<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OPM Elkius Kobak Bunuh Guru dan Aniaya Nakes di Yahukimo, TNI: Biadab dan Pengecut!</title><description>TNI telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi korban.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125203/opm-elkius-kobak-bunuh-guru-dan-aniaya-nakes-di-yahukimo-tni-biadab-dan-pengecut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125203/opm-elkius-kobak-bunuh-guru-dan-aniaya-nakes-di-yahukimo-tni-biadab-dan-pengecut"/><item><title>OPM Elkius Kobak Bunuh Guru dan Aniaya Nakes di Yahukimo, TNI: Biadab dan Pengecut!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125203/opm-elkius-kobak-bunuh-guru-dan-aniaya-nakes-di-yahukimo-tni-biadab-dan-pengecut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125203/opm-elkius-kobak-bunuh-guru-dan-aniaya-nakes-di-yahukimo-tni-biadab-dan-pengecut</guid><pubDate>Minggu 23 Maret 2025 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/23/337/3125203/kkb-ECVp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OPM Elkius Kobak Bunuh Guru dan Aniaya Nakes di Yahukimo, TNI: Biadab dan Pengecut!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/23/337/3125203/kkb-ECVp_large.jpg</image><title>OPM Elkius Kobak Bunuh Guru dan Aniaya Nakes di Yahukimo, TNI: Biadab dan Pengecut!</title></images><description>JAKARTA - TNI telah melakukan evakuasi terhadap guru&amp;nbsp;dan tenaga kesehatan setelah serangan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat, (21/3). Akibatnya, satu orang meninggal dunia, enam orang luka-luka, serta fasilitas pendidikan terbakar.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk selalu melindungi masyarakat, terutama tenaga pendidik dan kesehatan yang bertugas di daerah terpencil.&#13;
&#13;
&amp;quot;TNI telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi korban, mengamankan wilayah, dan mendukung pemulihan situasi pasca tindakan biadab dan pengecut dari OPM&amp;quot; ujar Kapuspen TNI, Minggu (23/3/2025)&#13;
&#13;
Serangan ini diduga dilakukan oleh kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak, yang sebelumnya meminta sejumlah uang kepada para tenaga pengajar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, kelompok Elkius Kobak&amp;nbsp;melakukan aksi kekerasan pembunuhan, dan menganiaya enam orang guru, membakar gedung sekolah dan rumah guru, serta menimbulkan ketakutan di masyarakat.&#13;
&#13;
TNI bersama aparat terkait telah berhasil mengevakuasi 42 tenaga pengajar dan tenaga kesehatan dari Yahukimo ke Jayapura.&#13;
&#13;
Selain itu,&amp;nbsp;kata dia, TNI meningkatkan pengamanan di wilayah rawan dan terus berkoordinasi&amp;nbsp; dengan pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku serangan ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keberadaan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Papua sangat penting bagi kemajuan dan masa depan masyarakat setempat,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
TNI akan terus mendukung perlindungan mereka serta memastikan keamanan di wilayah yang berpotensi mengalami gangguan keamanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa TNI tidak akan tinggal diam terhadap aksi-aksi biadab dan pengecut yang mengancam keselamatan warga sipil dan stabilitas keamanan di Papua,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - TNI telah melakukan evakuasi terhadap guru&amp;nbsp;dan tenaga kesehatan setelah serangan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat, (21/3). Akibatnya, satu orang meninggal dunia, enam orang luka-luka, serta fasilitas pendidikan terbakar.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk selalu melindungi masyarakat, terutama tenaga pendidik dan kesehatan yang bertugas di daerah terpencil.&#13;
&#13;
&amp;quot;TNI telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi korban, mengamankan wilayah, dan mendukung pemulihan situasi pasca tindakan biadab dan pengecut dari OPM&amp;quot; ujar Kapuspen TNI, Minggu (23/3/2025)&#13;
&#13;
Serangan ini diduga dilakukan oleh kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak, yang sebelumnya meminta sejumlah uang kepada para tenaga pengajar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, kelompok Elkius Kobak&amp;nbsp;melakukan aksi kekerasan pembunuhan, dan menganiaya enam orang guru, membakar gedung sekolah dan rumah guru, serta menimbulkan ketakutan di masyarakat.&#13;
&#13;
TNI bersama aparat terkait telah berhasil mengevakuasi 42 tenaga pengajar dan tenaga kesehatan dari Yahukimo ke Jayapura.&#13;
&#13;
Selain itu,&amp;nbsp;kata dia, TNI meningkatkan pengamanan di wilayah rawan dan terus berkoordinasi&amp;nbsp; dengan pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku serangan ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keberadaan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Papua sangat penting bagi kemajuan dan masa depan masyarakat setempat,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
TNI akan terus mendukung perlindungan mereka serta memastikan keamanan di wilayah yang berpotensi mengalami gangguan keamanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa TNI tidak akan tinggal diam terhadap aksi-aksi biadab dan pengecut yang mengancam keselamatan warga sipil dan stabilitas keamanan di Papua,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
