<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Periksa Haniv, Eks Kakanwil Pajak Jakarta Terkait Gratifikasi Rp21,5 miliar</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/07/337/3120290/kpk-periksa-haniv-eks-kakanwil-pajak-jakarta-terkait-gratifikasi-rp21-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/07/337/3120290/kpk-periksa-haniv-eks-kakanwil-pajak-jakarta-terkait-gratifikasi-rp21-5-miliar"/><item><title>KPK Periksa Haniv, Eks Kakanwil Pajak Jakarta Terkait Gratifikasi Rp21,5 miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/07/337/3120290/kpk-periksa-haniv-eks-kakanwil-pajak-jakarta-terkait-gratifikasi-rp21-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/07/337/3120290/kpk-periksa-haniv-eks-kakanwil-pajak-jakarta-terkait-gratifikasi-rp21-5-miliar</guid><pubDate>Jum'at 07 Maret 2025 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/07/337/3120290/kpk-EIB8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir KPK Tessa Mahardhika (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/07/337/3120290/kpk-EIB8_large.jpg</image><title>Jubir KPK Tessa Mahardhika (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKATRA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv. Haniv diagendakan diperiksa sebagai tersangka gratifikasi pada hari ini, Jumat (7/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini, Jumat (7/3), KPK menjadwalkan pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, Jumat.&#13;
&#13;
Tessa menyebut pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Hanya saja, ia tak merinci materi apa yang akan didalami dari tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama MH,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, KPK menetapkan eks Kepala Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Mohamad Haniv sebagai tersangka gratifikasi. Diduga, Haniv menerima gratifikasi sebesar Rp21,5 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perkara bermula saat Haniv menjabat Kakanwil Jakarta Khusus pada 2015-2018. Dalam kurun waktu tersebut, Haniv memanfaatkan jabatannya untuk meminta uang ke sejumlah pihak untuk kebutuhan anaknya. Uang itu untuk keperluan anaknya yang bergerak di bidang fashion.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKATRA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv. Haniv diagendakan diperiksa sebagai tersangka gratifikasi pada hari ini, Jumat (7/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini, Jumat (7/3), KPK menjadwalkan pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, Jumat.&#13;
&#13;
Tessa menyebut pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Hanya saja, ia tak merinci materi apa yang akan didalami dari tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama MH,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, KPK menetapkan eks Kepala Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Mohamad Haniv sebagai tersangka gratifikasi. Diduga, Haniv menerima gratifikasi sebesar Rp21,5 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perkara bermula saat Haniv menjabat Kakanwil Jakarta Khusus pada 2015-2018. Dalam kurun waktu tersebut, Haniv memanfaatkan jabatannya untuk meminta uang ke sejumlah pihak untuk kebutuhan anaknya. Uang itu untuk keperluan anaknya yang bergerak di bidang fashion.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
