<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguncang Gempa M5,2, Rumah Janda Tua di Lebak Banten Ambruk</title><description>Saat peristiwa terjadi, Upi berada di dalam rumah. Gempa yang terjadi membuat seisi rumah panik dan berhamburan keluar rumah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/15/340/3122786/diguncang-gempa-m5-2-rumah-janda-tua-di-lebak-banten-ambruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/15/340/3122786/diguncang-gempa-m5-2-rumah-janda-tua-di-lebak-banten-ambruk"/><item><title>Diguncang Gempa M5,2, Rumah Janda Tua di Lebak Banten Ambruk</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/15/340/3122786/diguncang-gempa-m5-2-rumah-janda-tua-di-lebak-banten-ambruk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/15/340/3122786/diguncang-gempa-m5-2-rumah-janda-tua-di-lebak-banten-ambruk</guid><pubDate>Sabtu 15 Maret 2025 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/15/340/3122786/gempa-bCZi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah janda tua di Lebak ambruk diguncang gempa (Foto: Fariz Abdullah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/15/340/3122786/gempa-bCZi_large.jpg</image><title>Rumah janda tua di Lebak ambruk diguncang gempa (Foto: Fariz Abdullah/Okezone)</title></images><description>LEBAK - Gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (15/3/2025). Satu rumah dilaporkan ambruk.&#13;
&#13;
Rumah tersebut milik Upi (63), janda tua asal Kampung Pasir Geleng, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Tempat tinggalnya yang terbuat dari bilik itu rata dengan tanah usai diguncang gempa.&#13;
&#13;
Saat peristiwa terjadi, Upi berada di dalam rumah. Gempa yang terjadi membuat seisi rumah panik dan berhamburan keluar rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, Upi sementara tinggal di rumah tetangganya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah diverifikasi oleh relawan betul memang karena gempa, jadi kondisi rumahnya juga sudah lapuk sehingga saat gempa terjadi seketika ambruk,&amp;quot; kata Febby saat dihubungi.&#13;
&#13;
Dari hasil verifikasi juga, menurut Febby, Upi tinggal bersama anak dan 2 cucunya. Dia ditinggal mati sang suami sejak beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada anak dan cucunya, relawan juga sedang menyiapkan bantuan logistik untuk sementara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih jauh, Febby menjelaskan saat ini belum ditemukan dampak lainnya yang disebabkan oleh gempa yang terasa cukup kuat oleh masyarakat Lebak Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum - belum ada lagi laporan masuk. Sementara baru rumah milik ibu Upi ini saja,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu 15 Maret 2025. Getarannya terasa kuat beberapa saat hingga menyebabkan beberapa warga berhamburan keluar rumah.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat 7.15 Lintang Selatan - 106.11 Bujur Timur, 29 kilometer barat daya Bayah Banten dengan kedalaman 17 Kilometer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Getarannya terasa lumayan besar seperti digoyangkan 5-10 detik. Warga ada beberapa yang keluar rumah karena khawatir,&amp;quot; kata Staf Admin Forum Komunikasi Lebak Selatan, Wildan Hidayatullah saat dihubungi.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>LEBAK - Gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (15/3/2025). Satu rumah dilaporkan ambruk.&#13;
&#13;
Rumah tersebut milik Upi (63), janda tua asal Kampung Pasir Geleng, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Tempat tinggalnya yang terbuat dari bilik itu rata dengan tanah usai diguncang gempa.&#13;
&#13;
Saat peristiwa terjadi, Upi berada di dalam rumah. Gempa yang terjadi membuat seisi rumah panik dan berhamburan keluar rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, Upi sementara tinggal di rumah tetangganya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah diverifikasi oleh relawan betul memang karena gempa, jadi kondisi rumahnya juga sudah lapuk sehingga saat gempa terjadi seketika ambruk,&amp;quot; kata Febby saat dihubungi.&#13;
&#13;
Dari hasil verifikasi juga, menurut Febby, Upi tinggal bersama anak dan 2 cucunya. Dia ditinggal mati sang suami sejak beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada anak dan cucunya, relawan juga sedang menyiapkan bantuan logistik untuk sementara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih jauh, Febby menjelaskan saat ini belum ditemukan dampak lainnya yang disebabkan oleh gempa yang terasa cukup kuat oleh masyarakat Lebak Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum - belum ada lagi laporan masuk. Sementara baru rumah milik ibu Upi ini saja,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu 15 Maret 2025. Getarannya terasa kuat beberapa saat hingga menyebabkan beberapa warga berhamburan keluar rumah.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat 7.15 Lintang Selatan - 106.11 Bujur Timur, 29 kilometer barat daya Bayah Banten dengan kedalaman 17 Kilometer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Getarannya terasa lumayan besar seperti digoyangkan 5-10 detik. Warga ada beberapa yang keluar rumah karena khawatir,&amp;quot; kata Staf Admin Forum Komunikasi Lebak Selatan, Wildan Hidayatullah saat dihubungi.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
