<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo di Depan Gedung DPR, Mahasiswa Bangunkan Anggota Dewan</title><description>Sambil menggedor pagar, mahasiswa meminta agar anggota DPR untuk keluar menemuinya. Digedornya pagar tersebut diibaratkan seperti membangun anggota DPR yang dianggap sedang tidur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/20/337/3124306/demo-di-depan-gedung-dpr-mahasiswa-bangunkan-anggota-dewan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/20/337/3124306/demo-di-depan-gedung-dpr-mahasiswa-bangunkan-anggota-dewan"/><item><title>Demo di Depan Gedung DPR, Mahasiswa Bangunkan Anggota Dewan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/20/337/3124306/demo-di-depan-gedung-dpr-mahasiswa-bangunkan-anggota-dewan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/20/337/3124306/demo-di-depan-gedung-dpr-mahasiswa-bangunkan-anggota-dewan</guid><pubDate>Kamis 20 Maret 2025 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/20/337/3124306/mahasiswa_membangunkan_anggota_dewan_yang_dianggap_sedang_tidur-SRz0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa membangunkan anggota dewan yang dianggap sedang tidur (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/20/337/3124306/mahasiswa_membangunkan_anggota_dewan_yang_dianggap_sedang_tidur-SRz0_large.jpg</image><title>Mahasiswa membangunkan anggota dewan yang dianggap sedang tidur (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah mahasiswa melakukan aksi protes terkait pengesahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Gerbang Pancasila, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025). Aksi ini diwarnai dengan pembakaran ban di depan gerbang tersebut.&#13;
&#13;
Bedasarkan pantauan Okezone di lokasi, sekira pukul 13.50 WIB, nampak asap hitam membumbung ke atas akibat penyalaan api tersebut. Selain itu, para pendemo juga berupaya untuk merobohkan pagar tersebut.&#13;
&#13;
Sambil menggedor pagar, mahasiswa meminta agar anggota DPR untuk keluar menemuinya. Digedornya pagar tersebut diibaratkan seperti membangun anggota DPR yang dianggap sedang tidur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Woy sahur woy, bangun!&amp;quot; teriak mahasiswa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain melakukan membangunkan anggota dewan, mahasiswa juga mengibarkan bendara Indonesia gelar di depan gerbang Pancasila.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, DPR telah mengesahkan RUU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI) menjadi Undang-undang. Pengesahan berlangsung melalui sidang Paripurna ke-15 masa Persidangan II tahun sidang 2024-2025.&#13;
&#13;
Sebelum disahkan, Ketua DPR RI Puan Maharani lebih dulu menanyakan kepada para peserta sidang, apakah RUU tersebut bisa diketok sebagai UU.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?&amp;quot; tanya Puan dalam ruangan rapat paripurna, Gedung Nusantara II, kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setuju,&amp;quot; jawab peserta sidang.&#13;
&#13;
Dalam rapat itu, Puan juga menyampaikan bahwa sebanyak 293 anggota hadir sementara 11 orang izin. &amp;ldquo;Menurut catatan Kesekretariatan Jenderal DPR RI sebanyak 293 anggota menandatangani dan 11 anggota izin, total 304 dan dihadiri oleh seluruh fraksi,&amp;rdquo; ucap Puan di ruang rapat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan begitu rapat dinyatakan kuorum. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah mahasiswa melakukan aksi protes terkait pengesahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Gerbang Pancasila, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025). Aksi ini diwarnai dengan pembakaran ban di depan gerbang tersebut.&#13;
&#13;
Bedasarkan pantauan Okezone di lokasi, sekira pukul 13.50 WIB, nampak asap hitam membumbung ke atas akibat penyalaan api tersebut. Selain itu, para pendemo juga berupaya untuk merobohkan pagar tersebut.&#13;
&#13;
Sambil menggedor pagar, mahasiswa meminta agar anggota DPR untuk keluar menemuinya. Digedornya pagar tersebut diibaratkan seperti membangun anggota DPR yang dianggap sedang tidur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Woy sahur woy, bangun!&amp;quot; teriak mahasiswa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain melakukan membangunkan anggota dewan, mahasiswa juga mengibarkan bendara Indonesia gelar di depan gerbang Pancasila.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, DPR telah mengesahkan RUU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI) menjadi Undang-undang. Pengesahan berlangsung melalui sidang Paripurna ke-15 masa Persidangan II tahun sidang 2024-2025.&#13;
&#13;
Sebelum disahkan, Ketua DPR RI Puan Maharani lebih dulu menanyakan kepada para peserta sidang, apakah RUU tersebut bisa diketok sebagai UU.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?&amp;quot; tanya Puan dalam ruangan rapat paripurna, Gedung Nusantara II, kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setuju,&amp;quot; jawab peserta sidang.&#13;
&#13;
Dalam rapat itu, Puan juga menyampaikan bahwa sebanyak 293 anggota hadir sementara 11 orang izin. &amp;ldquo;Menurut catatan Kesekretariatan Jenderal DPR RI sebanyak 293 anggota menandatangani dan 11 anggota izin, total 304 dan dihadiri oleh seluruh fraksi,&amp;rdquo; ucap Puan di ruang rapat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan begitu rapat dinyatakan kuorum. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
