<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspadai 4 Titik Kemacetan di Tol Cipularang dan Padaleunyi saat Mudik Lebaran</title><description>Jasa Marga mencatat terdapat empat titik potensi kemacetan di jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Padalarang-Cileunyi&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/22/525/3124809/waspadai-4-titik-kemacetan-di-tol-cipularang-dan-padaleunyi-saat-mudik-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/22/525/3124809/waspadai-4-titik-kemacetan-di-tol-cipularang-dan-padaleunyi-saat-mudik-lebaran"/><item><title>Waspadai 4 Titik Kemacetan di Tol Cipularang dan Padaleunyi saat Mudik Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/22/525/3124809/waspadai-4-titik-kemacetan-di-tol-cipularang-dan-padaleunyi-saat-mudik-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/22/525/3124809/waspadai-4-titik-kemacetan-di-tol-cipularang-dan-padaleunyi-saat-mudik-lebaran</guid><pubDate>Sabtu 22 Maret 2025 04:05 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/21/525/3124809/mudik_lebaran-YCUD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik Lebaran (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/21/525/3124809/mudik_lebaran-YCUD_large.jpg</image><title>Mudik Lebaran (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG - Jasa Marga mencatat terdapat empat titik potensi kemacetan di jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) yang harus diwaspadai pemudik saat mudik Lebaran 2025.&#13;
&#13;
Empat titik rawan kemacetan dari arah Jakarta ke Bandung tersebut antara lain, kilometer 66 atau Gerbang Tol (GT) Kalitama Tol Jakarta-Cikampek, rest area 77 dan 88 wilayah Tol Cipularang. Sedangkan potensi kemacetan dari arah Bandung ke Jakarta di rest area 125 Tol Padaleunyi wilayah Cimahi.&#13;
&#13;
Senior General Manager Jasa Marga Regional, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, kendaraan dari arah Cileunyi menuju Jakarta juga berpotensi terjebak kemacetan di interchange Tol Pasteur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Risiko kepadatan lainnya di rest area 97. Di rest area 88 terdapat berpotensi padat akibat banyak kendaraan yang menuju rest area,&amp;quot; kata Senior General Manager Jasa Marga Regional &amp;nbsp;di kantor Jasa Marga Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (21/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Widyatmiko Nursejati menyatakan, potensi terjadi kemacetan kendaraan saat arus balik berada di kilometer 66 akibat laju kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan dengan Dawuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekayasa lalu lintas nanti dilakukan pengaturan buka tutup. Kendaraan di (gerbang tol) Sadang dapat dialihkan ke Japek 2 Selatan atau diarahkan keluar melalui Sadang. Tapi kami berusaha dengan Jasa Marga tetap menjaga kelancaran di kilometer 66,&amp;quot; ujar Widyatmiko.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Widyatmiko menuturkan, kemacetan kendaraan dari arah Bandung ke Jakarta terjadi sejak menjelang Magrib hingga pukul 24.00 WIB. Sedangkan dari arah Trans-Jawa, kepadatan terjadi terus menerus hingga malam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat menjelang petang itu biasanya cukup panjang antreannya dari (Gerbang Tol) Kalihurip Utama (Kalitama) padat dan dari arah Cikampek utamanya padat jadi bisa menumpuk di situ,&amp;quot; tutur Widyatmiko.&#13;
&#13;
Apalagi jika diberlakukan cara bertindak one way, otomatis prioritas lalu lintas untuk kendaraan yang mengarah ke Tol Trans-Jawa. Sedangkan kendaraan dari Bandung itu otomatis akan sedikit tertahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat tertahan itu akan diupayakan pengaturan lalu lintas dengan dikeluarkan lewat Sadang atau melalui Japek 2 Selatan yang telah fungsional,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Widyatmiko memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret. Sedangkan puncak arus balik pada 6 April. Kebijakan diskon diharapkan memotivasi pemudik berangkat lebih awal ke lokasi tujuan mudik.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG - Jasa Marga mencatat terdapat empat titik potensi kemacetan di jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) yang harus diwaspadai pemudik saat mudik Lebaran 2025.&#13;
&#13;
Empat titik rawan kemacetan dari arah Jakarta ke Bandung tersebut antara lain, kilometer 66 atau Gerbang Tol (GT) Kalitama Tol Jakarta-Cikampek, rest area 77 dan 88 wilayah Tol Cipularang. Sedangkan potensi kemacetan dari arah Bandung ke Jakarta di rest area 125 Tol Padaleunyi wilayah Cimahi.&#13;
&#13;
Senior General Manager Jasa Marga Regional, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, kendaraan dari arah Cileunyi menuju Jakarta juga berpotensi terjebak kemacetan di interchange Tol Pasteur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Risiko kepadatan lainnya di rest area 97. Di rest area 88 terdapat berpotensi padat akibat banyak kendaraan yang menuju rest area,&amp;quot; kata Senior General Manager Jasa Marga Regional &amp;nbsp;di kantor Jasa Marga Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (21/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Widyatmiko Nursejati menyatakan, potensi terjadi kemacetan kendaraan saat arus balik berada di kilometer 66 akibat laju kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan dengan Dawuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekayasa lalu lintas nanti dilakukan pengaturan buka tutup. Kendaraan di (gerbang tol) Sadang dapat dialihkan ke Japek 2 Selatan atau diarahkan keluar melalui Sadang. Tapi kami berusaha dengan Jasa Marga tetap menjaga kelancaran di kilometer 66,&amp;quot; ujar Widyatmiko.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Widyatmiko menuturkan, kemacetan kendaraan dari arah Bandung ke Jakarta terjadi sejak menjelang Magrib hingga pukul 24.00 WIB. Sedangkan dari arah Trans-Jawa, kepadatan terjadi terus menerus hingga malam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat menjelang petang itu biasanya cukup panjang antreannya dari (Gerbang Tol) Kalihurip Utama (Kalitama) padat dan dari arah Cikampek utamanya padat jadi bisa menumpuk di situ,&amp;quot; tutur Widyatmiko.&#13;
&#13;
Apalagi jika diberlakukan cara bertindak one way, otomatis prioritas lalu lintas untuk kendaraan yang mengarah ke Tol Trans-Jawa. Sedangkan kendaraan dari Bandung itu otomatis akan sedikit tertahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat tertahan itu akan diupayakan pengaturan lalu lintas dengan dikeluarkan lewat Sadang atau melalui Japek 2 Selatan yang telah fungsional,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Widyatmiko memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret. Sedangkan puncak arus balik pada 6 April. Kebijakan diskon diharapkan memotivasi pemudik berangkat lebih awal ke lokasi tujuan mudik.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
