<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dahsyat, Waspada Hujan Abu!</title><description>Gunung Lewotobi Laki-laki Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi dahsyat yang membuat statusnya naik dari level III atau siaga, menjadi level IV atau awas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/21/337/3124496/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-dahsyat-waspada-hujan-abu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/21/337/3124496/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-dahsyat-waspada-hujan-abu"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dahsyat, Waspada Hujan Abu!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/21/337/3124496/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-dahsyat-waspada-hujan-abu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/21/337/3124496/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-dahsyat-waspada-hujan-abu</guid><pubDate>Jum'at 21 Maret 2025 00:40 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/21/337/3124496/lewotobi_laki_laki_erupsi_dahsyat-l1N2_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Lewotobi Laki-Laki erupsi dahsyat</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/21/337/3124496/lewotobi_laki_laki_erupsi_dahsyat-l1N2_large.JPG</image><title>Lewotobi Laki-Laki erupsi dahsyat</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Gunung Lewotobi Laki-laki Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi dahsyat yang membuat statusnya naik dari level III atau siaga, menjadi level IV atau awas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid pun mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya hujan abu akibat peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terutama bagi masyarakat yang sudah terdampak, agar selalu menggunakan penutup hidung dan mulut, untuk menghindari gangguan pernapasan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat yang terdampak hujan abu Gumumg Lewotobi Laki-laki, memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;quot; kata Wafid kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Wafid juga meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunumg Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terlebih, kata dia, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi setelah peristiwa erupsi Gunumg Lewotobi Laki-laki pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 22:56 WITA.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun Wafid meminta masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah (Pemda), serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Apalagi, kata Wafid, Pemda terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Gunung Lewotobi Laki-laki Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi dahsyat yang membuat statusnya naik dari level III atau siaga, menjadi level IV atau awas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid pun mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya hujan abu akibat peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terutama bagi masyarakat yang sudah terdampak, agar selalu menggunakan penutup hidung dan mulut, untuk menghindari gangguan pernapasan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat yang terdampak hujan abu Gumumg Lewotobi Laki-laki, memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;quot; kata Wafid kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Wafid juga meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunumg Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terlebih, kata dia, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi setelah peristiwa erupsi Gunumg Lewotobi Laki-laki pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 22:56 WITA.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun Wafid meminta masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah (Pemda), serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Apalagi, kata Wafid, Pemda terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
