<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Pria Bejat Pemerkosa Anak Disabilitas Ditangkap!</title><description>Polres Metro Jakarta Timur mengungkap kasus pemerkosaan yang menimpa anak disabilitas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/25/338/3117026/2-pria-bejat-pemerkosa-anak-disabilitas-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/25/338/3117026/2-pria-bejat-pemerkosa-anak-disabilitas-ditangkap"/><item><title>2 Pria Bejat Pemerkosa Anak Disabilitas Ditangkap!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/25/338/3117026/2-pria-bejat-pemerkosa-anak-disabilitas-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/25/338/3117026/2-pria-bejat-pemerkosa-anak-disabilitas-ditangkap</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2025 07:52 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/25/338/3117026/pemerkosaan-u1hH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly (Foto: Jonathan Simanjuntak/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/25/338/3117026/pemerkosaan-u1hH_large.jpg</image><title>Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly (Foto: Jonathan Simanjuntak/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap kasus pemerkosaan yang menimpa anak disabilitas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku berjumlah dua orang. Inisial B alias O dan I,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, dikutip Selasa (24/2/2025).&#13;
&#13;
Nicolas menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika ibu korban memutuskan untuk menikah lagi. Pernikahan itu membuat anaknya yang penyandang disabilitas terlantar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ibunya kurang perhatian terhadap dia. Akhirnya dia kan kemana-mana hidupnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di saat bersamaan, dua pria hidung belang ternyata tertarik dengan korban. Korban pun diperdaya hingga akhirnya terjadi pemerkosaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasus ini terungkap saat dua pelaku pemerkosa memilih untuk membawa kabur korban. Keluarga yang saat itu menyadari pun langsung membuat laporan ke polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi laporan pertama ke kita itu bukan kasus percabulan, tapi melarikan anak di bawah umur. Pelaku adalah om-om atau bapak-bapak yang umurnya sudah tidak muda lagi, cuma dia sudah bercerai dengan istrinya,&amp;quot; jelas Nicolas.&#13;
&#13;
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Sementara, polisi juga memastikan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain demi menjamin hak-hak korban terpenuhi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap kasus pemerkosaan yang menimpa anak disabilitas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku berjumlah dua orang. Inisial B alias O dan I,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, dikutip Selasa (24/2/2025).&#13;
&#13;
Nicolas menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika ibu korban memutuskan untuk menikah lagi. Pernikahan itu membuat anaknya yang penyandang disabilitas terlantar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ibunya kurang perhatian terhadap dia. Akhirnya dia kan kemana-mana hidupnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di saat bersamaan, dua pria hidung belang ternyata tertarik dengan korban. Korban pun diperdaya hingga akhirnya terjadi pemerkosaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasus ini terungkap saat dua pelaku pemerkosa memilih untuk membawa kabur korban. Keluarga yang saat itu menyadari pun langsung membuat laporan ke polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi laporan pertama ke kita itu bukan kasus percabulan, tapi melarikan anak di bawah umur. Pelaku adalah om-om atau bapak-bapak yang umurnya sudah tidak muda lagi, cuma dia sudah bercerai dengan istrinya,&amp;quot; jelas Nicolas.&#13;
&#13;
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Sementara, polisi juga memastikan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain demi menjamin hak-hak korban terpenuhi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
