<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berangsur Surut, 18 RT di Jaktim dan Jaksel Masih Banjir Sore Ini</title><description>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan banjir imbas intensitas hujan tinggi dan luapan sejumlah kali mulai berangsur surut pada Selasa (18/3/2025) sore.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123699/berangsur-surut-18-rt-di-jaktim-dan-jaksel-masih-banjir-sore-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123699/berangsur-surut-18-rt-di-jaktim-dan-jaksel-masih-banjir-sore-ini"/><item><title>Berangsur Surut, 18 RT di Jaktim dan Jaksel Masih Banjir Sore Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123699/berangsur-surut-18-rt-di-jaktim-dan-jaksel-masih-banjir-sore-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/18/338/3123699/berangsur-surut-18-rt-di-jaktim-dan-jaksel-masih-banjir-sore-ini</guid><pubDate>Selasa 18 Maret 2025 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/18/338/3123699/banjir-Rdbq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi banjir (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/18/338/3123699/banjir-Rdbq_large.jpg</image><title>Ilustrasi banjir (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan banjir imbas intensitas hujan tinggi dan luapan sejumlah kali mulai berangsur surut pada Selasa (18/3/2025) sore. Setidaknya belasan RT masih terendam banjir dengan ketinggian bervariasi terbanyak di wilayah Jakarta Timur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Update pukul 16.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 18 RT,&amp;quot; ujar Kapusdatin BPBD DKI, M Yohan.&#13;
&#13;
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:&#13;
&#13;
Jakarta Barat terdapat 2 RT yang terdiri dari:&#13;
- Kel. Rawa Buaya&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
* Ketinggian: 60 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Angke&#13;
&#13;
Jakarta Selatan terdapat 2 RT yang terdiri dari:&#13;
- Kel. Pejaten Timur&#13;
* Jumlah: 1 RT&#13;
* Ketinggian: 30 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cipulir&#13;
* Jumlah: 1 RT&#13;
* Ketinggian: 70 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali pesanggrahan&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jakarta Timur terdapat 14 RT yang terdiri dari:&#13;
- Kel. Bidara Cina&#13;
* Jumlah: 3 RT&#13;
* Ketinggian: 70 s.d 90 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
- Kel. Kampung Melayu&#13;
* Jumlah: 4 RT&#13;
* Ketinggian: 85 s.d. 100 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cawang&#13;
* Jumlah: 5 RT&#13;
* Ketinggian: 75 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cililitan&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
* Ketinggian: 50 - 70 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan banjir imbas intensitas hujan tinggi dan luapan sejumlah kali mulai berangsur surut pada Selasa (18/3/2025) sore. Setidaknya belasan RT masih terendam banjir dengan ketinggian bervariasi terbanyak di wilayah Jakarta Timur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Update pukul 16.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 18 RT,&amp;quot; ujar Kapusdatin BPBD DKI, M Yohan.&#13;
&#13;
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:&#13;
&#13;
Jakarta Barat terdapat 2 RT yang terdiri dari:&#13;
- Kel. Rawa Buaya&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
* Ketinggian: 60 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Angke&#13;
&#13;
Jakarta Selatan terdapat 2 RT yang terdiri dari:&#13;
- Kel. Pejaten Timur&#13;
* Jumlah: 1 RT&#13;
* Ketinggian: 30 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cipulir&#13;
* Jumlah: 1 RT&#13;
* Ketinggian: 70 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali pesanggrahan&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jakarta Timur terdapat 14 RT yang terdiri dari:&#13;
- Kel. Bidara Cina&#13;
* Jumlah: 3 RT&#13;
* Ketinggian: 70 s.d 90 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
- Kel. Kampung Melayu&#13;
* Jumlah: 4 RT&#13;
* Ketinggian: 85 s.d. 100 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cawang&#13;
* Jumlah: 5 RT&#13;
* Ketinggian: 75 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
- Kel. Cililitan&#13;
* Jumlah: 2 RT&#13;
* Ketinggian: 50 - 70 cm&#13;
* Penyebab: Curah hujan tinggi &amp;amp; luapan Kali Ciliwung&#13;
&#13;
BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
