<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Sita Deposito Rp70 Miliar, Mobil Hingga Tanah Terkait Korupsi BJB, Ridwan Kamil Buka Suara</title><description>KPK juga menyita sejumlah aset, seperti tanah dan bangunan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/18/337/3123712/kpk-sita-deposito-rp70-miliar-mobil-hingga-tanah-terkait-korupsi-bjb-ridwan-kamil-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/18/337/3123712/kpk-sita-deposito-rp70-miliar-mobil-hingga-tanah-terkait-korupsi-bjb-ridwan-kamil-buka-suara"/><item><title>KPK Sita Deposito Rp70 Miliar, Mobil Hingga Tanah Terkait Korupsi BJB, Ridwan Kamil Buka Suara</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/18/337/3123712/kpk-sita-deposito-rp70-miliar-mobil-hingga-tanah-terkait-korupsi-bjb-ridwan-kamil-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/18/337/3123712/kpk-sita-deposito-rp70-miliar-mobil-hingga-tanah-terkait-korupsi-bjb-ridwan-kamil-buka-suara</guid><pubDate>Selasa 18 Maret 2025 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/18/337/3123712/kpk-Oc2Y_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/18/337/3123712/kpk-Oc2Y_large.jpeg</image><title>Ridwan Kamil/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau yang lebih dikenal dengan Bank BJB. &amp;nbsp;Dari giat paksa tersebut, salah satu yang disita berupa deposito berisi uang Rp70 miliar.&#13;
&#13;
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi temuan Komisi Antirasuah tersebut. Dia mengaku deposito yang disita itu bukan miliknya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Deposito itu bukan milik kami,&amp;quot; kata Ridwan Kamil melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/3/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, selama penggeledahan tidak ada deposito miliknya yang disita tim penyidik Lembaga Antirasuah. &amp;nbsp;&amp;quot;Tidak ada uang atau deposito kami yang disita saat itu,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK menyatakan telah menggeledah 12 lokasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Salah satu lokasi tersebut, adalah kediaman mantan&amp;nbsp;Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.&#13;
&#13;
Plh. Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo Wibowo mengungkapkan, dari belasan lokasi yang digeledah pihaknya menyita sejumlah barang bukti, dari kendaraan, hingga uang puluhan miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga menyita sejumlah uang namun dalam bentuk deposito kurang lebih Rp70 miliar, kemudian ada beberapa kerdaraan roda dua maupun roda empat,&amp;quot; kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (13/3).&#13;
&#13;
Bukan hanya itu, KPK juga menyita sejumlah aset, seperti tanah dan bangunan. Namun, jumlah dan lokasinya tidak didetailkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian aset tanah rumah bangunan juga sudah kita lakukan penyitaan dalam proses ini yang kami duga tempusnya maupun perolehannya berkesesuaian dengan perkara yang kita tangani,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Budi menekankan, barang yang disita itu bukan hanya dari rumah Ridwan Kamil, tapi dari seluruh tempat yang digeledah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami geledah selama tiga hari kurang lebih 12 tempat, jadi saya tidak bisa mendetailkan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau yang lebih dikenal dengan Bank BJB. &amp;nbsp;Dari giat paksa tersebut, salah satu yang disita berupa deposito berisi uang Rp70 miliar.&#13;
&#13;
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi temuan Komisi Antirasuah tersebut. Dia mengaku deposito yang disita itu bukan miliknya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Deposito itu bukan milik kami,&amp;quot; kata Ridwan Kamil melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/3/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, selama penggeledahan tidak ada deposito miliknya yang disita tim penyidik Lembaga Antirasuah. &amp;nbsp;&amp;quot;Tidak ada uang atau deposito kami yang disita saat itu,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK menyatakan telah menggeledah 12 lokasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Salah satu lokasi tersebut, adalah kediaman mantan&amp;nbsp;Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.&#13;
&#13;
Plh. Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo Wibowo mengungkapkan, dari belasan lokasi yang digeledah pihaknya menyita sejumlah barang bukti, dari kendaraan, hingga uang puluhan miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga menyita sejumlah uang namun dalam bentuk deposito kurang lebih Rp70 miliar, kemudian ada beberapa kerdaraan roda dua maupun roda empat,&amp;quot; kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (13/3).&#13;
&#13;
Bukan hanya itu, KPK juga menyita sejumlah aset, seperti tanah dan bangunan. Namun, jumlah dan lokasinya tidak didetailkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian aset tanah rumah bangunan juga sudah kita lakukan penyitaan dalam proses ini yang kami duga tempusnya maupun perolehannya berkesesuaian dengan perkara yang kita tangani,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Budi menekankan, barang yang disita itu bukan hanya dari rumah Ridwan Kamil, tapi dari seluruh tempat yang digeledah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami geledah selama tiga hari kurang lebih 12 tempat, jadi saya tidak bisa mendetailkan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
