<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kopda Basarsyah Tembak Mati 3 Polisi Pakai Senpi Laras Panjang</title><description>Kopral Dua (Kopda) Basarsyah menembak mati 3 anggota Polres Way Kanan menggunakan senjata api laras panjang menyerupai FNC kaliber 5,56 mm.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/25/340/3125804/kopda-basarsyah-tembak-mati-3-polisi-pakai-senpi-laras-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/25/340/3125804/kopda-basarsyah-tembak-mati-3-polisi-pakai-senpi-laras-panjang"/><item><title>Kopda Basarsyah Tembak Mati 3 Polisi Pakai Senpi Laras Panjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/25/340/3125804/kopda-basarsyah-tembak-mati-3-polisi-pakai-senpi-laras-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/25/340/3125804/kopda-basarsyah-tembak-mati-3-polisi-pakai-senpi-laras-panjang</guid><pubDate>Selasa 25 Maret 2025 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/25/340/3125804/penembakan-jxfP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers ungkap kasus perjudian dan penembakan tiga polisi (Foto: Ira Widyanti/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/25/340/3125804/penembakan-jxfP_large.jpg</image><title>Konferensi pers ungkap kasus perjudian dan penembakan tiga polisi (Foto: Ira Widyanti/Okezone)</title></images><description>BANDARLAMPUNG - Kopral Dua (Kopda) Basarsyah menembak mati 3 anggota Polres Way Kanan menggunakan senjata api laras panjang menyerupai FNC kaliber 5,56 mm. Penembakan dilakukan saat kepolisian melakukan penggerebekan lokasi judi sabung ayam.&#13;
&#13;
Ws Danpuspom, Mayjend TNI Eka Wijaya Permana mengatakan barang bukti senjata api laras panjang tersebut ditemukan pada Rabu 19 Maret 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pengecekan pemeriksaan, karena ini senjata campuran sparepartnya, sehingga patut diduga senjata ini rakitan karena tidak standar pabrikan,&amp;quot; ujar Eka Wijaya saat konferensi pers kasus penembakan tiga anggota Polri di Mapolda Lampung, Rabu (25/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sehingga untuk memastikan hal tersebut, kata Mayjend Eka, senjata api laras panjang itu akan dicek laboratorium forensik melibatkan Mabes Polri dan uji balistik di Pindad.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas perbuatannya, pelaku Kopda B dijerat dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman maksimal hukuman mati.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, terhadap Kopda B yang memiliki senjata pabrikan tapi bukan organik, itu akan kita lakukan Undang-Undang Darurat juga tentang senjata (UU Darurat RI No 12 Tahun 1951,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk diketahui, tiga Polisi Polres Way Kanan tewas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Senin 17 Maret sekitar pukul 16.50 WIB.&#13;
&#13;
Ketiga anggota polisi itu bernama AKP anumerta Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Aipda anumerta Petrus Apriyanto (Ba Polsek Negara Batin) dan Briptu anumerta M Ghalib Surya Ganta (Ba Satreskrim Polres Way Kanan).&#13;
</description><content:encoded>BANDARLAMPUNG - Kopral Dua (Kopda) Basarsyah menembak mati 3 anggota Polres Way Kanan menggunakan senjata api laras panjang menyerupai FNC kaliber 5,56 mm. Penembakan dilakukan saat kepolisian melakukan penggerebekan lokasi judi sabung ayam.&#13;
&#13;
Ws Danpuspom, Mayjend TNI Eka Wijaya Permana mengatakan barang bukti senjata api laras panjang tersebut ditemukan pada Rabu 19 Maret 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pengecekan pemeriksaan, karena ini senjata campuran sparepartnya, sehingga patut diduga senjata ini rakitan karena tidak standar pabrikan,&amp;quot; ujar Eka Wijaya saat konferensi pers kasus penembakan tiga anggota Polri di Mapolda Lampung, Rabu (25/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sehingga untuk memastikan hal tersebut, kata Mayjend Eka, senjata api laras panjang itu akan dicek laboratorium forensik melibatkan Mabes Polri dan uji balistik di Pindad.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas perbuatannya, pelaku Kopda B dijerat dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman maksimal hukuman mati.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, terhadap Kopda B yang memiliki senjata pabrikan tapi bukan organik, itu akan kita lakukan Undang-Undang Darurat juga tentang senjata (UU Darurat RI No 12 Tahun 1951,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk diketahui, tiga Polisi Polres Way Kanan tewas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Senin 17 Maret sekitar pukul 16.50 WIB.&#13;
&#13;
Ketiga anggota polisi itu bernama AKP anumerta Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Aipda anumerta Petrus Apriyanto (Ba Polsek Negara Batin) dan Briptu anumerta M Ghalib Surya Ganta (Ba Satreskrim Polres Way Kanan).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
