saksi mengungkap tembakan pertama dilakukan oleh oknum TNI AL yang keluar dari sebuah mobil berwarna hitam. Tembakan kedua, dilakukan oleh orang yang sama namun pelaku telah keluar mobil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah mendengar tembakan pertama saya masuk (Indomaret) agak jauh. Pas dengar tembakan kedua saya ngintip lagi (ke luar) karena yang nembak keluar mobil,&amp;rdquo; ucap Farizi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun tembakan ketiga merupakan tembakan yang bersarang pada korban. Timah panas pada tembakan ketiga mengenai Ramli. &amp;ldquo;Setelah mendengar tembakan kedua, langsung dengar tembakan ketiga?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah itu langsung menembak korban pertama,&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apakah korban yang meninggal dunia?&amp;rdquo; tanya Hakim lagi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan,&amp;rdquo; ungkap Farizi.&#13;
&#13;
Hakim kemudian mencecar terkait tembakan keempat. Dalam keterangannya, Farizi menyebut tembakan keempat bersarang di tubuh korban bos rental Ilyas Abdurahman.&#13;
&#13;
Farizi merinci, tembakan keempat dilepaskan saat Ilyas mencoba mendekat ke arah Ramli. Ilyas saat itu langsung ditembak ke arah dada.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah tembakan ketiga ke saudara Ramli. Si penembak ini ke arah mana lagi?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah menembak korban yang pertama, dateng tuh korban kedua (Ilyas), nyamperin (ke arah Ramli dan penembak),&amp;rdquo; ungkap Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu datang dari arah penembak, depan atau samping?&amp;rdquo; tanya hakim kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari depan Indomaret sih pak,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Farizi mengungkap peristiwa penembakan keempat terjadi saat pelaku penembak berhadap-hadapan dengan Ilyas dengan jarak sekirar satu meter. Setelahnya, Farizi memastikan tidak ada tembakan lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka (Ilyas dan penembakan) langsung berhadap-hadapan?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya,&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langsung ditembak?&amp;rdquo; tanya hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya,&amp;rdquo; tutur Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berarti itu tembakan keempat? Saksi mendengar ada tembakan lain?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya (tembakan keempat). Tidak ada tembakan lain,&amp;rdquo; tutup Farizi.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Tiga prajurit TNI Angkatan Laut (AL) &amp;nbsp;terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan bos rental mobil, Ilyas Abdurahman (48). Ketiganya didakwa melakukan pembunuhan berencana dan atau penadahan.&#13;
&#13;
Ketiga terdakwa yaitu Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo (terdakwa 1), Sertu Akbar Adli (terdakwa 2) dan Sertu Rafsin Hermawan (terdakwa 3).&#13;
&#13;
Oditur militer mendakwa Kelasi Kepala Bambang dan Sertu Akbar Adli didakwa Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara, Sertu Rafsin Hermawan terlihat tidak didakwa dengan Pasal pembunuhan. Selanjutnya, Oditur Militer langsung membacakan dakwaan untuk ketiganya tentang penadahan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bos rental mobil, Ilyas Abdurahman tewas di tangan oknum TNI AL di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak. Dalam peristiwa penembakan tersebut, oknum TNI AL terungkap melepaskan timah panas sebanyak empat kali.&#13;
&#13;
Hal itu diungkap oleh karyawan minimarket Indomaret bernama Ahmad Farizi. Farizi dihadirkan dalam sidang pada Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/2/2025).&#13;
&#13;
Saksi mengungkap tembakan pertama dilakukan oleh oknum TNI AL yang keluar dari sebuah mobil berwarna hitam. Tembakan kedua, dilakukan oleh orang yang sama namun pelaku telah keluar mobil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah mendengar tembakan pertama saya masuk (Indomaret) agak jauh. Pas dengar tembakan kedua saya ngintip lagi (ke luar) karena yang nembak keluar mobil,&amp;rdquo; ucap Farizi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun tembakan ketiga merupakan tembakan yang bersarang pada korban. Timah panas pada tembakan ketiga mengenai Ramli. &amp;ldquo;Setelah mendengar tembakan kedua, langsung dengar tembakan ketiga?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah itu langsung menembak korban pertama,&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apakah korban yang meninggal dunia?&amp;rdquo; tanya Hakim lagi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan,&amp;rdquo; ungkap Farizi.&#13;
&#13;
Hakim kemudian mencecar terkait tembakan keempat. Dalam keterangannya, Farizi menyebut tembakan keempat bersarang di tubuh korban bos rental Ilyas Abdurahman.&#13;
&#13;
Farizi merinci, tembakan keempat dilepaskan saat Ilyas mencoba mendekat ke arah Ramli. Ilyas saat itu langsung ditembak ke arah dada.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah tembakan ketiga ke saudara Ramli. Si penembak ini ke arah mana lagi?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah menembak korban yang pertama, dateng tuh korban kedua (Ilyas), nyamperin (ke arah Ramli dan penembak),&amp;rdquo; ungkap Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu datang dari arah penembak, depan atau samping?&amp;rdquo; tanya hakim kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari depan Indomaret sih pak,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Farizi mengungkap peristiwa penembakan keempat terjadi saat pelaku penembak berhadap-hadapan dengan Ilyas dengan jarak sekirar satu meter. Setelahnya, Farizi memastikan tidak ada tembakan lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka (Ilyas dan penembakan) langsung berhadap-hadapan?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya,&amp;rdquo; jawab Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langsung ditembak?&amp;rdquo; tanya hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya,&amp;rdquo; tutur Farizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berarti itu tembakan keempat? Saksi mendengar ada tembakan lain?&amp;rdquo; tanya Hakim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya (tembakan keempat). Tidak ada tembakan lain,&amp;rdquo; tutup Farizi.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Tiga prajurit TNI Angkatan Laut (AL) &amp;nbsp;terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan bos rental mobil, Ilyas Abdurahman (48). Ketiganya didakwa melakukan pembunuhan berencana dan atau penadahan.&#13;
&#13;
Ketiga terdakwa yaitu Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo (terdakwa 1), Sertu Akbar Adli (terdakwa 2) dan Sertu Rafsin Hermawan (terdakwa 3).&#13;
&#13;
Oditur militer mendakwa Kelasi Kepala Bambang dan Sertu Akbar Adli didakwa Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara, Sertu Rafsin Hermawan terlihat tidak didakwa dengan Pasal pembunuhan. Selanjutnya, Oditur Militer langsung membacakan dakwaan untuk ketiganya tentang penadahan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
