<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;Meletus Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.500 Meter</title><description>Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118034/gunung-nbsp-dukono-nbsp-meletus-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-500-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118034/gunung-nbsp-dukono-nbsp-meletus-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-500-meter"/><item><title>Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;Meletus Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.500 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118034/gunung-nbsp-dukono-nbsp-meletus-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-500-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118034/gunung-nbsp-dukono-nbsp-meletus-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-500-meter</guid><pubDate>Jum'at 28 Februari 2025 08:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/28/340/3118034/gunung_dukono_meletus-pDK5_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Meletus. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/28/340/3118034/gunung_dukono_meletus-pDK5_large.jpeg</image><title>Gunung Dukono Meletus. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Gunung Dukono&amp;nbsp;di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pagi ini, Jumat (28/2/2025), sekira pukul 08.31 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.500 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Jumat, 28 Februari 2025, pukul 08:31 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1.500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2587 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Dukono&amp;nbsp;di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pagi ini, Jumat (28/2/2025), sekira pukul 08.31 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.500 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Jumat, 28 Februari 2025, pukul 08:31 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1.500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2587 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
