<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Muarojambi Meluas, Puluhan Sekolah Terendam Banjir</title><description>Akibat musibah banjir dan intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Muarojambi, Jambi, setidaknya ada 30 sekolah saat ini terendam banjir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/14/340/3122418/banjir-muarojambi-meluas-puluhan-sekolah-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/14/340/3122418/banjir-muarojambi-meluas-puluhan-sekolah-terendam-banjir"/><item><title>Banjir Muarojambi Meluas, Puluhan Sekolah Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/14/340/3122418/banjir-muarojambi-meluas-puluhan-sekolah-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/14/340/3122418/banjir-muarojambi-meluas-puluhan-sekolah-terendam-banjir</guid><pubDate>Jum'at 14 Maret 2025 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/14/340/3122418/banjir_muarojambi_meluas_puluhan_sekolah_terendam_banjir-o1ga_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Muarojambi Meluas, Puluhan Sekolah Terendam Banjir (Foto: Okezone/Azhari)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/14/340/3122418/banjir_muarojambi_meluas_puluhan_sekolah_terendam_banjir-o1ga_large.jpg</image><title>Banjir Muarojambi Meluas, Puluhan Sekolah Terendam Banjir (Foto: Okezone/Azhari)</title></images><description>MUAROJAMBI - Akibat musibah banjir dan intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Muarojambi, Jambi, setidaknya ada 30 sekolah saat ini terendam banjir.&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muarojambi meliburkan siswa terutama yang sekolahnya terendam banjir.&#13;
&#13;
Kepala Dinas Pendidikan Muarojambi, Jambi, Firdaus mengatakan meluapnya debit Sungai Batanghari yang membuat puluhan sekolah terdampak banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk jenjang sekolah dasar yang terendam banjir sebanyak 27 sekolah, sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 7 sekolah,&amp;quot; tuturnya, Jumat (14/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diakuinya mesti dalam kondisi banjir, pembelajaran sekolah tidak terganggu. &amp;quot;Kita terapkan pembelajaran jarak jauh dengan memberikan tugas secara daring ataupun luring kepada siswa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Menurutnya, selama masa libur pihaknya selalu melakukan pantauan setiap tiga hari sekali.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita lihat perkembangannya setiap tiga hari sekali karena potensi banjir masih terus terjadi,&amp;quot; ujar Firdaus.&#13;
&#13;
Sementara, Budiman seorang guru menambahkan selama banjir siswa diantar sekolah menggunakan perahu oleh orang tuanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketinggian air sudah mencapai lebih dari 2 meter,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>MUAROJAMBI - Akibat musibah banjir dan intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Muarojambi, Jambi, setidaknya ada 30 sekolah saat ini terendam banjir.&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muarojambi meliburkan siswa terutama yang sekolahnya terendam banjir.&#13;
&#13;
Kepala Dinas Pendidikan Muarojambi, Jambi, Firdaus mengatakan meluapnya debit Sungai Batanghari yang membuat puluhan sekolah terdampak banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk jenjang sekolah dasar yang terendam banjir sebanyak 27 sekolah, sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 7 sekolah,&amp;quot; tuturnya, Jumat (14/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diakuinya mesti dalam kondisi banjir, pembelajaran sekolah tidak terganggu. &amp;quot;Kita terapkan pembelajaran jarak jauh dengan memberikan tugas secara daring ataupun luring kepada siswa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Menurutnya, selama masa libur pihaknya selalu melakukan pantauan setiap tiga hari sekali.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita lihat perkembangannya setiap tiga hari sekali karena potensi banjir masih terus terjadi,&amp;quot; ujar Firdaus.&#13;
&#13;
Sementara, Budiman seorang guru menambahkan selama banjir siswa diantar sekolah menggunakan perahu oleh orang tuanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketinggian air sudah mencapai lebih dari 2 meter,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
