<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jejak Digital Kopka Basar Promosikan Sabung Ayam hingga Pamer Pistol Sebelum Tembak Mati 3 Polisi</title><description>Keduanya saat ini masih berstatus sebagai saksi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/20/340/3124256/jejak-digital-kopka-basar-promosikan-sabung-ayam-hingga-pamer-pistol-sebelum-tembak-mati-3-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/20/340/3124256/jejak-digital-kopka-basar-promosikan-sabung-ayam-hingga-pamer-pistol-sebelum-tembak-mati-3-polisi"/><item><title>Jejak Digital Kopka Basar Promosikan Sabung Ayam hingga Pamer Pistol Sebelum Tembak Mati 3 Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/20/340/3124256/jejak-digital-kopka-basar-promosikan-sabung-ayam-hingga-pamer-pistol-sebelum-tembak-mati-3-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/20/340/3124256/jejak-digital-kopka-basar-promosikan-sabung-ayam-hingga-pamer-pistol-sebelum-tembak-mati-3-polisi</guid><pubDate>Kamis 20 Maret 2025 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/20/340/3124256/viral-TJjF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jejak Digital Kopka Basar Promosikan Sabung Ayam hingga Pamer Pistol Sebelum Tembak Mati 3 Polisi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/20/340/3124256/viral-TJjF_large.jpg</image><title>Jejak Digital Kopka Basar Promosikan Sabung Ayam hingga Pamer Pistol Sebelum Tembak Mati 3 Polisi</title></images><description>JAKARTA - Dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam peristiwa penembakan terhadap Kapolsek Negara Batin, dan dua polisi&amp;nbsp;belum ditetapkan tersangka. Keduanya saat ini masih berstatus sebagai saksi.&#13;
&#13;
Kedua pelaku adalah Kopka Basarsyah dan Peltu Lubis. Saat ini mereka sudah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Darat di Markas Komando Datasemen Polisi Militer (Denpom) II/3 Lampung.&#13;
&#13;
Panglima Kodam Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis mengatakan, keduanya masih dimintai keterangan terhadap kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua orang oknum ini statusnya sekarang masih sebagai saksi ya. Jadi jangan dibilang nanti sebagai tersangka dan sebagainya ya. Jadi baru saksi, kita mintai keterangan,&amp;quot; ujar Ujang di Mapolda Lampung, Rabu (19/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, beredar video Kopka Basaryah yang mempromosikan judi adu ayam tersebut.&amp;nbsp; Dalam tayangan memperlihatkan Kopka Basar mengajak masyarakat untuk menonton sabung ayam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanggal 17 hari Senin, saksikan arena Leter S yang tidak kesini nonton live di siaran langsung TVRI,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, ada video lain yang beredar di sosial media terkait dengan Kopka Basar. Dimana salah satunya diunggah di akun Twitter @hitampekat_2004 pada 17 Maret 2025.&#13;
&#13;
Dalam cuitan tersebut, terlihat&amp;nbsp;video dengan durasi 16 detik yang memperlihatkan Kopka Basar&amp;nbsp;sedang&amp;nbsp;memegang pistol. Setelah itu, dia menembakan&amp;nbsp;memamerkan beberapa peluru ke arah tanah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, tiga anggota Polisi Polres Way Kanan tewas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/3/2025) sore.&#13;
&#13;
Ketiga anggota Polisi itu yakni Iptu Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Bripka Petrus Apriyanto (Ba Polsek Negara Batin) dan Bripda M Ghalib Surya Ganta ( Ba Satreskrim Polres Way Kanan).&#13;
&#13;
AKP (anumerta) Lusiyanto ditembak pada bagian dada kanan, Aipda (anumerta) Petrus ditembak pada mata kiri, sementara Briptu (anumerta) Ghalib ditembak pada bibir kirinya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam peristiwa penembakan terhadap Kapolsek Negara Batin, dan dua polisi&amp;nbsp;belum ditetapkan tersangka. Keduanya saat ini masih berstatus sebagai saksi.&#13;
&#13;
Kedua pelaku adalah Kopka Basarsyah dan Peltu Lubis. Saat ini mereka sudah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Darat di Markas Komando Datasemen Polisi Militer (Denpom) II/3 Lampung.&#13;
&#13;
Panglima Kodam Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis mengatakan, keduanya masih dimintai keterangan terhadap kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua orang oknum ini statusnya sekarang masih sebagai saksi ya. Jadi jangan dibilang nanti sebagai tersangka dan sebagainya ya. Jadi baru saksi, kita mintai keterangan,&amp;quot; ujar Ujang di Mapolda Lampung, Rabu (19/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, beredar video Kopka Basaryah yang mempromosikan judi adu ayam tersebut.&amp;nbsp; Dalam tayangan memperlihatkan Kopka Basar mengajak masyarakat untuk menonton sabung ayam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanggal 17 hari Senin, saksikan arena Leter S yang tidak kesini nonton live di siaran langsung TVRI,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, ada video lain yang beredar di sosial media terkait dengan Kopka Basar. Dimana salah satunya diunggah di akun Twitter @hitampekat_2004 pada 17 Maret 2025.&#13;
&#13;
Dalam cuitan tersebut, terlihat&amp;nbsp;video dengan durasi 16 detik yang memperlihatkan Kopka Basar&amp;nbsp;sedang&amp;nbsp;memegang pistol. Setelah itu, dia menembakan&amp;nbsp;memamerkan beberapa peluru ke arah tanah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, tiga anggota Polisi Polres Way Kanan tewas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/3/2025) sore.&#13;
&#13;
Ketiga anggota Polisi itu yakni Iptu Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Bripka Petrus Apriyanto (Ba Polsek Negara Batin) dan Bripda M Ghalib Surya Ganta ( Ba Satreskrim Polres Way Kanan).&#13;
&#13;
AKP (anumerta) Lusiyanto ditembak pada bagian dada kanan, Aipda (anumerta) Petrus ditembak pada mata kiri, sementara Briptu (anumerta) Ghalib ditembak pada bibir kirinya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
