<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mega Skandal BBM Oplosan Rugikan Negara Rp193,7 Triliun</title><description>Empat dari tujuh tersangka merupakan Direktur Sub Holding Pertamina, sementara tiga tersangka lainnya dari broker swasta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/26/337/3117356/mega-skandal-bbm-oplosan-rugikan-negara-rp193-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/26/337/3117356/mega-skandal-bbm-oplosan-rugikan-negara-rp193-7-triliun"/><item><title>Mega Skandal BBM Oplosan Rugikan Negara Rp193,7 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/26/337/3117356/mega-skandal-bbm-oplosan-rugikan-negara-rp193-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/26/337/3117356/mega-skandal-bbm-oplosan-rugikan-negara-rp193-7-triliun</guid><pubDate>Rabu 26 Februari 2025 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/26/337/3117356/kejagung-TaOU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mega Skandal BBM Oplosan Rugikan Negara Rp193,7 Triliun</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/26/337/3117356/kejagung-TaOU_large.jpg</image><title>Mega Skandal BBM Oplosan Rugikan Negara Rp193,7 Triliun</title></images><description>JAKARTA - Kejaksan Agung menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerjasama periode 2018-2023.&#13;
&#13;
Empat dari tujuh tersangka merupakan Direktur Sub Holding Pertamina, sementara tiga tersangka lainnya dari broker swasta.&#13;
&#13;
Permufakatan jahat tersebut diperkirakan merugikan negara hingga Rp193,7 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Modusnya, pengadaan produk kilang dengan membeli RON 92 atau Pertamax.&#13;
&#13;
Padahal yang dibeli adalah Ron 90 atau Pertalite, lalu dilakukan blending di depo untuk menjadi RON 92.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksan Agung menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerjasama periode 2018-2023.&#13;
&#13;
Empat dari tujuh tersangka merupakan Direktur Sub Holding Pertamina, sementara tiga tersangka lainnya dari broker swasta.&#13;
&#13;
Permufakatan jahat tersebut diperkirakan merugikan negara hingga Rp193,7 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Modusnya, pengadaan produk kilang dengan membeli RON 92 atau Pertamax.&#13;
&#13;
Padahal yang dibeli adalah Ron 90 atau Pertalite, lalu dilakukan blending di depo untuk menjadi RON 92.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
