<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nestapa Korban Banjir Bekasi: Pasokan Air dan Listrik Mati Sudah 3 Hari</title><description>Pasokan listrik dan air dilaporkan masih mati pascabanjir yang merendam kawasan pemukiman di Kelurahan Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/08/338/3120673/nestapa-korban-banjir-bekasi-pasokan-air-dan-listrik-mati-sudah-3-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/08/338/3120673/nestapa-korban-banjir-bekasi-pasokan-air-dan-listrik-mati-sudah-3-hari"/><item><title>Nestapa Korban Banjir Bekasi: Pasokan Air dan Listrik Mati Sudah 3 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/08/338/3120673/nestapa-korban-banjir-bekasi-pasokan-air-dan-listrik-mati-sudah-3-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/08/338/3120673/nestapa-korban-banjir-bekasi-pasokan-air-dan-listrik-mati-sudah-3-hari</guid><pubDate>Sabtu 08 Maret 2025 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/08/338/3120673/banjir-iUMG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dinda, warga korban banjir di Bekasi (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/08/338/3120673/banjir-iUMG_large.jpg</image><title>Dinda, warga korban banjir di Bekasi (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pasokan listrik dan air dilaporkan masih mati pascabanjir yang merendam kawasan pemukiman di Kelurahan Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Senin 3 Maret 2025 lalu. Matinya pasokan listrik dan air membuat warga sulit melakukan aktivitas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu seperti yang dialami warga Bojong Kulur, Dinda (17). Ia mengaku kesulitan menjalani aktivitas akibat terputusnya pasokan listrik dan air, meski banjir telah surut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya ngerasa terganggu banget. Apalagi, air susah sampai sekarang,&amp;quot; kata Dinda saat berbincang di Jalan Anggrek, Kelurahan Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati demikian, Dinda mengaku terpaksa membeli jasa cuci baju untuk membersihkan pakaiannya. Untuk makan, kata Dinda, dirinya mengandalkan bantuan dari para relawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau makan sih seadanya. Paling ambil nasi kotak (bantuan) kayak gini,&amp;quot; tutur Dinda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain air, Dinda menuturkan, pasokan listrik di wilayahnya juga mati pasca banjir surut tuga hari lalu. &amp;quot;Listrik juga mati, mati tiga hari belum nyala-nyala. Kalau ada air paling dari malam sampai siang jari saja, tapi kalau sore hari nggak ada,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Dengan kondisi itu, Dinda berharap Pemerintah Kabupaten Bogor bisa membuka pasokan liatrik dan air kembali. &amp;quot;Ya semoga saja air, listrik nyala lagi kayak seperti biasa,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasokan listrik dan air dilaporkan masih mati pascabanjir yang merendam kawasan pemukiman di Kelurahan Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Senin 3 Maret 2025 lalu. Matinya pasokan listrik dan air membuat warga sulit melakukan aktivitas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu seperti yang dialami warga Bojong Kulur, Dinda (17). Ia mengaku kesulitan menjalani aktivitas akibat terputusnya pasokan listrik dan air, meski banjir telah surut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya ngerasa terganggu banget. Apalagi, air susah sampai sekarang,&amp;quot; kata Dinda saat berbincang di Jalan Anggrek, Kelurahan Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati demikian, Dinda mengaku terpaksa membeli jasa cuci baju untuk membersihkan pakaiannya. Untuk makan, kata Dinda, dirinya mengandalkan bantuan dari para relawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau makan sih seadanya. Paling ambil nasi kotak (bantuan) kayak gini,&amp;quot; tutur Dinda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain air, Dinda menuturkan, pasokan listrik di wilayahnya juga mati pasca banjir surut tuga hari lalu. &amp;quot;Listrik juga mati, mati tiga hari belum nyala-nyala. Kalau ada air paling dari malam sampai siang jari saja, tapi kalau sore hari nggak ada,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Dengan kondisi itu, Dinda berharap Pemerintah Kabupaten Bogor bisa membuka pasokan liatrik dan air kembali. &amp;quot;Ya semoga saja air, listrik nyala lagi kayak seperti biasa,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
