<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>31 RT di Jaksel dan Jaktim Masih Terendam Banjir Luapan Ciliwung Malam Ini</title><description>Kapusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan mengatakan puluhan RT masih terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Senin (3/3/2025) malam ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/03/338/3119025/31-rt-di-jaksel-dan-jaktim-masih-terendam-banjir-luapan-ciliwung-malam-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/03/338/3119025/31-rt-di-jaksel-dan-jaktim-masih-terendam-banjir-luapan-ciliwung-malam-ini"/><item><title>31 RT di Jaksel dan Jaktim Masih Terendam Banjir Luapan Ciliwung Malam Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/03/338/3119025/31-rt-di-jaksel-dan-jaktim-masih-terendam-banjir-luapan-ciliwung-malam-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/03/338/3119025/31-rt-di-jaksel-dan-jaktim-masih-terendam-banjir-luapan-ciliwung-malam-ini</guid><pubDate>Senin 03 Maret 2025 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/03/338/3119025/ilustrasi_banjir-XWvq_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Banjir. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/03/338/3119025/ilustrasi_banjir-XWvq_large.png</image><title>Ilustrasi Banjir. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Kapusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan mengatakan puluhan RT masih terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Senin (3/3/2025) malam ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Update pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 31 RT,&amp;quot; kata Yohan.&#13;
&#13;
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:&#13;
&#13;
Jakarta Selatan terdapat 16 RT yang terdiri dari:&#13;
&#13;
- Kel. Pengadegan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
* Jumlah: 1 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 80 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Rawajati&#13;
&#13;
* Jumlah: 7 RT&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
* Ketinggian: 40 s.d 110 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Pejaten Timur&#13;
&#13;
* Jumlah: 6 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 170 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Kebon Baru&#13;
&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 60 s.d 100 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
Jakarta Timur terdapat 15 RT yang terdiri dari:&#13;
&#13;
- Kel. Bidara Cina&#13;
&#13;
* Jumlah: 3 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 40 s.d 160 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Kampung Melayu&#13;
&#13;
* Jumlah: 5 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 60 s.d 150 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cawang&#13;
&#13;
* Jumlah: 5 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 170 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cililitan&#13;
&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 90 s.d 180 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
Sedangkan Wilayah yang sudah surut sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Kel. Srengseng Sawah: 2 RT&#13;
&#13;
2. Kel. Lenteng Agung: 3 RT&#13;
&#13;
3. Kel. Kampung Melayu : 22 RT&#13;
&#13;
4. Kel. Tanjung Barat : 4 RT&#13;
&#13;
5. Kel. Gedong : 3 RT&#13;
&#13;
6. Kel. Balekambang : 3 RT&#13;
&#13;
Pengungsi:&#13;
&#13;
Kel. Kampung Melayu&#13;
&#13;
1. SDN Kampung Melayu 01/02 (30 Jiwa)&#13;
&#13;
2. Masjid Jami Miftahul Huda (181 Jiwa)&#13;
&#13;
Kel. Bidara Cina&#13;
&#13;
3. RPTRA RT.10/11 (17 Jiwa)&#13;
&#13;
4. Aula Kelurahan Bidara Cina (21 Jiwa)&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Masjid Abrol RT.12/11 (26 Jiwa)&#13;
&#13;
6. SKKT RT.6,13 /11 (20 Jiwa)&#13;
&#13;
7. Majlis Ta&amp;#39;lim masjid Abrol RT 10/11 (24 Jiwa)&#13;
&#13;
Kel. Cawang&#13;
&#13;
8. Musholla Al Ishlah (30 Jiwa)&#13;
&#13;
9. Ruko - Ruko Pinggir Jalan (130 Jiwa)&#13;
&#13;
Kel. Pejaten Timur&#13;
&#13;
10. SDN 22 (450 Jiwa)&#13;
&#13;
11. SMPN 46 (300 Jiwa)&#13;
&#13;
BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan mengatakan puluhan RT masih terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Senin (3/3/2025) malam ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Update pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 31 RT,&amp;quot; kata Yohan.&#13;
&#13;
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:&#13;
&#13;
Jakarta Selatan terdapat 16 RT yang terdiri dari:&#13;
&#13;
- Kel. Pengadegan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
* Jumlah: 1 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 80 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Rawajati&#13;
&#13;
* Jumlah: 7 RT&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
* Ketinggian: 40 s.d 110 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Pejaten Timur&#13;
&#13;
* Jumlah: 6 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 170 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Kebon Baru&#13;
&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 60 s.d 100 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
Jakarta Timur terdapat 15 RT yang terdiri dari:&#13;
&#13;
- Kel. Bidara Cina&#13;
&#13;
* Jumlah: 3 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 40 s.d 160 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Kampung Melayu&#13;
&#13;
* Jumlah: 5 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 60 s.d 150 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cawang&#13;
&#13;
* Jumlah: 5 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 170 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cililitan&#13;
&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
&#13;
* Ketinggian: 90 s.d 180 cm&#13;
&#13;
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
Sedangkan Wilayah yang sudah surut sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Kel. Srengseng Sawah: 2 RT&#13;
&#13;
2. Kel. Lenteng Agung: 3 RT&#13;
&#13;
3. Kel. Kampung Melayu : 22 RT&#13;
&#13;
4. Kel. Tanjung Barat : 4 RT&#13;
&#13;
5. Kel. Gedong : 3 RT&#13;
&#13;
6. Kel. Balekambang : 3 RT&#13;
&#13;
Pengungsi:&#13;
&#13;
Kel. Kampung Melayu&#13;
&#13;
1. SDN Kampung Melayu 01/02 (30 Jiwa)&#13;
&#13;
2. Masjid Jami Miftahul Huda (181 Jiwa)&#13;
&#13;
Kel. Bidara Cina&#13;
&#13;
3. RPTRA RT.10/11 (17 Jiwa)&#13;
&#13;
4. Aula Kelurahan Bidara Cina (21 Jiwa)&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Masjid Abrol RT.12/11 (26 Jiwa)&#13;
&#13;
6. SKKT RT.6,13 /11 (20 Jiwa)&#13;
&#13;
7. Majlis Ta&amp;#39;lim masjid Abrol RT 10/11 (24 Jiwa)&#13;
&#13;
Kel. Cawang&#13;
&#13;
8. Musholla Al Ishlah (30 Jiwa)&#13;
&#13;
9. Ruko - Ruko Pinggir Jalan (130 Jiwa)&#13;
&#13;
Kel. Pejaten Timur&#13;
&#13;
10. SDN 22 (450 Jiwa)&#13;
&#13;
11. SMPN 46 (300 Jiwa)&#13;
&#13;
BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
