<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua Bawaslu KBB Pesta Sabu di Cililin, Ngaku Baru 2 Kali Pakai</title><description>Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Riza Nasrul Falah Sopandi alias RNFS ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Cimahi di Cililin, KBB&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/07/525/3120383/ketua-bawaslu-kbb-pesta-sabu-di-cililin-ngaku-baru-2-kali-pakai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/07/525/3120383/ketua-bawaslu-kbb-pesta-sabu-di-cililin-ngaku-baru-2-kali-pakai"/><item><title>Ketua Bawaslu KBB Pesta Sabu di Cililin, Ngaku Baru 2 Kali Pakai</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/07/525/3120383/ketua-bawaslu-kbb-pesta-sabu-di-cililin-ngaku-baru-2-kali-pakai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/07/525/3120383/ketua-bawaslu-kbb-pesta-sabu-di-cililin-ngaku-baru-2-kali-pakai</guid><pubDate>Jum'at 07 Maret 2025 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/07/525/3120383/ketua_bawaslu_kbb_pesta_sabu_di_cililin-2cCp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Bawaslu KBB Pesta Sabu di Cililin (Foto : Okezone/Agus W)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/07/525/3120383/ketua_bawaslu_kbb_pesta_sabu_di_cililin-2cCp_large.jpg</image><title>Ketua Bawaslu KBB Pesta Sabu di Cililin (Foto : Okezone/Agus W)</title></images><description>CIMAHI - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Riza Nasrul Falah Sopandi alias RNFS ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Cimahi di Cililin, KBB pada Rabu 5 Maret 2025, dini hari.&amp;nbsp;RNFS ditangkap saat sedang pesta sabu bersama dua temannya Kampung Tanjung Sari, Desa Bongas, Cililin, KBB.&#13;
&#13;
Kapolres Cimahi AKB Tri Suhartanto mengatakan, penangkapan terhadap Riza bermula saat polisi memburu target operasi (TO) seorang bandar narkoba di Kampung Tanjung Sari, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, KBB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;RNFS, Ketua Bawaslu KBB, pemakai. Dia ditangkap saat sedang pesta sabu di Cililin,&amp;quot; kata Kapolres Cimahi di Polres Cimahi, Jumat (7/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
AKBP Tri Suhartanto menyatakan, saat anggota Satresnarkoba Polres Cimahi menangkap TO bandar narkoba dan kurir sabu, turut diamankan pula tiga orang lain yang tengah pesta sabu, salah satunya adalah Riza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah diperiksa, salah satu pengguna sabu-sabu tersebut merupakan Riza alias RNF yang berstatus sebagai Ketua Bawaslu KBB,&amp;quot; ujar AKBP Tri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami amankan tiga orang &amp;nbsp;bandar dan kurir, SP, AP, dan EKS. Kemudian kami amankan juga pemakai RNFS, TY dan RI,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Kapolres Cimahi mengatakan, SP, AP, dan EKS, bandar dan kurir narkoba dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan tersangka RNFS, TY, dan RI dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Juncto 127 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengedar terancam dengan penjara paling singkat 5 tahun paling lama seumur hidup dan denda paling sedikit 1 Miliar paling banyak 10 miliar. Pemakai paling lama 4 tahun penjara,&amp;quot; ucap Kapolres Cimahi.&#13;
&#13;
Sementara itu RNFS mengaku baru dua kali memakai barang haram sabu. Untuk membeli barang garam itu, Riza mengaku patungan dengan teman-temannya. Dia mengaku menggunakan narkoba merupakan kebodohannya. &amp;quot;Ini yang kedua (mengonsumsi sabu). Intinya ini kebodohan saya,&amp;quot; kata RNFS ditanya wartawan.&#13;
</description><content:encoded>CIMAHI - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Riza Nasrul Falah Sopandi alias RNFS ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Cimahi di Cililin, KBB pada Rabu 5 Maret 2025, dini hari.&amp;nbsp;RNFS ditangkap saat sedang pesta sabu bersama dua temannya Kampung Tanjung Sari, Desa Bongas, Cililin, KBB.&#13;
&#13;
Kapolres Cimahi AKB Tri Suhartanto mengatakan, penangkapan terhadap Riza bermula saat polisi memburu target operasi (TO) seorang bandar narkoba di Kampung Tanjung Sari, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, KBB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;RNFS, Ketua Bawaslu KBB, pemakai. Dia ditangkap saat sedang pesta sabu di Cililin,&amp;quot; kata Kapolres Cimahi di Polres Cimahi, Jumat (7/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
AKBP Tri Suhartanto menyatakan, saat anggota Satresnarkoba Polres Cimahi menangkap TO bandar narkoba dan kurir sabu, turut diamankan pula tiga orang lain yang tengah pesta sabu, salah satunya adalah Riza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah diperiksa, salah satu pengguna sabu-sabu tersebut merupakan Riza alias RNF yang berstatus sebagai Ketua Bawaslu KBB,&amp;quot; ujar AKBP Tri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami amankan tiga orang &amp;nbsp;bandar dan kurir, SP, AP, dan EKS. Kemudian kami amankan juga pemakai RNFS, TY dan RI,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Kapolres Cimahi mengatakan, SP, AP, dan EKS, bandar dan kurir narkoba dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan tersangka RNFS, TY, dan RI dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Juncto 127 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengedar terancam dengan penjara paling singkat 5 tahun paling lama seumur hidup dan denda paling sedikit 1 Miliar paling banyak 10 miliar. Pemakai paling lama 4 tahun penjara,&amp;quot; ucap Kapolres Cimahi.&#13;
&#13;
Sementara itu RNFS mengaku baru dua kali memakai barang haram sabu. Untuk membeli barang garam itu, Riza mengaku patungan dengan teman-temannya. Dia mengaku menggunakan narkoba merupakan kebodohannya. &amp;quot;Ini yang kedua (mengonsumsi sabu). Intinya ini kebodohan saya,&amp;quot; kata RNFS ditanya wartawan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
