<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis, Pasutri di Sukajaya Bogor Tewas Terseret Arus Sungai</title><description>Pasangan suami istri (Pasutri) warga Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia di Sungai Cisarua.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/05/338/3119489/tragis-pasutri-di-sukajaya-bogor-tewas-terseret-arus-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/05/338/3119489/tragis-pasutri-di-sukajaya-bogor-tewas-terseret-arus-sungai"/><item><title>Tragis, Pasutri di Sukajaya Bogor Tewas Terseret Arus Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/05/338/3119489/tragis-pasutri-di-sukajaya-bogor-tewas-terseret-arus-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/05/338/3119489/tragis-pasutri-di-sukajaya-bogor-tewas-terseret-arus-sungai</guid><pubDate>Rabu 05 Maret 2025 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/05/338/3119489/hanyut-KHRw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/05/338/3119489/hanyut-KHRw_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist/Okezone)</title></images><description>BOGOR - Pasangan suami istri (Pasutri) warga Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia di Sungai Cisarua. Keduanya hanyut di aliran sungai tersebut ketika debit air sedang meningkat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar (pasangan suami istri terseret arus sungai),&amp;quot; kata Kapolsek Cigudeg Kompol Uba Subroto, Rabu (5/3/2025).&#13;
&#13;
Adapun peristiwa itu terjadi pada Selasa 4 Maret 2025. Awalnya, kedua korban yang diketahui bernama Ropi (57) dan Encih (46) beraktivitas di ladang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, hingga sore (kedua korban) tak kunjung pulang. Sehingga, anaknya korban berinisiatif menyusul ke kebun namun tidak ditemukan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari situ, sang anak bergegas mencari kedua orangtuanya dan menyisir sungai tidak jauh dari kebun. Akhirnya, kedua orangtuanya ditemukan dalam keadaan hanyut di aliran Sungai Cibogo Cisarua.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Menurut keterangan keluarga kedua korban berencana pulang sore hari untuk berbuka puasa. Namun, hujan deras menyebabkan debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras hingga menyeret pasangan (suami istri) tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada ketika beraktivitas apalagi ketika kondisi cuaca hujan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selalu berhati-hati dan waspada terutama saat hujan deras,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BOGOR - Pasangan suami istri (Pasutri) warga Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia di Sungai Cisarua. Keduanya hanyut di aliran sungai tersebut ketika debit air sedang meningkat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar (pasangan suami istri terseret arus sungai),&amp;quot; kata Kapolsek Cigudeg Kompol Uba Subroto, Rabu (5/3/2025).&#13;
&#13;
Adapun peristiwa itu terjadi pada Selasa 4 Maret 2025. Awalnya, kedua korban yang diketahui bernama Ropi (57) dan Encih (46) beraktivitas di ladang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, hingga sore (kedua korban) tak kunjung pulang. Sehingga, anaknya korban berinisiatif menyusul ke kebun namun tidak ditemukan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari situ, sang anak bergegas mencari kedua orangtuanya dan menyisir sungai tidak jauh dari kebun. Akhirnya, kedua orangtuanya ditemukan dalam keadaan hanyut di aliran Sungai Cibogo Cisarua.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Menurut keterangan keluarga kedua korban berencana pulang sore hari untuk berbuka puasa. Namun, hujan deras menyebabkan debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras hingga menyeret pasangan (suami istri) tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada ketika beraktivitas apalagi ketika kondisi cuaca hujan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selalu berhati-hati dan waspada terutama saat hujan deras,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
