<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diingatkan KPK Kasus Korupsi di Jakarta yang Belum Selesai, Begini Reaksi Pramono</title><description>Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengaku diingatkan beberapa kasus korupsi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang belum selesai.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/24/338/3125510/diingatkan-kpk-kasus-korupsi-di-jakarta-yang-belum-selesai-begini-reaksi-pramono</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/24/338/3125510/diingatkan-kpk-kasus-korupsi-di-jakarta-yang-belum-selesai-begini-reaksi-pramono"/><item><title>Diingatkan KPK Kasus Korupsi di Jakarta yang Belum Selesai, Begini Reaksi Pramono</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/24/338/3125510/diingatkan-kpk-kasus-korupsi-di-jakarta-yang-belum-selesai-begini-reaksi-pramono</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/24/338/3125510/diingatkan-kpk-kasus-korupsi-di-jakarta-yang-belum-selesai-begini-reaksi-pramono</guid><pubDate>Senin 24 Maret 2025 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/24/338/3125510/pramono-WQMf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jakarta Pramono Anung (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/24/338/3125510/pramono-WQMf_large.jpg</image><title>Gubernur Jakarta Pramono Anung (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengaku diingatkan beberapa kasus korupsi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang belum selesai. Hal itu terjadi saat dirinya bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi diingatkan beberapa kasus lama yang belum selesai, tentunya itu menjadi catatan,&amp;quot; kata Pramono di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (24/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pramono menegaskan, kasus-kasus tersebut terjadi saat dirinya belum menjabat. Kendati begitu, ia mengaku mempersiapkan segala sesuatunya demi tuntasnya KPK dalam mengusut kasus di daerah yang saat ini ia pimpin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang hampir semuanya sebelum saya menjabat, tetapi apapun karena saya sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta, itu juga menjadi tanggung jawab saya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat diminta untuk menyebutkan apa saja kasus yang belum selesai itu, Pramono enggan menjawab. &amp;quot;Ya kalau itu bersifat tertutup ya,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Senin. Pramono mengaku, kedatangannya ini untuk bertemu dengan pimpinan Lembaga Antirasuah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mau ketemu pimpinan KPK,&amp;quot; kata Pramono di Gedung Merah Putih KPK.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono tidak menjelaskan lebih detail perihal tujuannya bertemu dengan komisioner KPK. Setibanya di lokasi, Pramono disambut Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H. Harefa yang kemudian langsung memasuki gedung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terpisah, Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan tujuan kunjungan orang nomor satu di Jakarta itu. Menurutnya, pertemuan antara pimpinan KPK dengan Pramono untuk membahas program pencegahan korupsi di Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, hari ini ada kegiatan koordinasi supervisi. Di antaranya untuk membahas program pencegahan korupsi di wilayah Jakarta,&amp;quot; ujar Budi melalui keterangan tertulisnya&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengaku diingatkan beberapa kasus korupsi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang belum selesai. Hal itu terjadi saat dirinya bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi diingatkan beberapa kasus lama yang belum selesai, tentunya itu menjadi catatan,&amp;quot; kata Pramono di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (24/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pramono menegaskan, kasus-kasus tersebut terjadi saat dirinya belum menjabat. Kendati begitu, ia mengaku mempersiapkan segala sesuatunya demi tuntasnya KPK dalam mengusut kasus di daerah yang saat ini ia pimpin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang hampir semuanya sebelum saya menjabat, tetapi apapun karena saya sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta, itu juga menjadi tanggung jawab saya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat diminta untuk menyebutkan apa saja kasus yang belum selesai itu, Pramono enggan menjawab. &amp;quot;Ya kalau itu bersifat tertutup ya,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Senin. Pramono mengaku, kedatangannya ini untuk bertemu dengan pimpinan Lembaga Antirasuah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mau ketemu pimpinan KPK,&amp;quot; kata Pramono di Gedung Merah Putih KPK.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono tidak menjelaskan lebih detail perihal tujuannya bertemu dengan komisioner KPK. Setibanya di lokasi, Pramono disambut Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H. Harefa yang kemudian langsung memasuki gedung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terpisah, Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan tujuan kunjungan orang nomor satu di Jakarta itu. Menurutnya, pertemuan antara pimpinan KPK dengan Pramono untuk membahas program pencegahan korupsi di Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, hari ini ada kegiatan koordinasi supervisi. Di antaranya untuk membahas program pencegahan korupsi di wilayah Jakarta,&amp;quot; ujar Budi melalui keterangan tertulisnya&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
