<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asa di Tengah Badai PHK: Harapan atau Keniscayaan? Selengkapnya di INTERUPSI Malam Ini bersama&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ariyo Ardi, Anisha Dasuki dan Para Narasumber Kredibel Lainnya Pukul 20.00 WIB, Live di iNews</title><description>Namun, di tengah kabut ketidakpastian ini, apakah masih ada harapan? Adakah jalan bagi para pekerja yang terdampak untuk bangkit dan menemukan peluang baru?.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/06/1/3120085/asa-di-tengah-badai-phk-harapan-atau-keniscayaan-selengkapnya-di-interupsi-malam-ini-bersama-nbsp-nbsp-ariyo-ardi-anisha-dasuki-dan-para-narasumber-kredibel-lainnya-pukul-20-00-wib-live-di-inews</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/06/1/3120085/asa-di-tengah-badai-phk-harapan-atau-keniscayaan-selengkapnya-di-interupsi-malam-ini-bersama-nbsp-nbsp-ariyo-ardi-anisha-dasuki-dan-para-narasumber-kredibel-lainnya-pukul-20-00-wib-live-di-inews"/><item><title>Asa di Tengah Badai PHK: Harapan atau Keniscayaan? Selengkapnya di INTERUPSI Malam Ini bersama&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ariyo Ardi, Anisha Dasuki dan Para Narasumber Kredibel Lainnya Pukul 20.00 WIB, Live di iNews</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/06/1/3120085/asa-di-tengah-badai-phk-harapan-atau-keniscayaan-selengkapnya-di-interupsi-malam-ini-bersama-nbsp-nbsp-ariyo-ardi-anisha-dasuki-dan-para-narasumber-kredibel-lainnya-pukul-20-00-wib-live-di-inews</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/06/1/3120085/asa-di-tengah-badai-phk-harapan-atau-keniscayaan-selengkapnya-di-interupsi-malam-ini-bersama-nbsp-nbsp-ariyo-ardi-anisha-dasuki-dan-para-narasumber-kredibel-lainnya-pukul-20-00-wib-live-di-inews</guid><pubDate>Kamis 06 Maret 2025 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Karina Astawidara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/06/1/3120085/program_interupsi-LB4n_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Program INTERUPSI. Foto: Dok IST.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/06/1/3120085/program_interupsi-LB4n_large.jpeg</image><title>Program INTERUPSI. Foto: Dok IST.</title></images><description>JAKARTA - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) semakin menjadi momok di tengah masyarakat. Seiring dengan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, berbagai sektor industri-pun tak luput dari badai ini. Dari perusahaan rintisan (startup) hingga korporasi besar, banyak yang terpaksa merampingkan jumlah karyawan demi bertahan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, di tengah kabut ketidakpastian ini, apakah masih ada harapan? Adakah jalan bagi para pekerja yang terdampak untuk bangkit dan menemukan peluang baru?. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam episode terbaru INTERUPSI &amp;ldquo;BADAI PHK PASTI BERLALU?&amp;rdquo; malam ini bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki dan para narasumber kredibel lainnya akan membahas secara lengkap tentang badai PHK di Indonesia yang terus berlanjut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketidakpastian ekonomi global, disrupsi teknologi, dan perubahan pola bisnis menjadi faktor utama maraknya PHK massal. Banyak perusahaan harus beradaptasi dengan cepat, dan sayangnya, salah satu dampaknya adalah pengurangan tenaga kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini tentu memicu kekhawatiran di masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada pekerjaan tetap sebagai sumber penghidupan utama.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lantas, bagaimana cara menghadapi badai PHK ini? Apa strategi terbaik untuk tetap bertahan dan bahkan berkembang di tengah situasi sulit ini?&#13;
&#13;
Saksikan secara lengkap jawabannya di INTERUPSI &amp;ldquo;BADAI PHK PASTI BERLALU?&amp;rdquo; malam ini bersama para narasumber, Aloysius Budi Santoso-Sekretaris Umum Apindo, Zainul Munasichin-Anggota Komisi IX DPR RI, Immanuel Ebenezer-Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Eisha M. Rachbini-Direktur Program INDEF, Mirah Sumirat-Presiden Aspirasi, Pukul 20.00 WIB, Live hanya di iNews.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) semakin menjadi momok di tengah masyarakat. Seiring dengan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, berbagai sektor industri-pun tak luput dari badai ini. Dari perusahaan rintisan (startup) hingga korporasi besar, banyak yang terpaksa merampingkan jumlah karyawan demi bertahan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, di tengah kabut ketidakpastian ini, apakah masih ada harapan? Adakah jalan bagi para pekerja yang terdampak untuk bangkit dan menemukan peluang baru?. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam episode terbaru INTERUPSI &amp;ldquo;BADAI PHK PASTI BERLALU?&amp;rdquo; malam ini bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki dan para narasumber kredibel lainnya akan membahas secara lengkap tentang badai PHK di Indonesia yang terus berlanjut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketidakpastian ekonomi global, disrupsi teknologi, dan perubahan pola bisnis menjadi faktor utama maraknya PHK massal. Banyak perusahaan harus beradaptasi dengan cepat, dan sayangnya, salah satu dampaknya adalah pengurangan tenaga kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini tentu memicu kekhawatiran di masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada pekerjaan tetap sebagai sumber penghidupan utama.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lantas, bagaimana cara menghadapi badai PHK ini? Apa strategi terbaik untuk tetap bertahan dan bahkan berkembang di tengah situasi sulit ini?&#13;
&#13;
Saksikan secara lengkap jawabannya di INTERUPSI &amp;ldquo;BADAI PHK PASTI BERLALU?&amp;rdquo; malam ini bersama para narasumber, Aloysius Budi Santoso-Sekretaris Umum Apindo, Zainul Munasichin-Anggota Komisi IX DPR RI, Immanuel Ebenezer-Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Eisha M. Rachbini-Direktur Program INDEF, Mirah Sumirat-Presiden Aspirasi, Pukul 20.00 WIB, Live hanya di iNews.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
