<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Landa Pesawaran Lampung, 836 Unit Rumah Terendam</title><description>Bencana banjir terjadi di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, pada Kamis 27 Februari 2025. Sedikitnya sebanyak 836 unit rumah terdampak bencana itu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118044/banjir-landa-pesawaran-lampung-836-unit-rumah-terendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118044/banjir-landa-pesawaran-lampung-836-unit-rumah-terendam"/><item><title>Banjir Landa Pesawaran Lampung, 836 Unit Rumah Terendam</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118044/banjir-landa-pesawaran-lampung-836-unit-rumah-terendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/28/340/3118044/banjir-landa-pesawaran-lampung-836-unit-rumah-terendam</guid><pubDate>Jum'at 28 Februari 2025 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/28/340/3118044/banjir_di_lampung-ir5E_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Lampung (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/28/340/3118044/banjir_di_lampung-ir5E_large.jpg</image><title>Banjir di Lampung (foto: dok BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Bencana banjir terjadi di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, pada Kamis 27 Februari 2025. Sedikitnya sebanyak 836 unit rumah terdampak bencana itu.&#13;
&#13;
Kepala Pusat, Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir terjadi akibatnya luapan debit air sungai. Saat itu, hujan dengan intensitas tinggi memang tengah mengguyur wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedikitnya 836 kepala keluarga dan 836 unit rumah yang berada di sembilan desa yang ada di Kecamatan Gedong Tataan dan Kecamatan Negeri Katon, terdampak dari banjir,&amp;rdquo; kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun ketinggian genangan air bervariasi mulai dari 30 cm. Sementara, genangan tertinggi mencapai 100 cm atau satu meter.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ketinggian (banjir) dari 30 sampai 100 cm,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
BNPB juga melakukan operasi penanganan darurat atas banjir ini. BNPB juga terus mendata korban-korban yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Guna melakukan penanganan darurat, BPBD Kabupaten Pesawaran langsung menuju lokasi untuk lakukan pendataan dan lakukan koordinasi dengan pihak aparat setempat,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Bencana banjir terjadi di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, pada Kamis 27 Februari 2025. Sedikitnya sebanyak 836 unit rumah terdampak bencana itu.&#13;
&#13;
Kepala Pusat, Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir terjadi akibatnya luapan debit air sungai. Saat itu, hujan dengan intensitas tinggi memang tengah mengguyur wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedikitnya 836 kepala keluarga dan 836 unit rumah yang berada di sembilan desa yang ada di Kecamatan Gedong Tataan dan Kecamatan Negeri Katon, terdampak dari banjir,&amp;rdquo; kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun ketinggian genangan air bervariasi mulai dari 30 cm. Sementara, genangan tertinggi mencapai 100 cm atau satu meter.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ketinggian (banjir) dari 30 sampai 100 cm,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
BNPB juga melakukan operasi penanganan darurat atas banjir ini. BNPB juga terus mendata korban-korban yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Guna melakukan penanganan darurat, BPBD Kabupaten Pesawaran langsung menuju lokasi untuk lakukan pendataan dan lakukan koordinasi dengan pihak aparat setempat,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
