<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Bandung&amp;nbsp;</title><description>Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung sejak Sabtu (15/3) tak hanya menyebabkan banjir, namun bencana lain seperi longsor juga membuat sejumlah Kecamatan terdampak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/16/525/3122985/banjir-dan-longsor-landa-kabupaten-bandung-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/16/525/3122985/banjir-dan-longsor-landa-kabupaten-bandung-nbsp"/><item><title> Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Bandung&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/16/525/3122985/banjir-dan-longsor-landa-kabupaten-bandung-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/16/525/3122985/banjir-dan-longsor-landa-kabupaten-bandung-nbsp</guid><pubDate>Minggu 16 Maret 2025 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/16/525/3122985/bencana_longsor-mN9o_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bencana Longsor (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/16/525/3122985/bencana_longsor-mN9o_large.jpg</image><title>Bencana Longsor (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung sejak Sabtu (15/3) tak hanya menyebabkan banjir, namun bencana lain seperi longsor juga membuat sejumlah Kecamatan terdampak.&#13;
&#13;
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, ada enam Kecamatan di Kabupaten Bandung yang mengalami bencana longsor akibat hujan deras yang mengguyur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada sekitar enam kecamatan yang terdampak longsor, itu di Kecamatan Pangalengan, Kecamatan Ciwidey, Kecamatan Cimenyan, Kecamatan Cikengkrang, Kecamatan Rancabali dan Kecamatan Kertasari,&amp;quot; ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama saat dikonfirmasi, Minggu (16/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Uka menjelaskan, di Kecamatan Pangalengan ada dua Desa yang mengalami longsor yakni Desa Warnasari dan Desa Margamulya.&#13;
&#13;
Di Desa Warnasari longsor ini ada dua kejadian yang pertama tanah amblas yang menimpa rumah milik warga bernama Dadang dan longsor yang menghantam dinding sebuah pesantren.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah ablas di Kampung munjul RT 01, RW 05. Material tanah setinggi 5 meter dan lebar 7 meter menimpa rumah warga milik Bapak Dadang. Terus juga longsor juga mengakibatkan dinding pesantren Al-Taslim dengan ukuran 6x3 meter roboh,&amp;quot; kata Uka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian, di Desa Margamulya tepatnya di Kampung Pasirmulya akibat tanah penyangga yang berada di ketinggian amblas dan akhirnya menimpa rumah warga,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Kecamatan Ciwidey, longsor &amp;nbsp;terjadi di Kampung Batu Lulumpang RT 02 RW 11 akibat Hujan deras yang menyebabkan sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga ada lagi TPT di Kampung Prabonan RT 4 RW 5, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang ambruk, hingga mengakibatkan akses warga terganggu,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Serangkan untum di Kecamatan Rancabali, longsor juga terjadi di Desa Cipelah tepatnya di Kampung Cimanglid dan Kampung Ciherang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akibatnya satu dinding rumah warga jebol akibat tekena material longsor,&amp;quot; kata Uka.&#13;
&#13;
Kemudian lanjut Uka, di Kecamatan Cimenyan tepatnya di Kampung Pondok Buah Batu, Desa Mekarmanik sebuah TPT ambruk akibat hujan deras namun tidak mengenai bangunan lain hanya menutup akses warga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan, di Desa Mekarmanik longsor akibat tanah bergerak juga melanda beberapa Kampung seperti Kampung Pamoyanan RT 05 RW 02 dan RT 03 RW 01, kemudian Kampung &amp;nbsp;Cikored RT 04 RW 05, Kampung Sentakdulang RT 01 RW 12, Kampung Tareptep RT 02 RW 06, dan Kampung Pondok RW 07,14, dan 08.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akibatnya satu rumah rusak ringan, yakni rumah atas nama Ayi yang didalamnya di huni 3 jiwa. Dan memang kondisinya sudah mau rubuh termasuk kategori korban terancam,&amp;quot; kata Uka.&#13;
&#13;
Terakhir longsor juga terjadi di Kecamatan Kertasari, tepatnya Desa Tarumaja. Uka mengatakan longsor di Desa ini juga melanda &amp;nbsp;Kampung Babakan Citarum RT 04 RW 03.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di kampung itu ada sebanyak 7 rumah dan 26 jiwa terdampak. Sebanyak 10 orang terpaksa mengungsi karena saat ini rumah mereka masih belum bisa ditempati,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dari semua peristiwa longsor ini, Uka menegaskan pihaknya belum menerima adanya korban jiwa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum ada korban jiwa, dan semoga tidak ada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung sejak Sabtu (15/3) tak hanya menyebabkan banjir, namun bencana lain seperi longsor juga membuat sejumlah Kecamatan terdampak.&#13;
&#13;
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, ada enam Kecamatan di Kabupaten Bandung yang mengalami bencana longsor akibat hujan deras yang mengguyur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada sekitar enam kecamatan yang terdampak longsor, itu di Kecamatan Pangalengan, Kecamatan Ciwidey, Kecamatan Cimenyan, Kecamatan Cikengkrang, Kecamatan Rancabali dan Kecamatan Kertasari,&amp;quot; ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama saat dikonfirmasi, Minggu (16/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Uka menjelaskan, di Kecamatan Pangalengan ada dua Desa yang mengalami longsor yakni Desa Warnasari dan Desa Margamulya.&#13;
&#13;
Di Desa Warnasari longsor ini ada dua kejadian yang pertama tanah amblas yang menimpa rumah milik warga bernama Dadang dan longsor yang menghantam dinding sebuah pesantren.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah ablas di Kampung munjul RT 01, RW 05. Material tanah setinggi 5 meter dan lebar 7 meter menimpa rumah warga milik Bapak Dadang. Terus juga longsor juga mengakibatkan dinding pesantren Al-Taslim dengan ukuran 6x3 meter roboh,&amp;quot; kata Uka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian, di Desa Margamulya tepatnya di Kampung Pasirmulya akibat tanah penyangga yang berada di ketinggian amblas dan akhirnya menimpa rumah warga,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Kecamatan Ciwidey, longsor &amp;nbsp;terjadi di Kampung Batu Lulumpang RT 02 RW 11 akibat Hujan deras yang menyebabkan sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga ada lagi TPT di Kampung Prabonan RT 4 RW 5, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang ambruk, hingga mengakibatkan akses warga terganggu,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Serangkan untum di Kecamatan Rancabali, longsor juga terjadi di Desa Cipelah tepatnya di Kampung Cimanglid dan Kampung Ciherang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akibatnya satu dinding rumah warga jebol akibat tekena material longsor,&amp;quot; kata Uka.&#13;
&#13;
Kemudian lanjut Uka, di Kecamatan Cimenyan tepatnya di Kampung Pondok Buah Batu, Desa Mekarmanik sebuah TPT ambruk akibat hujan deras namun tidak mengenai bangunan lain hanya menutup akses warga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan, di Desa Mekarmanik longsor akibat tanah bergerak juga melanda beberapa Kampung seperti Kampung Pamoyanan RT 05 RW 02 dan RT 03 RW 01, kemudian Kampung &amp;nbsp;Cikored RT 04 RW 05, Kampung Sentakdulang RT 01 RW 12, Kampung Tareptep RT 02 RW 06, dan Kampung Pondok RW 07,14, dan 08.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akibatnya satu rumah rusak ringan, yakni rumah atas nama Ayi yang didalamnya di huni 3 jiwa. Dan memang kondisinya sudah mau rubuh termasuk kategori korban terancam,&amp;quot; kata Uka.&#13;
&#13;
Terakhir longsor juga terjadi di Kecamatan Kertasari, tepatnya Desa Tarumaja. Uka mengatakan longsor di Desa ini juga melanda &amp;nbsp;Kampung Babakan Citarum RT 04 RW 03.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di kampung itu ada sebanyak 7 rumah dan 26 jiwa terdampak. Sebanyak 10 orang terpaksa mengungsi karena saat ini rumah mereka masih belum bisa ditempati,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dari semua peristiwa longsor ini, Uka menegaskan pihaknya belum menerima adanya korban jiwa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum ada korban jiwa, dan semoga tidak ada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
