<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Gubernur Bali I Wayan Koster, Kader PDIP yang Tak Ikut Retreat Akmil Magelang</title><description>Bima Arya menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kabar dari 10 kepala daerah tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/25/337/3117206/profil-gubernur-bali-i-wayan-koster-kader-pdip-yang-tak-ikut-retreat-akmil-magelang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/25/337/3117206/profil-gubernur-bali-i-wayan-koster-kader-pdip-yang-tak-ikut-retreat-akmil-magelang"/><item><title>Profil Gubernur Bali I Wayan Koster, Kader PDIP yang Tak Ikut Retreat Akmil Magelang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/25/337/3117206/profil-gubernur-bali-i-wayan-koster-kader-pdip-yang-tak-ikut-retreat-akmil-magelang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/25/337/3117206/profil-gubernur-bali-i-wayan-koster-kader-pdip-yang-tak-ikut-retreat-akmil-magelang</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2025 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/25/337/3117206/viral-h2Dc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profil Gubernur Bali I Wayan Koster, Kader PDIP yang Tak Ikut Retreat Akmil Magelang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/25/337/3117206/viral-h2Dc_large.jpg</image><title>Profil Gubernur Bali I Wayan Koster, Kader PDIP yang Tak Ikut Retreat Akmil Magelang</title></images><description>JAKARTA - Profil Gubernur Bali I Wayan Koster, kader PDIP yang tak ikut Retreat Akmil Magelang, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone hari, Selasa (25/2/2025). Kegiatan retreat yang seharusnya diikuti 503 kepala daerah, masih menyisakan 10 peserta yang belum bergabung hingga Senin&amp;nbsp;malam.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kabar dari 10 kepala daerah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam catatan kami, dari 503 peserta, 493 sudah bergabung. Jadi ada 10 yang belum bergabung,&amp;quot; ujar Bima ditemui disela-sela kegiatan retreat, Senin (24/02/2025).&#13;
&#13;
Bima menyebut, satu dari antara 10 kepala daerah yang belum hadir adalah Gubernur Bali, Wayan Koster. Namun, dirinya berharap kepala daerah segera bergabung dalam kegiatan retreat ini. &amp;quot;Termasuk pak Koster dari Bali,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Profil I Wayan Koster&#13;
&#13;
I Wayan Koster merupakan pria kelahiran 20 Oktober 1962 di Singaraja, Bali. I Wayan Koster merupakan seorang lulusan dari Institut Teknologi Bandung, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi International Golden Institut dan Universitas Negeri Jakarta.&#13;
&#13;
Dia diketahui memeluk agama Hindu. Bahkan dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia dan juga Sekretaris Jenderal DPP Prajaniti Hindu Indonesia.&#13;
&#13;
I Wayan Koster mengawali kariernya di dunia pendidikan dan penelitian. Dirinya pernah menjadi seorang peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Depdikbud dan juga menjadi dosen di beberapa universitas di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Terjun ke Dunia Politik&#13;
&#13;
I Wayan Koster mulai terjun di dunia politik pada usia 41 tahun dengan menjadi seorang Staf Ahli Kelompok Fraksi POKSI II F PDI Perjuangan selama satu tahun. Setelahnya, ayah dua anak ini mencalonkan diri di Pemilu Legislatif tahun 2004 dan terpilih menjadi seorang anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga.&#13;
&#13;
Pada pesta rakyat berikutnya, I Wayan Koster kembali menjadi anggota DPR RI pada periode 2009-2014 era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono serta periode 2014-2019 era Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.&#13;
&#13;
3. Maju Pilgub Bali&#13;
&#13;
Pada 2018, I Wayan Koster memutuskan untuk menjadi calon Gubernur Bali bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Dengan perolehan suara 57,68%, pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKB, dan PKPI ini resmi terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Periode 2018-2023.&#13;
&#13;
Pada 23 Agustus 2024 Koster kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Bali di Pemilihan umum Gubernur Bali 2024, dia kembali diusung oleh partai PDI-P, kali ini Ia didampingi oleh Bupati Badung dua periode yaitu I Nyoman Giri Prasta.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Profil Gubernur Bali I Wayan Koster, kader PDIP yang tak ikut Retreat Akmil Magelang, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone hari, Selasa (25/2/2025). Kegiatan retreat yang seharusnya diikuti 503 kepala daerah, masih menyisakan 10 peserta yang belum bergabung hingga Senin&amp;nbsp;malam.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kabar dari 10 kepala daerah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam catatan kami, dari 503 peserta, 493 sudah bergabung. Jadi ada 10 yang belum bergabung,&amp;quot; ujar Bima ditemui disela-sela kegiatan retreat, Senin (24/02/2025).&#13;
&#13;
Bima menyebut, satu dari antara 10 kepala daerah yang belum hadir adalah Gubernur Bali, Wayan Koster. Namun, dirinya berharap kepala daerah segera bergabung dalam kegiatan retreat ini. &amp;quot;Termasuk pak Koster dari Bali,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Profil I Wayan Koster&#13;
&#13;
I Wayan Koster merupakan pria kelahiran 20 Oktober 1962 di Singaraja, Bali. I Wayan Koster merupakan seorang lulusan dari Institut Teknologi Bandung, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi International Golden Institut dan Universitas Negeri Jakarta.&#13;
&#13;
Dia diketahui memeluk agama Hindu. Bahkan dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia dan juga Sekretaris Jenderal DPP Prajaniti Hindu Indonesia.&#13;
&#13;
I Wayan Koster mengawali kariernya di dunia pendidikan dan penelitian. Dirinya pernah menjadi seorang peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Depdikbud dan juga menjadi dosen di beberapa universitas di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Terjun ke Dunia Politik&#13;
&#13;
I Wayan Koster mulai terjun di dunia politik pada usia 41 tahun dengan menjadi seorang Staf Ahli Kelompok Fraksi POKSI II F PDI Perjuangan selama satu tahun. Setelahnya, ayah dua anak ini mencalonkan diri di Pemilu Legislatif tahun 2004 dan terpilih menjadi seorang anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga.&#13;
&#13;
Pada pesta rakyat berikutnya, I Wayan Koster kembali menjadi anggota DPR RI pada periode 2009-2014 era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono serta periode 2014-2019 era Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.&#13;
&#13;
3. Maju Pilgub Bali&#13;
&#13;
Pada 2018, I Wayan Koster memutuskan untuk menjadi calon Gubernur Bali bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Dengan perolehan suara 57,68%, pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKB, dan PKPI ini resmi terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Periode 2018-2023.&#13;
&#13;
Pada 23 Agustus 2024 Koster kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Bali di Pemilihan umum Gubernur Bali 2024, dia kembali diusung oleh partai PDI-P, kali ini Ia didampingi oleh Bupati Badung dua periode yaitu I Nyoman Giri Prasta.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
