<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Benarkan Rumahnya Digeledah KPK Terkait Korupsi Bank BJB</title><description>Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membenarkan rumahnya digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/10/337/3121181/ridwan-kamil-benarkan-rumahnya-digeledah-kpk-terkait-korupsi-bank-bjb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/10/337/3121181/ridwan-kamil-benarkan-rumahnya-digeledah-kpk-terkait-korupsi-bank-bjb"/><item><title>Ridwan Kamil Benarkan Rumahnya Digeledah KPK Terkait Korupsi Bank BJB</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/10/337/3121181/ridwan-kamil-benarkan-rumahnya-digeledah-kpk-terkait-korupsi-bank-bjb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/10/337/3121181/ridwan-kamil-benarkan-rumahnya-digeledah-kpk-terkait-korupsi-bank-bjb</guid><pubDate>Senin 10 Maret 2025 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/10/337/3121181/ridwan_kamil-gzhO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/10/337/3121181/ridwan_kamil-gzhO_large.jpg</image><title>Ridwan Kamil (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membenarkan rumahnya digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun menginformasi penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Bank BJB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB,&amp;quot; kata Kang Emil melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kang Emil menjelaskan, dalam proses penyidikan tim penyidik Lembaga Antirasuah telah menunjukkan surat resminya. Ia pun mengaku kooperatif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung/membantu tim KPK secara professional,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, Kang Emil enggan menjelaskan lebih jauh perihal penggeledahan yang dimaksud. Termasuk apa saja yang disita dari kediamannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, KPK menggeledah kediaman eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Senin. Terkait penggeledahan tersebut, dikonfirmasi oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto. Adapun, penggeledahan ini terkait dugaan korupsi di Bank BJB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, terkait perkara BJB,&amp;quot; kata Setyo kepada wartawan, Senin 10 Maret 2025.&#13;
&#13;
Hal senada juga disampaikan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto. Kendati begitu, Tessa belum bisa menjelaskan lebih detail terkait giat tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul hari ini ada giat geledah penyidik perkara BJB. Namun, untuk rilis resminya termasuk lokasi, baru akan disampaikan saat kegiatan sudah selesai semua,&amp;quot; ujar Tessa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kasus tersebut, Lembaga Antirasuah sudah menetapkan lima tersangka. &amp;quot;Sekitar lima orang (tersangka),&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Senin 10 Maret 2025.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Tessa tidak menjelaskan secara detail perihal identitas dari lima tersangka tersebut. Ia hanya mengungkapkan para tersangka berasal dari penyelenggara negara dan swasta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum bisa dibuka, nanti-nanti, jelasnya hari Kamis atau hari Jumat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membenarkan rumahnya digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun menginformasi penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Bank BJB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB,&amp;quot; kata Kang Emil melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kang Emil menjelaskan, dalam proses penyidikan tim penyidik Lembaga Antirasuah telah menunjukkan surat resminya. Ia pun mengaku kooperatif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung/membantu tim KPK secara professional,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, Kang Emil enggan menjelaskan lebih jauh perihal penggeledahan yang dimaksud. Termasuk apa saja yang disita dari kediamannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, KPK menggeledah kediaman eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Senin. Terkait penggeledahan tersebut, dikonfirmasi oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto. Adapun, penggeledahan ini terkait dugaan korupsi di Bank BJB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, terkait perkara BJB,&amp;quot; kata Setyo kepada wartawan, Senin 10 Maret 2025.&#13;
&#13;
Hal senada juga disampaikan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto. Kendati begitu, Tessa belum bisa menjelaskan lebih detail terkait giat tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul hari ini ada giat geledah penyidik perkara BJB. Namun, untuk rilis resminya termasuk lokasi, baru akan disampaikan saat kegiatan sudah selesai semua,&amp;quot; ujar Tessa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kasus tersebut, Lembaga Antirasuah sudah menetapkan lima tersangka. &amp;quot;Sekitar lima orang (tersangka),&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Senin 10 Maret 2025.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Tessa tidak menjelaskan secara detail perihal identitas dari lima tersangka tersebut. Ia hanya mengungkapkan para tersangka berasal dari penyelenggara negara dan swasta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum bisa dibuka, nanti-nanti, jelasnya hari Kamis atau hari Jumat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
