<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual, Santri di Bogor Sodomi Remaja di Jakbar</title><description>Amriadi menyebut pelaku telah melakukan perbuatan seksual itu sejak tahun 2022.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123606/pernah-jadi-korban-pelecehan-seksual-santri-di-bogor-sodomi-remaja-di-jakbar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123606/pernah-jadi-korban-pelecehan-seksual-santri-di-bogor-sodomi-remaja-di-jakbar"/><item><title>Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual, Santri di Bogor Sodomi Remaja di Jakbar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123606/pernah-jadi-korban-pelecehan-seksual-santri-di-bogor-sodomi-remaja-di-jakbar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123606/pernah-jadi-korban-pelecehan-seksual-santri-di-bogor-sodomi-remaja-di-jakbar</guid><pubDate>Selasa 18 Maret 2025 14:20 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/18/338/3123606/viral-jGqP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual, Santri di Bogor Sodomi Remaja di Jakbar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/18/338/3123606/viral-jGqP_large.jpg</image><title>Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual, Santri di Bogor Sodomi Remaja di Jakbar</title></images><description>JAKARTA - Santri salah satu Pesantren di Bogor, Jawa Barat dilaporkan atas perbuatan menyodomi remaja berusia 14 tahun di Jakarta Barat. Pelaku berinisial ZA (16) ternyata juga pernah menjadi korban sodomi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku mengaku ke orang tua korban pernah menjadi korban (sodomi) juga di Pesantrennya di daerah Bogor,&amp;quot; kata Kuasa Hukum korban, Amriadi Pasaribu, Selasa (18/3/2025).&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, Amriadi menyebut pelaku telah melakukan perbuatan seksual itu sejak tahun 2022. Perbuatan itu dilakukan setiap kali ZA libur dari pesantrennya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap kali libur (pesantren) dia melakukan itu di rumah korban atau rumah pelaku. Jadi berkali-kali,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Perbuatan ini baru terkuak pada Desember 2024 silam ketika adik korban melihat kakaknya tengah dicabuli. Keluarga korban pun langsung melaporkan pelaku ke Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adik korban itu melihat mereka, diceritakan ke ibu korban kemudian ibu korban nanya ke korban dan pelaku, dan pelaku membenarkan itu,&amp;quot; jelas Amriadi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Amriadi turut mendesak pelaku untuk melaporkan perbuatan cabul yang dialaminya. Hal ini, kata dia, untuk mencari tahu adanya korban lain yang bisa berpotensi menjadi pelaku.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Santri salah satu Pesantren di Bogor, Jawa Barat dilaporkan atas perbuatan menyodomi remaja berusia 14 tahun di Jakarta Barat. Pelaku berinisial ZA (16) ternyata juga pernah menjadi korban sodomi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku mengaku ke orang tua korban pernah menjadi korban (sodomi) juga di Pesantrennya di daerah Bogor,&amp;quot; kata Kuasa Hukum korban, Amriadi Pasaribu, Selasa (18/3/2025).&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, Amriadi menyebut pelaku telah melakukan perbuatan seksual itu sejak tahun 2022. Perbuatan itu dilakukan setiap kali ZA libur dari pesantrennya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap kali libur (pesantren) dia melakukan itu di rumah korban atau rumah pelaku. Jadi berkali-kali,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Perbuatan ini baru terkuak pada Desember 2024 silam ketika adik korban melihat kakaknya tengah dicabuli. Keluarga korban pun langsung melaporkan pelaku ke Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adik korban itu melihat mereka, diceritakan ke ibu korban kemudian ibu korban nanya ke korban dan pelaku, dan pelaku membenarkan itu,&amp;quot; jelas Amriadi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Amriadi turut mendesak pelaku untuk melaporkan perbuatan cabul yang dialaminya. Hal ini, kata dia, untuk mencari tahu adanya korban lain yang bisa berpotensi menjadi pelaku.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
