<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Sukabumi 229 Orang Mengungsi, Wapres Gibran Tinjau Lokasi</title><description>BNPB menyampaikan info terkini terkait banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/08/525/3120557/banjir-sukabumi-229-orang-mengungsi-wapres-gibran-tinjau-lokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/08/525/3120557/banjir-sukabumi-229-orang-mengungsi-wapres-gibran-tinjau-lokasi"/><item><title>Banjir Sukabumi 229 Orang Mengungsi, Wapres Gibran Tinjau Lokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/08/525/3120557/banjir-sukabumi-229-orang-mengungsi-wapres-gibran-tinjau-lokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/08/525/3120557/banjir-sukabumi-229-orang-mengungsi-wapres-gibran-tinjau-lokasi</guid><pubDate>Sabtu 08 Maret 2025 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/08/525/3120557/wapres_gibran_tinjau_banjir_dan_longsor_yang_menerjang_sukabumi-kGeM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Gibran tinjau banjir dan longsor yang menerjang SUkabumi (Foto : BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/08/525/3120557/wapres_gibran_tinjau_banjir_dan_longsor_yang_menerjang_sukabumi-kGeM_large.jpg</image><title>Wapres Gibran tinjau banjir dan longsor yang menerjang SUkabumi (Foto : BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan info terkini terkait banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, berdasarkan data per Jumat kemarin pada pukul 18.00 WIB, sebanyak 3 orang meninggal dan 229 jiwa harus mengungsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Data Jumat (7 Maret) pukul 18.00 WIB, banjir mengakibatkan 125 KK (229 jiwa) mengungsi dan tanah longsor 32 KK (99 Jiwa). Sedangkan total korban meninggal dunia 3 orang dan hilang 5,&amp;rdquo; kata pria yang kerap disapa Aam itu Sabtu (8/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihaknya juga mencatat, banjir melanda 12 desa di 9 kecamatan di Sukabumi. Sedangkan longsor terjadi pada 30 desa di 22 kecamatan. Bencana ini mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan rumah warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga kini pemerintah daerah terus melakukan upaya tanggap darurat. Pencarian dan pertolongan masih dilakukan tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Bencana yang terjadi di Sukabumi itu juga menyebabkan kerusakan Jembatan Cidadap. Jembatan ini menghubungkan Desa Cidadap dan Desa Loji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Aam menuturkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto juga telah meninjau langsung pengungsiaan. Keduanya juga memberikan bantuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bantuan BNPB pada kesempatan pertama ini berupa sembako 100 paket, alat kebersihan 50 paket, hygiene kit 50, matras 100 lembar, makanan siap saji 100 paket dan tenda pengungsi 1 unit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan info terkini terkait banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, berdasarkan data per Jumat kemarin pada pukul 18.00 WIB, sebanyak 3 orang meninggal dan 229 jiwa harus mengungsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Data Jumat (7 Maret) pukul 18.00 WIB, banjir mengakibatkan 125 KK (229 jiwa) mengungsi dan tanah longsor 32 KK (99 Jiwa). Sedangkan total korban meninggal dunia 3 orang dan hilang 5,&amp;rdquo; kata pria yang kerap disapa Aam itu Sabtu (8/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihaknya juga mencatat, banjir melanda 12 desa di 9 kecamatan di Sukabumi. Sedangkan longsor terjadi pada 30 desa di 22 kecamatan. Bencana ini mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan rumah warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga kini pemerintah daerah terus melakukan upaya tanggap darurat. Pencarian dan pertolongan masih dilakukan tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Bencana yang terjadi di Sukabumi itu juga menyebabkan kerusakan Jembatan Cidadap. Jembatan ini menghubungkan Desa Cidadap dan Desa Loji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Aam menuturkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto juga telah meninjau langsung pengungsiaan. Keduanya juga memberikan bantuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bantuan BNPB pada kesempatan pertama ini berupa sembako 100 paket, alat kebersihan 50 paket, hygiene kit 50, matras 100 lembar, makanan siap saji 100 paket dan tenda pengungsi 1 unit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
