<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GPA: Aset Korupsi Duta Palma Bisa Dimanfaatkan untuk Kepentingan Negara dan Masyarakat!</title><description>Salah satunya termasuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Duta Palma Group.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125252/gpa-aset-korupsi-duta-palma-bisa-dimanfaatkan-untuk-kepentingan-negara-dan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125252/gpa-aset-korupsi-duta-palma-bisa-dimanfaatkan-untuk-kepentingan-negara-dan-masyarakat"/><item><title>GPA: Aset Korupsi Duta Palma Bisa Dimanfaatkan untuk Kepentingan Negara dan Masyarakat!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125252/gpa-aset-korupsi-duta-palma-bisa-dimanfaatkan-untuk-kepentingan-negara-dan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/23/337/3125252/gpa-aset-korupsi-duta-palma-bisa-dimanfaatkan-untuk-kepentingan-negara-dan-masyarakat</guid><pubDate>Minggu 23 Maret 2025 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/23/337/3125252/kejagung-nNUE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dana Hasil Sitaan Korupsi Duta Palma/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/23/337/3125252/kejagung-nNUE_large.jpg</image><title>Dana Hasil Sitaan Korupsi Duta Palma/Okezone</title></images><description>JAKARTA&amp;ndash;Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta transparan dalam pengelolaan&amp;nbsp;semua dana dan aset sitaan dari kasus korupsi. Salah satunya termasuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan PT Duta Palma Group.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dana sitaan dari Duta Palma Group sebesar Rp376 miliar ini jumlah yang sangat besar,&amp;quot;ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah (PP GPA)&amp;nbsp; Aminullah Siagian,Minggu (23/03/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka, pengelolaannya oleh Kejaksaan Agung harus transparan dan terbuka kepada publik, termasuk berapa yang telah disetorkan ke kas negara. Berlaku juga bagi dana sitaan lainnya yang juga besar,&amp;quot; lanjut&amp;nbsp;Aminullah&#13;
&#13;
Dia menegaskan, transparansi dalam penegakan hukum sangat penting agar kepercayaan publik tetap terjaga. Menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik dan terbuka, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum bisa tergerus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyoroti bahwa berdasarkan perhitungan Kejaksaan Agung, potensi kerugian negara akibat kasus korupsi yang melibatkan PT Duta Palma Group mendekati Rp100 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia menekankan agar proses hukum terhadap kasus ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan profesional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan nilai kerugian negara yang sedemikian besar, proses penegakan hukumnya harus dilakukan dengan sangat prudent dan akuntabel,&amp;quot;&amp;nbsp;tegasnya.&#13;
&#13;
Dengan besarnya nilai aset yang disita dan potensi kerugian negara yang signifikan, Aminullah menegaskan bahwa pengelolaan dana sitaan dari kasus&amp;nbsp;korupsi Duta Palma ini harus dilakukan secara transparan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kejaksaan Agung harus memberikan laporan secara terbuka masyarakat kepada terkait berapa total dana yang berhasil dikembalikan ke kas negara dan bagaimana pemanfaatannya,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia berharap, agar dana dan aset sitaan tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan negara dan masyarakat, bukan malah diuapkan atau dikelola secara tidak jelas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejelasan pengelolaan dana ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;ndash;Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta transparan dalam pengelolaan&amp;nbsp;semua dana dan aset sitaan dari kasus korupsi. Salah satunya termasuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan PT Duta Palma Group.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dana sitaan dari Duta Palma Group sebesar Rp376 miliar ini jumlah yang sangat besar,&amp;quot;ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah (PP GPA)&amp;nbsp; Aminullah Siagian,Minggu (23/03/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka, pengelolaannya oleh Kejaksaan Agung harus transparan dan terbuka kepada publik, termasuk berapa yang telah disetorkan ke kas negara. Berlaku juga bagi dana sitaan lainnya yang juga besar,&amp;quot; lanjut&amp;nbsp;Aminullah&#13;
&#13;
Dia menegaskan, transparansi dalam penegakan hukum sangat penting agar kepercayaan publik tetap terjaga. Menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik dan terbuka, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum bisa tergerus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyoroti bahwa berdasarkan perhitungan Kejaksaan Agung, potensi kerugian negara akibat kasus korupsi yang melibatkan PT Duta Palma Group mendekati Rp100 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia menekankan agar proses hukum terhadap kasus ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan profesional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan nilai kerugian negara yang sedemikian besar, proses penegakan hukumnya harus dilakukan dengan sangat prudent dan akuntabel,&amp;quot;&amp;nbsp;tegasnya.&#13;
&#13;
Dengan besarnya nilai aset yang disita dan potensi kerugian negara yang signifikan, Aminullah menegaskan bahwa pengelolaan dana sitaan dari kasus&amp;nbsp;korupsi Duta Palma ini harus dilakukan secara transparan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kejaksaan Agung harus memberikan laporan secara terbuka masyarakat kepada terkait berapa total dana yang berhasil dikembalikan ke kas negara dan bagaimana pemanfaatannya,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia berharap, agar dana dan aset sitaan tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan negara dan masyarakat, bukan malah diuapkan atau dikelola secara tidak jelas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejelasan pengelolaan dana ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
