<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Ramadhan, 150 KK Mengungsi Usai Banjir 1 Meter Rendam Karawang</title><description>Satu hari menjelang Bulan Ramadhan 2025, sebanyak 150 kepala keluarga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, kebanjiran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/28/525/3118206/jelang-ramadhan-150-kk-mengungsi-usai-banjir-1-meter-rendam-karawang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/02/28/525/3118206/jelang-ramadhan-150-kk-mengungsi-usai-banjir-1-meter-rendam-karawang"/><item><title>Jelang Ramadhan, 150 KK Mengungsi Usai Banjir 1 Meter Rendam Karawang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/02/28/525/3118206/jelang-ramadhan-150-kk-mengungsi-usai-banjir-1-meter-rendam-karawang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/02/28/525/3118206/jelang-ramadhan-150-kk-mengungsi-usai-banjir-1-meter-rendam-karawang</guid><pubDate>Jum'at 28 Februari 2025 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/28/525/3118206/150_kk_di_karawang_kebanjiran_jelang_bulan_ramadhan-udkC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">150 KK di Karawang kebanjiran jelang Bulan Ramadhan (Foto : Okezone/Nila)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/28/525/3118206/150_kk_di_karawang_kebanjiran_jelang_bulan_ramadhan-udkC_large.jpg</image><title>150 KK di Karawang kebanjiran jelang Bulan Ramadhan (Foto : Okezone/Nila)</title></images><description>KARAWANG - Satu hari menjelang Bulan Ramadhan 2025, sebanyak 150 kepala keluarga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, kebanjiran. Banjir setinggi 1 meter merendam puluhan rumah dan memaksa warga mengungsi. Warga mengaku pasrah dengan musibah yang terjadi disaat datang bulan ramadan.&#13;
&#13;
Menurut keterangan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming, mengatakan banjir di Desa Karangligar merendam 3 RT dengan jumlah KK mencapai 150 KK. Banjir terjadi setelah hujan turun selama 3 hari berturut turut dengan intensitas tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sungai Citarum dan sungai Cibeet yang melintasi Desa Karangligar meluap hingga masuk pemukiman warga. &amp;quot;Air sungai meluap karena hujan dengan intesitas tinggi selama 3 hari berturut turut. Air sampai saat ini masih tinggi sekitar 1 meter 20 cm,&amp;quot; kata Kaming, Jumat (28/2/2025).&#13;
&#13;
Menurut Kaming, banjir di Karangligar sudah menjadi langganan setiap tahunnya. Namun banjir tahun ini menambah kesedihan warga karena datangnya bulan ramadan. Warga terpaksa mengungsi karena banjir terus meninggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga mengungsi ke kantor desa atau di Masjid. Untuk menjalankan sahur dan puasa di tempat pengungsian,&amp;quot; kata Kaming.&#13;
&#13;
Kaming mengatakan petugas BPBD akan membantu warga menjalankan ibadah puasa dengan mengirim makanan untuk sahur dan berbuka puasa. Selain itu petugas BPBD akan ditempatkan menjaga rumah warga yang ditinggalkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan terus siaga sampai warga kembali ke rumah masing- masing,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>KARAWANG - Satu hari menjelang Bulan Ramadhan 2025, sebanyak 150 kepala keluarga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, kebanjiran. Banjir setinggi 1 meter merendam puluhan rumah dan memaksa warga mengungsi. Warga mengaku pasrah dengan musibah yang terjadi disaat datang bulan ramadan.&#13;
&#13;
Menurut keterangan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming, mengatakan banjir di Desa Karangligar merendam 3 RT dengan jumlah KK mencapai 150 KK. Banjir terjadi setelah hujan turun selama 3 hari berturut turut dengan intensitas tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sungai Citarum dan sungai Cibeet yang melintasi Desa Karangligar meluap hingga masuk pemukiman warga. &amp;quot;Air sungai meluap karena hujan dengan intesitas tinggi selama 3 hari berturut turut. Air sampai saat ini masih tinggi sekitar 1 meter 20 cm,&amp;quot; kata Kaming, Jumat (28/2/2025).&#13;
&#13;
Menurut Kaming, banjir di Karangligar sudah menjadi langganan setiap tahunnya. Namun banjir tahun ini menambah kesedihan warga karena datangnya bulan ramadan. Warga terpaksa mengungsi karena banjir terus meninggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga mengungsi ke kantor desa atau di Masjid. Untuk menjalankan sahur dan puasa di tempat pengungsian,&amp;quot; kata Kaming.&#13;
&#13;
Kaming mengatakan petugas BPBD akan membantu warga menjalankan ibadah puasa dengan mengirim makanan untuk sahur dan berbuka puasa. Selain itu petugas BPBD akan ditempatkan menjaga rumah warga yang ditinggalkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan terus siaga sampai warga kembali ke rumah masing- masing,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
