<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Budidaya 120 Ribu Lele dan Tanam 500 Pohon Pepaya sebagai Solusi Ketahanan Pangan</title><description>Rumah Pangan tersebut mencakup budidaya 120 ribu ekor ikan lele yang menggunakan kolam komunal dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta penanaman 500 pohon pepaya di lahan desa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/03/340/3119067/warga-budidaya-120-ribu-lele-dan-tanam-500-pohon-pepaya-sebagai-solusi-ketahanan-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/03/340/3119067/warga-budidaya-120-ribu-lele-dan-tanam-500-pohon-pepaya-sebagai-solusi-ketahanan-pangan"/><item><title>Warga Budidaya 120 Ribu Lele dan Tanam 500 Pohon Pepaya sebagai Solusi Ketahanan Pangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/03/340/3119067/warga-budidaya-120-ribu-lele-dan-tanam-500-pohon-pepaya-sebagai-solusi-ketahanan-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/03/340/3119067/warga-budidaya-120-ribu-lele-dan-tanam-500-pohon-pepaya-sebagai-solusi-ketahanan-pangan</guid><pubDate>Senin 03 Maret 2025 21:35 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/03/340/3119067/warga_purwokerto_budidaya_120_ribu_lele_dan_tanam_500_pohon_pepaya_sebagai_upaya_ketahanan_pangan-meyQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Purwokerto Budidaya 120 Ribu Lele dan Tanam 500 Pohon Pepaya sebagai upaya ketahanan pangan (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/03/340/3119067/warga_purwokerto_budidaya_120_ribu_lele_dan_tanam_500_pohon_pepaya_sebagai_upaya_ketahanan_pangan-meyQ_large.jpg</image><title>Warga Purwokerto Budidaya 120 Ribu Lele dan Tanam 500 Pohon Pepaya sebagai upaya ketahanan pangan (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Melalui peluncuran rumah pangan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, program Rumah Pangan PNM kembali diluncurkan di Kampung Madani PNM, Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.&amp;nbsp;Program tersebut selaras dengan Asta Cita Ketahanan Pangan program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis komunitas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rumah Pangan tersebut mencakup budidaya 120 ribu ekor ikan lele yang menggunakan kolam komunal dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta penanaman 500 pohon pepaya di lahan desa. Program tersbeut tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.&#13;
&#13;
Hasil panen dari budidaya lele dan pepaya itu, akan disalurkan untuk menyuplai Dapur Gizi Nasional, mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan program tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan perikanan berkelanjutan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rumah Pangan PNM adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus kesejahteraan masyarakat. Dengan sistem kolam komunal, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembudidayaan ikan lele, sementara penanaman pohon pepaya memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi desa,&amp;rdquo; ujar Arief seperti dikutip, Senin (3/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, program tersebut juga melibatkan partisipasi aktif nasabah PNM Mekaar serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Langgongsari yang didampingi oleh PNM untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya.&#13;
&#13;
Peluncuran Rumah Pangan PNM di Purwokerto menjadi langkah nyata dalam mewujudkan model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang tidak hanya memperkuat kemandirian pangan, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, PNM berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang lebih kuat di Indonesia&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Melalui peluncuran rumah pangan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, program Rumah Pangan PNM kembali diluncurkan di Kampung Madani PNM, Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.&amp;nbsp;Program tersebut selaras dengan Asta Cita Ketahanan Pangan program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis komunitas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rumah Pangan tersebut mencakup budidaya 120 ribu ekor ikan lele yang menggunakan kolam komunal dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta penanaman 500 pohon pepaya di lahan desa. Program tersbeut tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.&#13;
&#13;
Hasil panen dari budidaya lele dan pepaya itu, akan disalurkan untuk menyuplai Dapur Gizi Nasional, mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan program tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan perikanan berkelanjutan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rumah Pangan PNM adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus kesejahteraan masyarakat. Dengan sistem kolam komunal, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembudidayaan ikan lele, sementara penanaman pohon pepaya memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi desa,&amp;rdquo; ujar Arief seperti dikutip, Senin (3/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, program tersebut juga melibatkan partisipasi aktif nasabah PNM Mekaar serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Langgongsari yang didampingi oleh PNM untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya.&#13;
&#13;
Peluncuran Rumah Pangan PNM di Purwokerto menjadi langkah nyata dalam mewujudkan model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang tidak hanya memperkuat kemandirian pangan, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, PNM berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang lebih kuat di Indonesia&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
