<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>30 Rumah di Duren Sawit Kebakaran, Diduga karena Petasan</title><description>Kebakaran hebat terjadi di Jalan Tegal Amba, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (28/2/2025) malam&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/01/338/3118304/30-rumah-di-duren-sawit-kebakaran-diduga-karena-petasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/01/338/3118304/30-rumah-di-duren-sawit-kebakaran-diduga-karena-petasan"/><item><title>30 Rumah di Duren Sawit Kebakaran, Diduga karena Petasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/01/338/3118304/30-rumah-di-duren-sawit-kebakaran-diduga-karena-petasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/01/338/3118304/30-rumah-di-duren-sawit-kebakaran-diduga-karena-petasan</guid><pubDate>Sabtu 01 Maret 2025 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/28/338/3118304/30_rumah_di_uren_sawit_kebakaran_diduga_karena_petasan-9Ngs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">30 Rumah di uren Sawit Kebakaran, Diduga karena Petasan (Foto Ilustrasi : Freepik) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/28/338/3118304/30_rumah_di_uren_sawit_kebakaran_diduga_karena_petasan-9Ngs_large.jpg</image><title>30 Rumah di uren Sawit Kebakaran, Diduga karena Petasan (Foto Ilustrasi : Freepik) </title></images><description>JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Tegal Amba, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (28/2/2025) malam. Api awalnya berasal dari salah satu warga, namun menjalar dan menghanguskan 30 rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Awal api terlihat dari lantai dua rumah Bapak Yadi,&amp;quot; tulis keterangan, command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (28/2/2025).&#13;
&#13;
Api lantas kian membesar, sebab dari lantai 2 rumah itu menyimpan petasan. Warga yang melihat kobaran api pun berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga melihat api langsung membesar dikarenakan di lantai dua tersebut pemilik menyimpan petasan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun peristiwa ini dilaporkan terjadi pada pukul 17.55 WIB. Setelah adanya proses pemadaman dengan mengerahkan 16 unit mobil Pemadam kebakaran, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 20.15 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengerahan 16 unit pemadam dan 80 orang personel,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Musibah ini mengakibatkan 120 jiwa terdampak. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 600 juta.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Tegal Amba, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (28/2/2025) malam. Api awalnya berasal dari salah satu warga, namun menjalar dan menghanguskan 30 rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Awal api terlihat dari lantai dua rumah Bapak Yadi,&amp;quot; tulis keterangan, command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (28/2/2025).&#13;
&#13;
Api lantas kian membesar, sebab dari lantai 2 rumah itu menyimpan petasan. Warga yang melihat kobaran api pun berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga melihat api langsung membesar dikarenakan di lantai dua tersebut pemilik menyimpan petasan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun peristiwa ini dilaporkan terjadi pada pukul 17.55 WIB. Setelah adanya proses pemadaman dengan mengerahkan 16 unit mobil Pemadam kebakaran, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 20.15 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengerahan 16 unit pemadam dan 80 orang personel,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Musibah ini mengakibatkan 120 jiwa terdampak. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 600 juta.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
