<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dibebaskan dari Penjara</title><description>Yoon dibebaskan setelah pengadilan Seoul membatalkan surat perintah penangkapannya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/09/18/3120827/presiden-korsel-yoon-suk-yeol-dibebaskan-dari-penjara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/09/18/3120827/presiden-korsel-yoon-suk-yeol-dibebaskan-dari-penjara"/><item><title>Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dibebaskan dari Penjara</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/09/18/3120827/presiden-korsel-yoon-suk-yeol-dibebaskan-dari-penjara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/09/18/3120827/presiden-korsel-yoon-suk-yeol-dibebaskan-dari-penjara</guid><pubDate>Minggu 09 Maret 2025 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/09/18/3120827/presiden_korea_selatan_yoon_suk_yeol_dibebaskan_dari_tahanan-pQEO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dibebaskan dari tahanan. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/09/18/3120827/presiden_korea_selatan_yoon_suk_yeol_dibebaskan_dari_tahanan-pQEO_large.jpg</image><title>Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dibebaskan dari tahanan. (Foto: X)</title></images><description>SEOUL - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dibebaskan dari pusat penahanan pada Sabtu, (8/3/2025) setelah jaksa memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas keputusan pengadilan yang membatalkan surat perintah penangkapan pemimpin yang dimakzulkan itu atas tuduhan pemberontakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yoon, (64 tahun), masih diskors dari jabatannya, dan persidangan pidana dan pemakzulannya terus berlanjut atas penerapan darurat militer yang tidak lama berlaku pada 3 Desember.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pembatalan Surat Penangkapan&#13;
&#13;
Pengadilan Distrik Pusat Seoul membatalkan surat perintah penangkapan Yoon pada Jumat, (7/3/2025) dengan alasan waktu dakwaan dan pertanyaan tentang legalitas proses investigasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Distrik Pusat atas keberanian dan tekad mereka dalam mengoreksi pelanggaran hukum,&amp;quot; kata Yoon dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.&#13;
&#13;
Saat meninggalkan fasilitas itu, Yoon yang santai dan tersenyum, mengenakan setelan jas gelap tanpa dasi, keluar dari mobilnya, melambaikan tangan, mengangkat tinjunya, dan membungkuk kepada para pendukung yang bersorak-sorai sambil melambaikan bendera Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).&#13;
&#13;
Pengacaranya mengatakan keputusan pengadilan &amp;quot;menegaskan bahwa penahanan presiden bermasalah baik dalam aspek prosedural maupun substantif,&amp;quot; menyebut putusan itu sebagai &amp;quot;awal dari perjalanan untuk memulihkan supremasi hukum&amp;quot;.&#13;
&#13;
Jaksa tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.&#13;
&#13;
Partai Demokrat yang beroposisi utama mengkritik keputusan jaksa penuntut karena &amp;quot;menjerumuskan negara dan rakyat ke dalam krisis&amp;quot;, dan mendesak Mahkamah Konstitusi untuk mencopot Yoon dari jabatannya sesegera mungkin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sidang Pemakzulan Tetap Berjalan&#13;
&#13;
Dalam persidangan pemakzulannya, Mahkamah Konstitusi diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa hari mendatang apakah akan mengembalikan atau mencopot Yoon.&#13;
&#13;
Pada Sabtu, sekira 55.000 pendukung Yoon berunjuk rasa di distrik-distrik utama Seoul, sementara 32.500 orang berdemonstrasi menentangnya di dekat Mahkamah Konstitusi, kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip perkiraan polisi yang tidak resmi.&#13;
&#13;
Namun, masyarakat sebagian besar tetap anti-Yoon, dengan 60% responden mengatakan ia harus dicopot dari jabatannya dan 35% menentang pemecatan, menurut jajak pendapat Gallup Korea pada Jumat.&#13;
&#13;
Yoon, presiden Korea Selatan pertama yang ditangkap saat menjabat, telah ditahan di Pusat Penahanan Seoul, yang terletak di kota Uiwang, 22 km (14 mil) selatan Seoul, sejak 15 Januari.&#13;
</description><content:encoded>SEOUL - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dibebaskan dari pusat penahanan pada Sabtu, (8/3/2025) setelah jaksa memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas keputusan pengadilan yang membatalkan surat perintah penangkapan pemimpin yang dimakzulkan itu atas tuduhan pemberontakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yoon, (64 tahun), masih diskors dari jabatannya, dan persidangan pidana dan pemakzulannya terus berlanjut atas penerapan darurat militer yang tidak lama berlaku pada 3 Desember.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pembatalan Surat Penangkapan&#13;
&#13;
Pengadilan Distrik Pusat Seoul membatalkan surat perintah penangkapan Yoon pada Jumat, (7/3/2025) dengan alasan waktu dakwaan dan pertanyaan tentang legalitas proses investigasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Distrik Pusat atas keberanian dan tekad mereka dalam mengoreksi pelanggaran hukum,&amp;quot; kata Yoon dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.&#13;
&#13;
Saat meninggalkan fasilitas itu, Yoon yang santai dan tersenyum, mengenakan setelan jas gelap tanpa dasi, keluar dari mobilnya, melambaikan tangan, mengangkat tinjunya, dan membungkuk kepada para pendukung yang bersorak-sorai sambil melambaikan bendera Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).&#13;
&#13;
Pengacaranya mengatakan keputusan pengadilan &amp;quot;menegaskan bahwa penahanan presiden bermasalah baik dalam aspek prosedural maupun substantif,&amp;quot; menyebut putusan itu sebagai &amp;quot;awal dari perjalanan untuk memulihkan supremasi hukum&amp;quot;.&#13;
&#13;
Jaksa tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.&#13;
&#13;
Partai Demokrat yang beroposisi utama mengkritik keputusan jaksa penuntut karena &amp;quot;menjerumuskan negara dan rakyat ke dalam krisis&amp;quot;, dan mendesak Mahkamah Konstitusi untuk mencopot Yoon dari jabatannya sesegera mungkin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sidang Pemakzulan Tetap Berjalan&#13;
&#13;
Dalam persidangan pemakzulannya, Mahkamah Konstitusi diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa hari mendatang apakah akan mengembalikan atau mencopot Yoon.&#13;
&#13;
Pada Sabtu, sekira 55.000 pendukung Yoon berunjuk rasa di distrik-distrik utama Seoul, sementara 32.500 orang berdemonstrasi menentangnya di dekat Mahkamah Konstitusi, kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip perkiraan polisi yang tidak resmi.&#13;
&#13;
Namun, masyarakat sebagian besar tetap anti-Yoon, dengan 60% responden mengatakan ia harus dicopot dari jabatannya dan 35% menentang pemecatan, menurut jajak pendapat Gallup Korea pada Jumat.&#13;
&#13;
Yoon, presiden Korea Selatan pertama yang ditangkap saat menjabat, telah ditahan di Pusat Penahanan Seoul, yang terletak di kota Uiwang, 22 km (14 mil) selatan Seoul, sejak 15 Januari.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
