<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasca-Banjir Besar, Warga Bantaran Sungai di Bekasi Bakal Direlokasi</title><description>Pemerintah Kota (Pemerintah) Bekasi berencana merelokasi warga yang selama ini tinggal di bantaran sungai. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya banjir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/07/338/3120337/pasca-banjir-besar-warga-bantaran-sungai-di-bekasi-bakal-direlokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/07/338/3120337/pasca-banjir-besar-warga-bantaran-sungai-di-bekasi-bakal-direlokasi"/><item><title>Pasca-Banjir Besar, Warga Bantaran Sungai di Bekasi Bakal Direlokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/07/338/3120337/pasca-banjir-besar-warga-bantaran-sungai-di-bekasi-bakal-direlokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/07/338/3120337/pasca-banjir-besar-warga-bantaran-sungai-di-bekasi-bakal-direlokasi</guid><pubDate>Jum'at 07 Maret 2025 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/07/338/3120337/banjir-cqTa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/07/338/3120337/banjir-cqTa_large.jpg</image><title>Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</title></images><description>BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana merelokasi warga yang selama ini tinggal di bantaran sungai. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya banjir.&#13;
&#13;
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan pasca banjir mengepung wilayah, ke depan dia akan mengimbau warganya agar warga tak mendirikan bangunan di bantaran sungai.&#13;
&#13;
Sebab, banjir terkadang tidak hanya berdampak pada warga dekat bantaran sungai. Namun, juga mempengaruhi wilayah lain yang lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah utamanya, kami terus mengimbau jangan terus menggunakan bantaran sungai sebagai tempat tinggal. Kalau toh hanya memang hari ini sudah menjadi tahunan, ada juga mereka yang terdampak tahunan,&amp;quot; kata Tri, Jumat (7/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia meminta agar warga yang selama ini sudah mendirikan bangunan di pinggir kali, agar bisa mulai meniatkan diri untuk pindah. Jika tidak, maka pemerintah akan merelokasi wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Coba untuk kemudian berpindah ataupun pemerintah akan mencoba merelokasi tempat-tempat yang hari ini mengalami banjir yang selalu mereka derita,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Tri menyampaikan bahwa pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai instansi untuk segera memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat bencana. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Infrastruktur seperti jalan yang putus dan sekolah yang terdampak tengah diinventarisasi, dan kami akan segera memperbaikinya dengan bantuan dari BNPB dan pemerintah pusat,&amp;quot; kata Tri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam upaya rehabilitasi, Tri menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan serta memitigasi bencana serupa di masa depan.&#13;
&#13;
Bencana banjir dengan rincian 132 titik di 8 kecamatan dengan 23 ribuan KK terdampak atau 61 ribu warga. Akan tetapi mayoritas titik yang sebelumnya terendam banjir kini mulai berangsur surut.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana merelokasi warga yang selama ini tinggal di bantaran sungai. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya banjir.&#13;
&#13;
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan pasca banjir mengepung wilayah, ke depan dia akan mengimbau warganya agar warga tak mendirikan bangunan di bantaran sungai.&#13;
&#13;
Sebab, banjir terkadang tidak hanya berdampak pada warga dekat bantaran sungai. Namun, juga mempengaruhi wilayah lain yang lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah utamanya, kami terus mengimbau jangan terus menggunakan bantaran sungai sebagai tempat tinggal. Kalau toh hanya memang hari ini sudah menjadi tahunan, ada juga mereka yang terdampak tahunan,&amp;quot; kata Tri, Jumat (7/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia meminta agar warga yang selama ini sudah mendirikan bangunan di pinggir kali, agar bisa mulai meniatkan diri untuk pindah. Jika tidak, maka pemerintah akan merelokasi wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Coba untuk kemudian berpindah ataupun pemerintah akan mencoba merelokasi tempat-tempat yang hari ini mengalami banjir yang selalu mereka derita,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Tri menyampaikan bahwa pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai instansi untuk segera memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat bencana. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Infrastruktur seperti jalan yang putus dan sekolah yang terdampak tengah diinventarisasi, dan kami akan segera memperbaikinya dengan bantuan dari BNPB dan pemerintah pusat,&amp;quot; kata Tri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam upaya rehabilitasi, Tri menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan serta memitigasi bencana serupa di masa depan.&#13;
&#13;
Bencana banjir dengan rincian 132 titik di 8 kecamatan dengan 23 ribuan KK terdampak atau 61 ribu warga. Akan tetapi mayoritas titik yang sebelumnya terendam banjir kini mulai berangsur surut.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
