<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Bekasi Timur Nyaris Sentuh Atap Rumah, Warga Bilang Lebih Parah dari 2020</title><description>Puluhan rumah di kampung Teluk Angsan Lengkak, RT4/8, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi terendam banjir sejak Selasa (4/3/2025) dini hari. Bahkan, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/04/338/3119145/banjir-di-bekasi-timur-nyaris-sentuh-atap-rumah-warga-bilang-lebih-parah-dari-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/04/338/3119145/banjir-di-bekasi-timur-nyaris-sentuh-atap-rumah-warga-bilang-lebih-parah-dari-2020"/><item><title>Banjir di Bekasi Timur Nyaris Sentuh Atap Rumah, Warga Bilang Lebih Parah dari 2020</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/04/338/3119145/banjir-di-bekasi-timur-nyaris-sentuh-atap-rumah-warga-bilang-lebih-parah-dari-2020</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/04/338/3119145/banjir-di-bekasi-timur-nyaris-sentuh-atap-rumah-warga-bilang-lebih-parah-dari-2020</guid><pubDate>Selasa 04 Maret 2025 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/04/338/3119145/banjir_di_bekasi_timur_nyaris_sentuh_atap_rumah-rMTu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Bekasi Timur nyaris sentuh atap rumah (Foto : Okezone/Nur K)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/04/338/3119145/banjir_di_bekasi_timur_nyaris_sentuh_atap_rumah-rMTu_large.jpg</image><title>Banjir di Bekasi Timur nyaris sentuh atap rumah (Foto : Okezone/Nur K)</title></images><description>BEKASI - Puluhan rumah di kampung Teluk Angsan Lengkak, RT4/8, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi terendam banjir sejak Selasa (4/3/2025) dini hari. Bahkan, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.&#13;
&#13;
Salah satu pemilik rumah yang terendam, Ano mengungkapkan, air mulai menggenang di rumahnya sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, di kampungnya turun hujan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini (rumah saya) kerendam di atas sampai genteng, rumah semua barang-barang ada yang ga kebawa. Air mulai naik dari jam 11 malem, gedenya mulai jam 3,&amp;quot; kata Ano kepada Okezone.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ano menyebutkan, setidaknya terdapat 26 rumah yang terendam sebagaimana miliknya. Diketahui, rumahnya berada sekitar belasan meter dari Sungai Bekasi.&#13;
&#13;
Ano menuturkan, banjir di daerahnya ini lantaran ada kiriman dari sungai Cikeas dan Cileungsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini banjir kiriman dari Cikeas Cileungsi gitu, kalau hujan pun tiga hari tiga malam ga bakalan banjir, kalau ga ada kiriman,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ano menyebutkan, banjir serupa terjadi pada 2020 lalu. Namun, ketinggian air kali ini lebih tinggi dari lima tahun yang lalu. &amp;quot;Ini melebihi 2020, ini paling parah,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>BEKASI - Puluhan rumah di kampung Teluk Angsan Lengkak, RT4/8, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi terendam banjir sejak Selasa (4/3/2025) dini hari. Bahkan, ketinggian air hampir menyentuh atap rumah.&#13;
&#13;
Salah satu pemilik rumah yang terendam, Ano mengungkapkan, air mulai menggenang di rumahnya sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, di kampungnya turun hujan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini (rumah saya) kerendam di atas sampai genteng, rumah semua barang-barang ada yang ga kebawa. Air mulai naik dari jam 11 malem, gedenya mulai jam 3,&amp;quot; kata Ano kepada Okezone.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ano menyebutkan, setidaknya terdapat 26 rumah yang terendam sebagaimana miliknya. Diketahui, rumahnya berada sekitar belasan meter dari Sungai Bekasi.&#13;
&#13;
Ano menuturkan, banjir di daerahnya ini lantaran ada kiriman dari sungai Cikeas dan Cileungsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini banjir kiriman dari Cikeas Cileungsi gitu, kalau hujan pun tiga hari tiga malam ga bakalan banjir, kalau ga ada kiriman,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ano menyebutkan, banjir serupa terjadi pada 2020 lalu. Namun, ketinggian air kali ini lebih tinggi dari lima tahun yang lalu. &amp;quot;Ini melebihi 2020, ini paling parah,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
