<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Sita Uang Rp2,6 Miliar Saat OTT di Sumsel, Terkait Suap Proyek PUPR</title><description>Fitroh menjelaskan, OTT tersebut terkait dengan suap. Adapun, suap yang dimaksud terkait proyek Dinas PUPR. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/16/337/3122927/kpk-sita-uang-rp2-6-miliar-saat-ott-di-sumsel-terkait-suap-proyek-pupr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/16/337/3122927/kpk-sita-uang-rp2-6-miliar-saat-ott-di-sumsel-terkait-suap-proyek-pupr"/><item><title>KPK Sita Uang Rp2,6 Miliar Saat OTT di Sumsel, Terkait Suap Proyek PUPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/16/337/3122927/kpk-sita-uang-rp2-6-miliar-saat-ott-di-sumsel-terkait-suap-proyek-pupr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/16/337/3122927/kpk-sita-uang-rp2-6-miliar-saat-ott-di-sumsel-terkait-suap-proyek-pupr</guid><pubDate>Minggu 16 Maret 2025 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/16/337/3122927/ilustrasi_kpk-wn38_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi KPK. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/16/337/3122927/ilustrasi_kpk-wn38_large.jpg</image><title>Ilustrasi KPK. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan pada Sabtu (15/3/2025). Dari operasi tersebut, penyidik menyita uang senilai Rp2,6 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Rp2,6 miliar,&amp;quot; jawab Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto saat dihubungi perihal jumlah uang yang diamankan saat OTT di OKU, Minggu (16/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fitroh menjelaskan, OTT tersebut terkait dengan suap. Adapun, suap yang dimaksud terkait proyek Dinas PUPR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Suap proyek Dinas PUPR,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, delapan orang terjaring operasi senyap di OKU. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka yang tejaring di antaranya Kepala Dinas PUPR dan sejumlah anggota DPRD.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka yang terjaring sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK. Saat ini KPK tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status mereka yang terjaring dalam operasi senyap.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan pada Sabtu (15/3/2025). Dari operasi tersebut, penyidik menyita uang senilai Rp2,6 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Rp2,6 miliar,&amp;quot; jawab Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto saat dihubungi perihal jumlah uang yang diamankan saat OTT di OKU, Minggu (16/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fitroh menjelaskan, OTT tersebut terkait dengan suap. Adapun, suap yang dimaksud terkait proyek Dinas PUPR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Suap proyek Dinas PUPR,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, delapan orang terjaring operasi senyap di OKU. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka yang tejaring di antaranya Kepala Dinas PUPR dan sejumlah anggota DPRD.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka yang terjaring sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK. Saat ini KPK tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status mereka yang terjaring dalam operasi senyap.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
