<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag Gagas Program Green Theology, Gaungkan Wakaf Hutan untuk Kelestarian Lingkungan</title><description>Islam mengajarkan pentingnya menjaga alam sebagai amanah dari Allah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/08/337/3120658/kemenag-gagas-program-green-theology-gaungkan-wakaf-hutan-untuk-kelestarian-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/08/337/3120658/kemenag-gagas-program-green-theology-gaungkan-wakaf-hutan-untuk-kelestarian-lingkungan"/><item><title>Kemenag Gagas Program Green Theology, Gaungkan Wakaf Hutan untuk Kelestarian Lingkungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/08/337/3120658/kemenag-gagas-program-green-theology-gaungkan-wakaf-hutan-untuk-kelestarian-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/08/337/3120658/kemenag-gagas-program-green-theology-gaungkan-wakaf-hutan-untuk-kelestarian-lingkungan</guid><pubDate>Sabtu 08 Maret 2025 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/08/337/3120658/kemenag-C9cz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/08/337/3120658/kemenag-C9cz_large.jpg</image><title>Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) mengembangkan ekosistem wakaf produktif dengan meluncurkan program Kemenag Go Green: Green Theology untuk Menjawab Tantangan Lingkungan.&amp;nbsp;Program ini merupakan roadshow kampanye berbentuk kajian dan lokakarya yang menekankan pentingnya wakaf hutan sebagai solusi keberlanjutan lingkungan.&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan, wakaf tidak hanya berorientasi pada aspek ibadah, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Wakaf hutan adalah langkah nyata dalam mengatasi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan,&amp;rdquo; ujar Abu di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Islam mengajarkan pentingnya menjaga alam sebagai amanah dari Allah, dan konsep wakaf menjadi instrumen yang sangat relevan dalam hal ini,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Abu, inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat peran wakaf sebagai solusi ekonomi dan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita ingin masyarakat memahami bahwa wakaf tidak hanya dalam bentuk tanah atau bangunan, tetapi juga dapat berupa hutan yang memberikan manfaat jangka panjang,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu dia berharap program ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam gerakan wakaf hijau, baik sebagai pewakif, nazir, maupun penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemenag berharap melalui program ini, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam gerakan wakaf hijau. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung resmi yang telah disediakan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Roadshow ini digelar oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag dengan mengusung kajian bertajuk Menanam Akar di Surga: Dari Umat untuk Masa Depan, yang terbuka untuk umum.&#13;
&#13;
Selain itu, terdapat lokakarya khusus bertema Nazhir by Hutan Wakaf Bogor: Replikasi Model Hutan Wakaf, yang diperuntukkan bagi peserta undangan terpilih.&#13;
&#13;
Acara ini digelar di empat lokasi berbeda, yakni pada 6 Maret 2025 di Wajo, Sulawesi Selatan; 9 Maret 2025 di Gunung Kidul, Yogyakarta; 11 Maret 2025 di Tasikmalaya, Jawa Barat; dan 14 Maret 2025 di Padang, Sumatera Barat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) mengembangkan ekosistem wakaf produktif dengan meluncurkan program Kemenag Go Green: Green Theology untuk Menjawab Tantangan Lingkungan.&amp;nbsp;Program ini merupakan roadshow kampanye berbentuk kajian dan lokakarya yang menekankan pentingnya wakaf hutan sebagai solusi keberlanjutan lingkungan.&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan, wakaf tidak hanya berorientasi pada aspek ibadah, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Wakaf hutan adalah langkah nyata dalam mengatasi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan,&amp;rdquo; ujar Abu di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Islam mengajarkan pentingnya menjaga alam sebagai amanah dari Allah, dan konsep wakaf menjadi instrumen yang sangat relevan dalam hal ini,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Abu, inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat peran wakaf sebagai solusi ekonomi dan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita ingin masyarakat memahami bahwa wakaf tidak hanya dalam bentuk tanah atau bangunan, tetapi juga dapat berupa hutan yang memberikan manfaat jangka panjang,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu dia berharap program ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam gerakan wakaf hijau, baik sebagai pewakif, nazir, maupun penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemenag berharap melalui program ini, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam gerakan wakaf hijau. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung resmi yang telah disediakan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Roadshow ini digelar oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag dengan mengusung kajian bertajuk Menanam Akar di Surga: Dari Umat untuk Masa Depan, yang terbuka untuk umum.&#13;
&#13;
Selain itu, terdapat lokakarya khusus bertema Nazhir by Hutan Wakaf Bogor: Replikasi Model Hutan Wakaf, yang diperuntukkan bagi peserta undangan terpilih.&#13;
&#13;
Acara ini digelar di empat lokasi berbeda, yakni pada 6 Maret 2025 di Wajo, Sulawesi Selatan; 9 Maret 2025 di Gunung Kidul, Yogyakarta; 11 Maret 2025 di Tasikmalaya, Jawa Barat; dan 14 Maret 2025 di Padang, Sumatera Barat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
